Pembahasan Try Out Pretes PPG PGSD Pedagogik #06 - Bimbel Ladida

1. Masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari (autentik) yang bersifat terbuka (open-ended) perlu diselesaikan oleh peserta didik dengan mengembangkan keterampilan berpikir, keterampilan menyelesaikan masalah, keterampilan sosial, keterampilan untuk belajar mandiri. Proses pembelajaran dimaksud menggunakan model pembelajaran ...
a. Project based learning
b. Problem based learning
c. Scientific learning
d. Inquiry learning
e. Discovery learning
Jawaban: B
Pembahasan:
Problem based learning adalah pembelajaran yang menggunakan masalah nyata (autentik) yang tidak terstruktur dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baru.

2. Kebutuhan dibagi menjadi kebutuhan fisiologis, kebutuhan keamanan dan keselamatan, kebutuhan sosial, kebutuhan akan harga diri, dan kebutuhan akan aktualisasi diri. Pendapat ini dikemukakan oleh …
a. Adam Smith
b. Abraham Maslow
c. Samuelson
d. David Ricardo
e. Alfred Maslow
Jawaban: B
Pembahasan:
Pendapat tersebut terkenal dengan sebutan piramida hirarki kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow.

3. Teori belajar ini lebih menekankan pada keaktifan siswa selama kegiatan belajar, aktif berpikir, menyusun konsep-konsep serta memberi makna tentang hal-hal yang dipelajari dan yang paling penting terwujudnya belajar adalah niat peserta didik itu sendiri. Pernyataan tersebut merupakan aliran dari teori …
a. Behavioristik
b. Humanistik
c. Sibernetik
d. Konstruktivistik
e. Kognitivistik
Jawaban: D
Pembahasan:
Teori konstruktivisme adalah pembelajaran yang bersifat generatif, yaitu tindakan mencipta sesuatu makna dari apa yang dipelajari. Pendekatan konstruktivisme mempunyai beberapa konsep umum seperti:
- Pelajar aktif membina pengetahuan berasaskan pengalaman yang sudah ada.
- Dalam konteks pembelajaran, pelajar seharusnya membina sendiri pengetahuan mereka.

4. Dalam proses pembelajaran menggunakan kelereng, bola, lidi, batu kecil serta gambar-gambar yang berhubungan dengan pembelajaran IPA sebagai media adalah sesuai dengan tahapan perkembangan berpikir anak yaitu sebagai tahapan …
a. Kemampuan menggunakan logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkrit
b. Anak mengamati lingkungannya secara intensif
c. Pengamatan bersifat egosentris
d. Anak memahami bilangan dan angka dengan obyek bersifat kongkrit
e. Kemampuan mengoordinasikan sensasi melalui gerakan-gerakan dan tindakan fisik
Jawaban: D
Pembahasan:
Berdasarkan narasi soal, maka penerapan perkembangan berfikir anak (kognitif) ini dengan bantuan objek-objek atau peristiwa nyata atau dengan kata lain masih terkait dengan objek yang bersifat konkret. Menurut teori perkembangan kognitif Jean Piaget, terdapat 4 tahapan perkembangan anak yakni:
- Tahap sensomotorik (0-2 tahun), selama tahap ini perkembangan mental ditandai dengan perkembangan pesat dengan kemampuan bayi untuk mengorganisasikan dan mengkoordinasikan sensasi melalui gerakan-gerakan dan tindakan-tindakan fisik
- Tahap praoperasional (2-7 tahun), dalam tahap ini konsep-konsep yang stabil mulai dibentuk, penalaran mental muncul, egosentisme mulai kuat dan kemudian melemah, serta terbentuknya keyakinan terhadap hal yang magis.
- Tahap operasional konkret (7-11 tahun), dalam tahap ini aktivitas mental difokuskan pada objek-objek atau peristiwa-peristiwa nyata atau kongkrit dapat diukur
- Tahap operasional formal (11-15 tahun), dalam tahap ini anak mampu memikirkan sesuatu yang akan atau mungkin terjadi, sesuatu yang abstrak, tidak lagi terikat objek, mampu memikirkan semua kemungkinan secara sistematik untuk memecahkan masalah dan kemampuan berpikir alternatif
Jawaban yang benar yakni opsi D, karena masih terikat dengan objek atau tahap operasional konkret.

5. Pada saat pembelajaran, pak Darwis selalu mengadakan penilaian untuk melihat seberapa jauh materi telah dipahami oleh siswa. Pak Darwis telah melaksanakan penilaian dengan prinsip …
a. Sistematis
b. Beracuan kriteria
c. Terpadu
d. Sistematis
e. Akuntabel
Jawaban: C
Pembahasan:
Hal yang dilakukan oleh pak Darwis telah sesuai dengan prinsip penilaian terpadu karena penilaian yang dilakukan pak Darwis adalah salah satu komponen yang tidak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran.

6. Tindakan yang paling tepat dilakukan pada saat siswa mengalami kesulitan memahami pelajaran yang sedang diajarkan adalah …
a. Mengulang kembali bahan yang diajarkan
b. Memberikan tugas agar siswa mempelajari bahan yang belum dipahami
c. Memberikan buku sumber untuk dipelajari siswa
d. Membantu setiap siswa yang mengalami kesulitan
e. Memberikan remidial kepada siswa tersebut
Jawaban: D
Pembahasan:
Tindakan yang paling tepat dilakukan pada saat siswa mengalami kesulitan memahami pelajaran yang sedang diajarkan adalah membantu siswa yang mengalami kesulitan.

7. Salah satu kesulitan yang dialami oleh anak yang memiliki kelainan fisik adalah kesulitan berpartisipasi, yang dapat dilihat pada contoh berikut ...
a. Susi sangat lamban dalam merespons informasi yang diterimanya dari luar
b. Dini berbadan besar tidak dapat mengikuti kegiatan olahraga dengan baik
c. Rudi tidak dapat mengikuti kegiatan yang diadakan oleh kelasnya, karena keterbatasan gerak tubuhnya
d. Karena merasa rendah diri dengan keadaan tubuhnya, maka Rina sering merasa malas untuk belajar
e. Arman sulit memahami pembelajaran karena mengalami disleksia
Jawaban: C
Pembahasan:
Salah satu kesulitan yang dialami oleh anak yang memiliki kelainan fisik adalah kesulitan berpartisipasi, yang dapat dilihat pada contoh Rudi tidak dapat mengikuti kegiatan yang diadakan oleh kelasnya, karena keterbatasan gerak tubuhnya.

8. Seorang guru akan memberikan materi kepada anak yang mengalami disgrafia. Maka cara yang benar adalah ...
a. Memberikan teks tertulis dan siswa diminta menyalinnya
b. Membuat diskusi kelas sehingga siswa bisa mengutarakan pendapat
c. Memberikan video visual dan siswa mendengarnya
d. Melakukan latihan membaca secara rutin
e. Berlatih membaca buku yang disukainya
Jawaban: A
- Disleksia bisa diartikan sebagai kesulitan membaca secara teknis atau kesulitan akan kata kata yang diucapkan dan sulitnya mengubah kata menjadi huruf
- Disgrafia adalah kesulitan menulis baik berupa merangkai huruf dalam kata atau membuat kalimat lengkap
- Diskalkulia adalah kondisi di mana seorang anak memiliki kesulitan memecahkan soal matematika dan mengalami kesulitan menangkap konsep-konsep matematika dasar
- Auditory and visual processing disorder adalah gangguan sensorik yang mempengaruhi kemampuan anak untuk memahami bahasa tertulis atau lisan
- Nonverbal learning disability adalah kondisi ini merujuk pada ketidakmampuan anak untuk
menggunakan aspek intuitif, pengaturan, visual dan pengolahan fungsi saat belajar

9. Menggunakan potongan sapu lidi, kelereng, globe, gambar-gambar yang menyangkut pembelajaran IPA serta IPS sebagai media adalah sesuai dengan tahapan perkembangan berfikir anak yang dikenal sebagai tahapan …
a. Anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan objek bersifat konkret
b. Pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya
c. Dominasi pengamatan bersifat egosentris
d. Kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkret
e. Anak sudah dapat mengelompokkan berdasarkan bentuk, warna, dan sebagainya
Jawaban: A
Pembahasan:
Menggunakan benda konkret dalam pembelajaran sesuai dengan tahap operasional konkret menurut Jean Piaget. Opsi jawaban:
a. Anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan objek bersifat konkret (operasional konkret)
b. Pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya (sensorimotor)
c. Dominasi pengamatan bersifat egosentris
d. Kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkret (operasional formal)
e. Anak sudah dapat mengelompokkan berdasarkan bentuk, warna, dan sebagainya (praoperasional)

10. Seorang peserta mampu mengendalikan diri dengan baik dalam berbagai situasi dan mampu mampu menjalin kerjasama yang baik dengan teman-temannya, dan mampu memposisikan diri di lingkungan dengan baik. Peserta didik tersebut memiliki kecerdasan …
a. Moral
b. Spiritual
c. Sosial emosional
d. Kognitif
e. Mental
Jawaban: C
Pembahasan:
Seorang peserta mampu mengendalikan diri dengan baik dalam berbagai situasi dan mampu mampu menjalin kerjasama yang baik dengan teman-temannya, dan mampu memposisikan diri di lingkungan dengan baik memiliki kecerdasan sosial emosional.

11. Anak yang mengalami gangguan emosional sering menunjukkan gejala sebagai berikut, kecuali …
a. Mencari teman berkelompok
b. Membutuhkan bantuan orang lain
c. Perilakunya menunjukkan anti sosial
d. Kadang membutuhkan bantuan psikiater
e. Mudah tersinggung dan marah
Jawaban: A
Pembahasan:
Gangguan emosional yang dialami anak ditunjukkan pada opsi jawaban B, C, D, dan E.

12. Rumusan indikator kunci untuk kompetensi dasar “Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar,” adalah ...
a. Menjelaskan jaring-jaring makanan
b. Menggeneralisasi hubungan antar komponen ekosistem
c. Menelaah hubungan antar komponen ekosistem
d. Menyebutkan pengertian ekosistem
e. Menjelaskan pengertian ekosistem
Jawaban: C
Pembahasan:
Rumusan indikator kunci untuk kompetensi dasar “Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar,” yang termasuk kemampuan kognitif C4 (menganalisis) adalah menelaah hubungan antar komponen ekosistem yang juga termasuk kemampuan kognitif C4 (menganalisis).

13. Di dalam upaya mencapai tujuan dan sasaran observasi, maka peneliti PTK hendaknya mengarahkan sasaran pokok dan fokus utama selama proses observasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Apakah sudah terjadi perubahan di kelas saya?
2. Apakah tindakan perbaikan sudah berhasil?
3. Apakah dampak dari tindakan perbaikan yang saya berikan?
Pertanyaan yang tepat adalah nomor …
a. 1 dan 3
b. 2 dan 3
c. 1 dan 2
d. 1, 2, dan 3
e. Semua salah
Jawaban: A
Pembahasan:
Peneliti dalam PTK hendaknya mengarahkan sasaran pokok dan fokus utama selama proses observasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan nomor 1 dan 3.

14. Dalam kegiatan penilaian otentik banyak model yang dapat digunakan. Pada suatu penilaian seorang guru meminta siswa untuk mendemonstrasikan tugas belajar tertentu. Bentuk penilaian otentik tersebut merupakan contoh penilaian otentik berbentuk penilaian …
a. Portofolio
b. Proyek
c. Antar teman
d. Kinerja
e. Diri
Jawaban: D
Pembahasan:
Pada penilaian kinerja peserta didik diminta untuk mendemonstrasikan tugas belajar tertentu dengan maksud agar peserta didik mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya.

15. Berikut ini yang tidak termasuk kompetensi kepribadian guru adalah …
a. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru
b. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa
c. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat
d. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia
e. Bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi
Jawaban: E
Pembahasan:
Kompetensi kepribadian guru terdiri atas 5 (lima) kompetensi inti:
- Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia.
- Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.
- Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa.
- Menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri.
- Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.

16. Sebagian siswa kesulitan menjawab soal tes pilihan ganda yang disusun oleh guru. Hal tersebut disebabkan materi dalam soal sebagian belum dipelajari oleh siswa karena materi tersebut seharusnya diberikan pada pertemuan berikutnya. Hal yang seharusnya dilakukan guru dalam menyusun soal pilihan ganda pada aspek materi adalah …
a. Soal harus sesuai dengan indikator
b. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas
c. Pilihan jawaban harus homogen dan logis
d. Panjang rumusan pilihan jawaban relatif sama
e. Butir tes tidak tergantung pada jawaban soal sebelumnya
Jawaban: A
Pembahasan:
Secara umum, kaidah penulisan soal pilihan ganda ada 3 (tiga) yaitu: (1) materi, (2) konstruksi, dan (3) bahasa. Kaidah penulisan soal pilihan ganda, dari aspek materi ada 4 (empat) yaitu: (1) soal sesuai dengan indikator (materi dan kemampuan berpikir); (2) soal dan pilihan jawaban tidak bersifat SARA, propaganda, pornografi, bermuatan politis, dan kekerasan, (3) pilihan jawaban homogen dan logis; (4) hanya ada satu kunci jawaban.

17. Seorang guru yang mengembangkan tujuan pembelajaran untuk menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensinya dimuat dalam ...
a. Silabus
b. SKL
c. Silabus dan RPP
d. Lembar penilaian
e. RPP
Jawaban: E
Pembahasan:
Tujuan pembelajaran yang termuat dalam RPP hendaknya memenuhi kaidah ABCD, yaitu A (Audience), B (Behavior), C (Condition), dan D (Degree).

18. Berdasarkan data hasil evaluasi pembelajaran tentang usaha dan energi ternyata hasilnya tidak maksimal. Dari 30 siswa dinyatakan belum tuntas sejumlah 15 sehingga mengikuti program remedial. Sedangkan yang dinyatakan tuntas sejumlah 15 orang mengikuti program pengayaan. Kegiatan pengayaan untuk 15 siswa dapat dilakukan oleh guru dengan cara ...
a. Diberikan bahan ajar berupa modul
b. Mengadakan pendalaman materi terkait dengan KD tersebut
c. Melanjutkan materi pada KD selanjutnya
d. Digabung dengan siswa yang belum tuntas ikut remedial
e. Memberi tugas mengerjakan lembar kerja siswa
Jawaban: B
Pembahasan:
Pilihan yang tepat bagi siswa yang telah menuntaskan suatu kompetensi dasar (KD) adalah melakukan pendalaman materi terkait KD tersebut.

19. Seorang guru ingin membelajarkan dengan menggunakan strategi pembelajaran kooperatif. Maka urutan tahapan yang tepat pada model pembelajaran kooperatif adalah …
a. Kuis, bekerja kelompok, orientasi, penghargaan kelompok
b. Kuis, penghargaan kelompok, bekerja kelompok, orientasi
c. Orientasi, penghargaan kelompok, bekerja kelompok, kuis
d. Orientasi, pengamatan, bekerja kelompok, kuis, penghargaan kelompok
e. Orientasi, bekerja kelompok, kuis, penghargaan kelompok
Jawaban: E
Pembahasan:
Tahapan pada model pembelajaran kooperatif adalah orientasi, bekerja kelompok, kuis, dan penghargaan kelompok.

20. Salah satu indikator keberhasilan pendidik mengajar adalah hasil belajar peserta didik. Hasil belajar peserta didik harus mencakup tiga ranah kemampuan, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Untuk memperoleh informasi tentang hasil belajar tersebut perlu dilakukan pengukuran. Pengukuran dapat diartikan sebagai proses …
a. Memberi bentuk kualitatif pada hasil belajar
b. Menentukan tingkat KKM hasil belajar
c. Mengkuantifikasikan hasil belajar
d. Menjabarkan skala hasil belajar
e. Membuat skor standar hasil belajar
Jawaban: C
Pembahasan:
Secara garis besar, pengukuran adalah proses pemberian angka atau bentuk kuntitatif pada objek-objek atau kejadian-kejadian menurut sesuatu aturan yang ditetapkan. Artinya, proses pemberian bentuk kuantitatif dalam pengukuran dilakukan atas dasar ketentuan atau aturan yang sudah disusun secara cermat. Dengan demikian, bentuk angka atau bilangan yang dikenakan kepada objek yang diukur dapat mempresentasikan secara kuantitatif sifat-sifat objek tersebut. Berdasarkan deskripsi di atas dapat dikemukakan bahwa pengukuran pada padasarnya adalah proses memberi bentuk kuantitatif pada atribut seseorang, kelompok atau objek-objek lainnya berdasarkan aturan-aturan atau formulasi yang jelas. Artinya, dalam memberiangka atau sekor pada subjek, objek atau kejadian harus menggunakan aturan-aturan atau formula yang jelas dan sudah disepakati bersama.