Pembahasan Try Out PPPK Guru Mapel Pedagogik #06 - Bimbel Ladida

1. Peserta didik diminta untuk membuat dugaaan pada populasi hewan langka yang semakin sedikit hal ini termasuk kegiatan untuk mengembangkan kecerdasan …
a. Visual spasial
b. Verbal linguistic
c. Naturalis
d. Logis matematis
e. Kinestetis
Jawaban: D
Pembahasan:
Kecerdasan logika-matematika anak mungkin adalah yang paling mudah terlihat. Pintar berhitung dan matematika adalah ciri khas dari jenis kecerdasan anak ini. Namun, tidak hanya pandai berhitung, anak dengan kecerdasan logika-matematika umumnya tidak hanya senang berpikir mengenai konsep abstrak berupa angka, tetapi juga mengenai pola atau hubungan tertentu. Kecerdasan logika-matematika juga membantu anak untuk memiliki kemampuan memecahkan masalah yang kompleks dengan baik.

2. Perkembangan kognitif peserta didik Sekolah Dasar berada pada taraf operasional kongkret, sehingga mereka merasa kurang memahami materi pelajaran yang disampaikan gurunya secara verbal saja. Proses pembelajaran tersebut akan efektif jika disertai dengan menggunakan …
a. Media grafis
b. Media cetak
c. Media poster
d. Media gambar
e. Media benda nyata
Jawaban: E
Pembahasan:
Penggunaan benda nyata merupakan sarana merangsang perkembangan proses kognitif pada taraf operasional konkrit. Misal siswa SD tidak akan cepat faham jika langsung berbicara tentang 2 x 3 = 6. Namun jika menggunakan benda nyata misal ada tiga orang masing-masing memegang dua pensil, maka jumlah pensil semuanya ada enam buah.

3. Salah satu proses kognitif adalah “menganalisis” yang maknanya adalah ...
a. Menempatkan unsur-unsur secara bersama-sama untuk membentuk keseluruhan secara koheren atau fungsional
b. Membangun arti dari proses pembelajaran, termasuk komunikasi lisan, tertulis dan gambar
c. Melakukan atau menggunakan prosedur di dalam situasi yang tidak biasa
d. Memecah materi ke dalam bagian-bagian dan menentukan bagaimana bagian-bagian itu terhubungkan antar bagian
e. Membentuk suatu pengetahuan baru yang berbeda dari pengetahuan sebelumnya
Jawaban: D
Pembahasan:
Menganalisis adalah memecah materi ke dalam bagian-bagian dan menentukan bagaimana bagian-bagian itu terhubungkan antar bagian.

4. Salah satu sintaks problem based learning adalah mengorganisasikan peserta didik untuk belajar. Contoh aktivitas pembelajarannya adalah ...
a. Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan solusi pemecahan masalah
b. Siswa melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber untuk bahan diskusi)
c. Siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah
d. Kelompok mengamati dan memahami masalah yang disampaikan guru atau yang diperoleh dari bahan bacaan
e. Guru menerangkan tentang suatu materi yang benar-benar asing bagi siswa
Jawaban: C
Pembahasan:
Salah satu sintaks problem based learning adalah mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, contoh aktivitasnya adalah siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah.

5. Kegiatan pembelajaran yang merupakan implikasi dari teori belajar Ausubel adalah ...
a. Pemberian kegiatan apersepsi materi dengan menghubungkan materi ajar dengan materi sebelumnya
b. Kegiatan refleksi pembelajaran umpan balik
c. Memanfaatkan hasil belajar untuk meningkatkan motivasi belajar
d. Belajar sesuai dengan perkembangan kognitif peserta didik
e. Memaklumi akan adanya perbedaan invidual dalam hal kemajuan perkembangan
Jawaban: A
Pembahasan:
- Teori belajar Ausubel adalah teori belajar mengajar yang dapat mengakibatkan seseorang bisa belajar bermakna. Mengaitkan pembelajaran materi sebelumnya dengan materi baru. Sehingga dengan belajar bermakna informasi (pengetahuan) yang diperoleh mempunyai daya tahan yang lebih lama.
- Teori pembelajaran Gagne adalah bentuk rangkaian langkah belajar yang mengategorikan situasi belajar berdasarkan peristiwa belajar, kemampuan belajar, dan hasil belajar. belajar membutuhkan suatu proses yang berkaitan dengan perkembangan dan pertumbuhan tingkah laku anak. Hasil dari belajar dapat mempengaruhi tingkat kognitif serta mengubah tingkah laku anak.
- Menurut Piaget, perkembangan kognitif sebagian besar bergantung kepada seberapa jauh anak aktif memanipulasi dan aktif berinteraksi dengan lingkungannya, yaitu bagaimana anak secara aktif mengkontruksi pengetahuannya.

6. Perhatikan pernyataan berikut!
1. Perilaku mengajar guru dalam melaksanakan tindakan perbaikan
2. Suasana dan perilaku belajar siswa selama berlangsung tindakan perbaikan
3. Intensitas catatan penelitian yang dibuat atau ditulis pengamat
Observasi yang dilakukan oleh pengamat luar (teman sejawat) dalam PTK difokuskan pada …
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 2
c. 1 dan 3
d. 2 dan 3
e. 3
Jawaban: B
Pembahasan:
Observasi yang dilakukan oleh pengamat luar (teman sejawat) dalam PTK difokuskan pada perilaku mengajar guru dalam melaksanakan tindakan perbaikan dan suasana dan perilaku belajar siswa selama berlangsung tindakan perbaikan.

7. Diseminasi laporan PTK dilakukan bertujuan untuk ...
a. Proses sosialisasi laporan ilmiah
b. Penyebarluasan hasil penelitian
c. Publikasi temuan ilmiah
d. Dimanfaatkan orang banyak terutama guru
e. Suatu hal wajib setelah menyusun PTK
Jawaban: D
Pembahasan:
Diseminasi diartikan secara sederhana sebagai menyebarluaskan. Penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan oleh seorang guru sangat perlu untuk didiseminasikan. Tujuan utamanya adalah agar penelitian yang telah dilakukan itu dapat diketahui dan dimanfaatkan oleh orang banyak. Pengalaman guru dalam memperbaiki pembelajaran akan dapat dijadikan pelajaran atau pengalaman bagi guru lain dalam menghadapi masalah pembelajaran yang sama.

8. Seorang guru akan mengajarkan kompetensi dasar 3.7 “Mengidentifikasi informasi dari teks laporan hasil observasi berupa buku pengetahuan yang dibaca atau diperdengarkan”. Indikator yang paling sesuai dengan kompetensi dasar tersebut adalah ...
a. Menentukan struktur organisasi teks laporan hasil observasi
b. Menentukan ciri bahasa teks laporan hasil observasi
c. Menjelaskan struktur organisasi teks laporan hasil observasi
d. Menjelaskan ciri bahasa teks laporan hasil observasi
e. Menyebutkan ciri, tujuan, dan isi teks laporan hasil observasi
Jawaban: E
Pembahasan
Indikator merupakan penanda pencapaian KD yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. Perumusan indikator menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur (menggunakan tabel kata kerja operasional Bloom). Untuk KD mengidentifikasi informasi, kata kerja operasional yang tepat adalah menyebutkan ciri, tujuan, dan isi. Kata menentukan dan menemukan juga dapat menjadi indikator untuk KD mengidentifikasi, hanya pilihan materi pada jawaban tidak tepat. Informasi berisi ciri, tujuan, dan isi.

9. Seorang guru akan mengajarkan kompetensi dasar 4.16 “Memerankan isi fabel/legenda daerah setempat yang dibaca dan didengar”. Materi yang paling tepat sesuai kompetensi dasar tersebut adalah ...
a. Pengetahuan faktual
b. Pengetahuan metakognitif
c. Pengetahuan prosedural
d. Pengetahuan konseptual
e. Keterampilan
Jawaban: C
Pembahasan:
-Penyusunan materi pembelajaran memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan. Cakupan materi berupa pengetahuan faktual, metakognitif, prosedural, dan konseptual.
- Faktual berisi contoh terkait dengan materi.
- Metakognitif berisi konsep yang berkaitan dengan contoh di kehidupan sehari-hari.
- Konseptual berisi konsep-konsep terkait dengan materi.
- Prosedural berisi tahapan yang terkait dengan materi.
Oleh karena itu, jika ada KD memerankan, materi yang diajarkan terkait dengan prosedural yaitu merancang tokoh fabel, latar, dialog; menentukan urutan cerita; merancang pemeranan fabel; melakukan pemeranan.

10. Pak Hendry mengajar di SMP Insan Cendikia kelas VII. Setelah mengadakan evaluasi pembelajaran ternyata hasilnya tidak sesuai harapan. Dari 30 siswa, 10 siswa mendapatkan nilai 75, dam 20 siswa mendapatkan nilai 60, sedangkan KKM yang ditetapkan adalah 65. Kegiatan remedial yang dapat dilakukan oleh guru untuk 20 siswanya adalah ...
a. Memberi tugas pengganti nilai ujian kepada 20 siswa yang belum memenuhi KKM.
b. Menjelaskan kembali materi tersebut lalu siswa yang belum tuntas dites lagi
c. Melanjutkan materi pada KD selanjutnya karena materi sebelumnya telah diajarkan
d. Memberi latihan soal untuk dikerjakan oleh semua siswa
e. Mengulangi tes kembali oleh semua siswa
Jawaban: B
Pembahasan:
Bentuk perlakuan pembelajaran remedial dilakukan berdasarkan keterserapan KD:
1. Bila ketuntasan kurang dari 50% artinya yang mengikuti pembelajaran remedial lebih dari 50% maka remedial dilakukan dengan memberikan pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda.
2. Jika yang mengikui pembelajaran remedial pada KD tersebut kurang dari 20%, maka perlakuan yang diberikan bimbingan secara khusus, misalnya dengan tutor sebaya.
3. Jika yang mengikuti remedial berada pada rentang 20% - 50% maka perlakuan diberikan dengan penugasan secara berkelompok.

11. Salah satu sintaks problem based learning adalah mengorganisasikan peserta didik untuk belajar. Contoh aktivitas pembelajarannya adalah …
a. Siswa melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber untuk bahan diskusi)
b. Kelompok mengamati dan memahami masalah yang disampaikan guru atau yang diperoleh dari bahan bacaan
c. Siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah
d. Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan solusi pemecahan masalah
e. Setiap kelompok melakukan presentasi, kelompok yang lain memberikan apresiasi
Jawaban: C
Pembahasan:
Contoh aktivitas pembelajaran sintaks mengorganisasikan peserta didik untuk belajar pada model pembelajaran problem based learning adalah Siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah.

12. Ibu Cintya merencanakan tahap pembelajaran soal cerita matematika di SD dengan merujuk teori dari Bruner. Pertama kali ia menggunakan benda nyata, kemudian ia menggantikan benda nyata dengan bentuk gambar. Akhirnya ia sudah tidak menggunakan benda nyata dan gambar, tetapi sudah menggunakan ...
a. Simbol matematika
b. Hafalan
c. Contoh soal
d. Latihan
e. Soal cerita
Jawaban: A
Pembahasan:
Sesuai tahap belajar dari Bruner yaitu enaktif, ikonik, dan terakhir simbolik.

13. Pak Bayu adalah seorang guru yang sangat disukai oleh siswanya. Pak Bayu sering berbagi cerita-cerita motivasi untuk membangkitkan semangat belajar siswanya. Selain itu, Pak Bayu juga sering membebaskan siswanya untuk melakukan ekplorasi minat dan bakatnya di kelas, sehingga membuat siswa nya memiliki kesadaran akan mengaktualisasi dirinya. Pak Bayu di sini telah menerapkan teori belajar ...
a. Sibernetik
b. Kognitif
c. Behavioristik
d. Konstruktivisme
e. Humanistik
Jawaban: E
Pembahasan:
Dari soal tersebut diketahui bahwa Pak Bayu membebaskan siswanya untuk melakukan ekplorasi minat dan bakatnya di kelas. Hal tersebut sudah jelas bahwa teori belajar ini membebaskan anak untuk bereksplorasi sesuai minat dan bakat. Sehingga teori belajar yang sesuai adalah humanistik. (kata kunci : aktualisasi diri anak).
- Koginitivisme : perkembangan intelektual dari sederhana sampai kompleks
- Konstruktivisme : anak diarahkan mengembangkan pengetahuan atau konsep secara mandiri (atau dari pengetahuan seadanya menjadi lebih komprhensif)
- Sibernetik : siswa diarahkan untuk mendapatkan dan mengolah informasi yang ada dengan baik sehingga dapat membuat kesimpulan atau generalisir konsep dengan baik

14. Toni sering berjalan-jalan ketika belajar, mengganggu teman-teman yang sedang belajar, dan membuat masalah di kelas. Gejala tersebut menunjukkan Toni memiliki kesulitan belajar dalam aspek penyesuaian ...
a. Emosi
b. Moral
c. Diri
d. Sosial
e. Intelektual
Jawaban: D
Pembahasan:
Peserta didik yang sering berjalan-jalan ketika belajar, mengganggu teman-teman yang sedang belajar, dan membuat masalah di kelas memiliki kesulitan belajar dalam aspek penyesuaian sosial.

15. Langkah awal penelitian tindakan kelas oleh guru dimulai dengan melakukan ...
a. Perumusan masalah
b. Identifikasi masalah
c. Analisis masalah
d. Pembatasan masalah
e. Kesimpulan penelitian
Jawaban: B
Pembahasan:
Jawaban A salah, karena perumusan masalah merupakan langkah ke-4, dilakukan setelah analisis masalah.
Jawaban B benar, karena identifikasi masalah merupakan langkah awal dalam mengajukan/membuat pertanyaan penelitian.
Jawaban C salah, karena analisis masalah merupakan langkah ke-3 setelah pembatasan masalah.
Jawaban D salah, karena pembatasan masalah dilakukan setelah identifikasi masalah. Tujuan pembatasan ini adalah untuk memfokuskan metodologi pada tujuan penelitian.
Jawaban E salah, karena kesimpulan penelitian terletak di akhir penelitian.

16. Perhatikan pernyataan berikut!
1. Membuat simpulan dan tindak lanjut penelitian
2. Melakukan refleksi untuk membuat perencanaan tindak lanjut
3. Mengidentifikasi temuan penelitian
Hasil analisis penelitian tindakan kelas dapat dijadikan sebagai bahan untuk …
a. 1, 2, dan 3
b. 2, dan 3
c. 1 dan 2
d. 1 dan 3
e. Semua salah
Jawaban: B
Pembahasan:
Hasil analisis penelitian tindakan kelas dapat dijadikan sebagai bahan untuk melakukan refleksi untuk membuat perencanaan tindak lanjut dan mengidentifikasi temuan penelitian.

17. Pernyataan berikut yang bukan karakteristik dari penelitian tindakan kelas (PTK) adalah …
a. Masalah yang dipilih hendaknya masalah yang benar-benar merisaukan
b. Jika masalah belum tuntas, maka penelitian harus dilanjutkan pada siklus berikutnya
c. Mengutamakan pendekatan tindakan dan mengembangkan suatu model, baik sebagian maupun menyeluruh
d. Metode pengumpulan data tidak boleh mengganggu proses pembelajaran
e. Hasil PTK yang diperoleh di sekolah dapat digeneralisir untuk sekolah lain
Jawaban: E
Pembahasan:
PTK merupakan prosedur penelitian di kelas yang dirancang untuk menanggulangi masalah nyata yang dialami guru berkaitan dengan siswa di kelas itu. Ini berarti bahwa rancangan penelitian diterapkan sepenuhnya di kelas itu, termasuk pengumpulan data, analisis, penafsiran, pemaknaan, perolehan temuan, dan penerapan temuan. Semuanya dilakukan di kelas dan dirasakan oleh kelas itu.

18. Komponen inti dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah …
a. Kompetensi dasar, kegiatan pembelajaran, penilaian
b. Pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup
c. Tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian
d. Tujuan pembelajaran, media pembelajaran, dan penilaian
e. Indikator, kegiatan pembelajaran, dan penilaian
Jawaban: C
Pembahasan:
Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP, komponen inti RPP yang wajib dalam RPP ada 3 yaitu tujuan pembelajaran, langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assessment).

19. Berikut ini termasuk kompetensi pedagogik guru, kecuali …
a. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual.
b. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.
c. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
d. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.
e. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik
Jawaban: B
Pembahasan:
Kompetensi pedagogik guru terdiri atas 8 kompetensi inti:
- Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual
- Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
- Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.
- Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.
- Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.
- Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.
- Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
- Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses serta hasil belajar.

20. Komponen berikut ini wajib ada dalam silabus, kecuali …
a. Tujuan pembelajaran
b. Identitas sekolah
c. Kompetensi dasar
d. Materi pokok
e. Penilaian
Jawaban: A
Pembahasan:
Silabus paling sedikit memuat:
- Identitas mata pelajaran;
- Identitas sekolah meliputi nama satuan pendidikan dan kelas;
- Kompetensi inti, merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran;
- Kompetensi dasar, merupakan kemampuan spesifik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran;
- Tema (khusus SD/MI/SDLB/Paket A);
- Materi pokok, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi;
- Pembelajaran, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik untuk mencapai kompetensi;
- Penilaian, merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar;
- Alokasi waktu sesuai dengan jumlah jam pelajaran dalam struktur kurikulum untuk satu semester atau satu tahun;
- Sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar atau sumber belajar lain yang relevan.

21. Seorang guru mengajak siswa melakukan kunjungan ke suatu lembaga, namun sesampai di lembaga tersebut belum ada petugas dan narasumber yang melayani. Untuk mengisi kekosongan waktu guru tersebut memulai pembelajaran dengan memilih menggunakan strategi pembelajaran ekspositori, pertimbangan guru memilih strategi tersebut yaitu ...
a. Ruang kelas yang terbatas
b. Sedikitnya jumlah guru
c. Waktu belajar cukup banyak
d. Sumber belajar hanya dimiliki pendidik
e. Tidak ada sumber belajar dan media pembelajaran
Jawaban: D
Pembahasan:
Strategi pembelajaran ekspositori menekankan pada proses penyampaian materi secara verbal dari seorang guru kepada sekelompok siswa dengan tujuan agar siswa dapat menguasai materi pembelajaran secara optimal.

22. Ismail siswa kelas II SD mampu mengurutkan benda dengan mudah berdasarkan ukuran panjang dari yang terpendek sampai dengan terpanjang, namun agak kesulitan menyusun dari yang terpanjang ke yang terpendek. Kemampuan Ismail mengurutkan panjang benda tersebut merupakan kemampuan berpikir pada tahap perkembangan kognitif ...
a. Operasional konkret
b. Pra-operasional
c. Pre-operasional
d. Operasional formal
e. Sensorimotor
Jawaban: A
Pembahasan:
Sesuai perkembangan kognitif dari Jean Piaget, kemampuan Ismail mengurutkan panjang benda tersebut merupakan kemampuan berpikir pada tahap perkembangan kognitif operasional konkret.

23. Peserta didik dalam suatu kelas gaya belajarnya beragam ada yang visual, auditori, dan kinestetik. Namun kegiatan pembelajaran selama ini masih banyak yang konvensional-klasikal. Agar dapat memenuhi ketiga gaya belajar tersebut, guru perlu …
a. Menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab.
b. Menggunakan media komik pembelajaran dan buku paket.
c. Menggunakan program audio dan modul.
d. Menggunakan media audio, video, dan percobaan.
e. Menggunakan modul dan powerpoint.
Jawaban: D
Pembahasan:
Agar dapat memenuhi ketiga gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik, guru perlu menggunakan media audio, video, dan percobaan.

24. Pada saat menyusun perencanaan pembelajaran pokok materi tentang mamalia, seorang guru merumuskan tujuan pembelajaran agar peserta didik dapat mendefinisikan hewan mamalia, mengelompokkan dan membedakan jenis-jenis mamalia. Adapun pilihan strategi pembelajaran untuk menjelaskan materi kepada siswa tersebut yaitu strategi pembelajaran deduktif. Tujuan dan strategi pembelajaran tersebut mencerminkan ragam pengetahuan yang jenisnya …
a. Fakta
b. Konsep
c. Prinsip
d. Keterampilan
e. Prosedur
Jawaban: B
Pembahasan:
Jenis materi terdiri dari fakta, konsep, prinsip, prosedur, dan keterampilan. Materi konsep apabila peserta didik diminta untuk mengemukakan definisi, membedakan dua hal, atau mengklasifikasikan.

25. Saat merancang pembelajaran, seorang guru ingin menyederhanakan konsep/prinsip/hukum yang kompleks sehingga dapat memperjelas penyajian pesan secara tertulis. Media pembelajaran yang paling tepat digunakan adalah …
a. Bagan
b. Flip chart
c. Foto
d. Grafik
e. Gambar
Jawaban: A
Pembahasan:
Bagan berfungsi menyajikan ide-ide atau konsep yang sulit disampaikan secara lisan. Syarat bagan yang baik adalah:
- Dapat dimengerti anak
- Sederhana dan lugas
- Konten menarik dan sesuai perkembangan terkini

26. Masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari (autentik) yang bersifat terbuka (open-ended) perlu diselesaikan oleh peserta didik dengan mengembangkan keterampilan berpikir, keterampilan menyelesaikan masalah, keterampilan sosial, keterampilan untuk belajar mandiri. Proses pembelajaran dimaksud menggunakan model pembelajaran ...
a. Project based learning
b. Problem based learning
c. Scientific learning
d. Inquiry learning
e. Discovery learning
Jawaban: B
Pembahasan:
Problem based learning adalah pembelajaran yang menggunakan masalah nyata (autentik) yang tidak terstruktur dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baru.

27. Teori belajar ini lebih menekankan pada keaktifan siswa selama kegiatan belajar, aktif berpikir, menyusun konsep-konsep serta memberi makna tentang hal-hal yang dipelajari dan yang paling penting terwujudnya belajar adalah niat peserta didik itu sendiri. Pernyataan tersebut merupakan aliran dari teori …
a. Behavioristik
b. Humanistik
c. Sibernetik
d. Konstruktivistik
e. Kognitivistik
Jawaban: D
Pembahasan:
Teori konstruktivisme adalah pembelajaran yang bersifat generatif, yaitu tindakan mencipta sesuatu makna dari apa yang dipelajari. Pendekatan konstruktivisme mempunyai beberapa konsep umum seperti:
- Pelajar aktif membina pengetahuan berasaskan pengalaman yang sudah ada.
- Dalam konteks pembelajaran, pelajar seharusnya membina sendiri pengetahuan mereka.

28. Dalam proses pembelajaran menggunakan kelereng, bola, lidi, batu kecil serta gambar-gambar yang berhubungan dengan pembelajaran IPA sebagai media adalah sesuai dengan tahapan perkembangan berpikir anak yaitu sebagai tahapan …
a. Kemampuan menggunakan logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkrit
b. Anak mengamati lingkungannya secara intensif
c. Pengamatan bersifat egosentris
d. Anak memahami bilangan dan angka dengan obyek bersifat kongkrit
e. Kemampuan mengoordinasikan sensasi melalui gerakan-gerakan dan tindakan fisik
Jawaban: D
Pembahasan:
Berdasarkan narasi soal, maka penerapan perkembangan berfikir anak (kognitif) ini dengan bantuan objek-objek atau peristiwa nyata atau dengan kata lain masih terkait dengan objek yang bersifat konkret. Menurut teori perkembangan kognitif Jean Piaget, terdapat 4 tahapan perkembangan anak yakni:
- Tahap sensomotorik (0-2 tahun), selama tahap ini perkembangan mental ditandai dengan perkembangan pesat dengan kemampuan bayi untuk mengorganisasikan dan mengkoordinasikan sensasi melalui gerakan-gerakan dan tindakan-tindakan fisik
- Tahap praoperasional (2-7 tahun), dalam tahap ini konsep-konsep yang stabil mulai dibentuk, penalaran mental muncul, egosentisme mulai kuat dan kemudian melemah, serta terbentuknya keyakinan terhadap hal yang magis.
- Tahap operasional konkret (7-11 tahun), dalam tahap ini aktivitas mental difokuskan pada objek-objek atau peristiwa-peristiwa nyata atau kongkrit dapat diukur
- Tahap operasional formal (11-15 tahun), dalam tahap ini anak mampu memikirkan sesuatu yang akan atau mungkin terjadi, sesuatu yang abstrak, tidak lagi terikat objek, mampu memikirkan semua kemungkinan secara sistematik untuk memecahkan masalah dan kemampuan berpikir alternatif
Jawaban yang benar yakni opsi D, karena masih terikat dengan objek atau tahap operasional konkret.

29. Salsabila yang duduk di kelas 2 SD menunjukkan prestasi belajar yang rendah hampir di semua bidang studi dan jarang dapat menyelesaikan tugas sesuai waktu yang telah ditentukan. Namun Salsabila mempunyai catatan kehadiran, kerajinan, dan ketekunan yang bagus, serta sikap belajar yang positif. Faktor penyebab kesulitan belajar Salsabila adalah ...
a. Minat belajar yang kurang baik
b. Tingkat kecerdasan yang rendah
c. Motivasi belajar yang kurang baik
d. Bakat siswa yang rendah
e. Memiliki kelainan fisik
Jawaban: B
Pembahasan:
Siswa yang memiliki prestasi belajar yang rendah hampir di semua bidang studi dan jarang dapat menyelesaikan tugas sesuai waktu yang telah ditentukan disebabkan oleh tingkat kecerdasan yang rendah.

30. Menggunakan potongan sapu lidi, kelereng, globe, gambar-gambar yang menyangkut pembelajaran IPA serta IPS sebagai media adalah sesuai dengan tahapan perkembangan berfikir anak yang dikenal sebagai tahapan …
a. Anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan objek bersifat konkret
b. Pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya
c. Dominasi pengamatan bersifat egosentris
d. Kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkret
e. Anak sudah dapat mengelompokkan berdasarkan bentuk, warna, dan sebagainya
Jawaban: A
Pembahasan:
Menggunakan benda konkret dalam pembelajaran sesuai dengan tahap operasional konkret menurut Jean Piaget. Opsi jawaban:
a. Anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan objek bersifat konkret (operasional konkret)
b. Pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya (sensorimotor)
c. Dominasi pengamatan bersifat egosentris
d. Kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkret (operasional formal)
e. Anak sudah dapat mengelompokkan berdasarkan bentuk, warna, dan sebagainya (praoperasional)

31. Seorang peserta mampu mengendalikan diri dengan baik dalam berbagai situasi dan mampu mampu menjalin kerjasama yang baik dengan teman-temannya, dan mampu memposisikan diri di lingkungan dengan baik. Peserta didik tersebut memiliki kecerdasan …
a. Moral
b. Spiritual
c. Sosial emosional
d. Kognitif
e. Mental
Jawaban: C
Pembahasan:
Seorang peserta mampu mengendalikan diri dengan baik dalam berbagai situasi dan mampu mampu menjalin kerjasama yang baik dengan teman-temannya, dan mampu memposisikan diri di lingkungan dengan baik memiliki kecerdasan sosial emosional.

32. Rumusan indikator kunci untuk kompetensi dasar “Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar,” adalah ...
a. Menjelaskan jaring-jaring makanan
b. Menggeneralisasi hubungan antar komponen ekosistem
c. Menelaah hubungan antar komponen ekosistem
d. Menyebutkan pengertian ekosistem
e. Menjelaskan pengertian ekosistem
Jawaban: C
Pembahasan:
Rumusan indikator kunci untuk kompetensi dasar “Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar,” yang termasuk kemampuan kognitif C4 (menganalisis) adalah menelaah hubungan antar komponen ekosistem yang juga termasuk kemampuan kognitif C4 (menganalisis).

33. Hipotesis tindakan dalam penelitian tindakan kelas adalah …
a. Tindakan perbaikan yang dirancang pada saat menyusun rencana perbaikan
b. Alternatif tindakan perbaikan yang akan diujicobakan
c. Dugaan tentang upaya perbaikan pembelajaran yang rasional dan perlu dibuktikan
d. Kajian teori yang relevan dengan masalah penelitian
e. Tindakan guru dan siswa selama pembelajaran
Jawaban: C
Pembahasan:
Hipotesis tindakan dalam penelitian tindakan kelas adalah dugaan tentang upaya perbaikan pembelajaran yang rasional dan perlu dibuktikan.

34. Di dalam upaya mencapai tujuan dan sasaran observasi, maka peneliti PTK hendaknya mengarahkan sasaran pokok dan fokus utama selama proses observasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Apakah sudah terjadi perubahan di kelas saya?
2. Apakah tindakan perbaikan sudah berhasil?
3. Apakah dampak dari tindakan perbaikan yang saya berikan?
Pertanyaan yang tepat adalah nomor …
a. 1 dan 3
b. 2 dan 3
c. 1 dan 2
d. 1, 2, dan 3
e. Semua salah
Jawaban: A
Pembahasan:
Peneliti dalam PTK hendaknya mengarahkan sasaran pokok dan fokus utama selama proses observasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan nomor 1 dan 3.

35. Dalam kegiatan penilaian otentik banyak model yang dapat digunakan. Pada suatu penilaian seorang guru meminta siswa untuk mendemonstrasikan tugas belajar tertentu. Bentuk penilaian otentik tersebut merupakan contoh penilaian otentik berbentuk penilaian …
a. Portofolio
b. Proyek
c. Antar teman
d. Kinerja
e. Diri
Jawaban: D
Pembahasan:
Pada penilaian kinerja peserta didik diminta untuk mendemonstrasikan tugas belajar tertentu dengan maksud agar peserta didik mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya.

36. Berikut ini yang tidak termasuk kompetensi kepribadian guru adalah …
a. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru
b. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa
c. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat
d. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia
e. Bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi
Jawaban: E
Pembahasan:
Kompetensi kepribadian guru terdiri atas 5 (lima) kompetensi inti:
- Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia.
- Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.
- Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa.
- Menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri.
- Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.

37. Sebagian siswa kesulitan menjawab soal tes pilihan ganda yang disusun oleh guru. Hal tersebut disebabkan materi dalam soal sebagian belum dipelajari oleh siswa karena materi tersebut seharusnya diberikan pada pertemuan berikutnya. Hal yang seharusnya dilakukan guru dalam menyusun soal pilihan ganda pada aspek materi adalah …
a. Soal harus sesuai dengan indikator
b. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas
c. Pilihan jawaban harus homogen dan logis
d. Panjang rumusan pilihan jawaban relatif sama
e. Butir tes tidak tergantung pada jawaban soal sebelumnya
Jawaban: A
Pembahasan:
Secara umum, kaidah penulisan soal pilihan ganda ada 3 (tiga) yaitu: (1) materi, (2) konstruksi, dan (3) bahasa. Kaidah penulisan soal pilihan ganda, dari aspek materi ada 4 (empat) yaitu: (1) soal sesuai dengan indikator (materi dan kemampuan berpikir); (2) soal dan pilihan jawaban tidak bersifat SARA, propaganda, pornografi, bermuatan politis, dan kekerasan, (3) pilihan jawaban homogen dan logis; (4) hanya ada satu kunci jawaban.

38. Seorang guru yang mengembangkan tujuan pembelajaran untuk menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensinya dimuat dalam ...
a. Silabus
b. SKL
c. Silabus dan RPP
d. Lembar penilaian
e. RPP
Jawaban: E
Pembahasan:
Tujuan pembelajaran yang termuat dalam RPP hendaknya memenuhi kaidah ABCD, yaitu A (Audience), B (Behavior), C (Condition), dan D (Degree).

39. Berdasarkan data hasil evaluasi pembelajaran tentang usaha dan energi ternyata hasilnya tidak maksimal. Dari 30 siswa dinyatakan belum tuntas sejumlah 15 sehingga mengikuti program remedial. Sedangkan yang dinyatakan tuntas sejumlah 15 orang mengikuti program pengayaan. Kegiatan pengayaan untuk 15 siswa dapat dilakukan oleh guru dengan cara ...
a. Diberikan bahan ajar berupa modul
b. Mengadakan pendalaman materi terkait dengan KD tersebut
c. Melanjutkan materi pada KD selanjutnya
d. Digabung dengan siswa yang belum tuntas ikut remedial
e. Memberi tugas mengerjakan lembar kerja siswa
Jawaban: B
Pembahasan:
Pilihan yang tepat bagi siswa yang telah menuntaskan suatu kompetensi dasar (KD) adalah melakukan pendalaman materi terkait KD tersebut.

40. Salah satu indikator keberhasilan pendidik mengajar adalah hasil belajar peserta didik. Hasil belajar peserta didik harus mencakup tiga ranah kemampuan, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Untuk memperoleh informasi tentang hasil belajar tersebut perlu dilakukan pengukuran. Pengukuran dapat diartikan sebagai proses …
a. Memberi bentuk kualitatif pada hasil belajar
b. Menentukan tingkat KKM hasil belajar
c. Mengkuantifikasikan hasil belajar
d. Menjabarkan skala hasil belajar
e. Membuat skor standar hasil belajar
Jawaban: C
Pembahasan:
Secara garis besar, pengukuran adalah proses pemberian angka atau bentuk kuntitatif pada objek-objek atau kejadian-kejadian menurut sesuatu aturan yang ditetapkan. Artinya, proses pemberian bentuk kuantitatif dalam pengukuran dilakukan atas dasar ketentuan atau aturan yang sudah disusun secara cermat. Dengan demikian, bentuk angka atau bilangan yang dikenakan kepada objek yang diukur dapat mempresentasikan secara kuantitatif sifat-sifat objek tersebut. Berdasarkan deskripsi di atas dapat dikemukakan bahwa pengukuran pada padasarnya adalah proses memberi bentuk kuantitatif pada atribut seseorang, kelompok atau objek-objek lainnya berdasarkan aturan-aturan atau formulasi yang jelas. Artinya, dalam memberiangka atau sekor pada subjek, objek atau kejadian harus menggunakan aturan-aturan atau formula yang jelas dan sudah disepakati bersama.

41. Upaya yang dapat dilakukan guru dalam pembelajaran untuk menghadapi tingkat kecerdasan siswa yang berbeda, di antaraya adalah ...
a. Memperhatikan kondisi sosial anak
b. Memanfaatkan berbagai macam media pembelajaran
c. Mengelompokkan anak yang berintelegensi tinggi
d. Mengelompokkan anak yang berintelegensi rendah
e. Menggunakan pendekatan ekpositori
Jawaban: B
Pembahasan:
Upaya yang dapat dilakukan guru dalam pembelajaran untuk menghadapi tingkat kecerdasan siswa yang berbeda, di antaraya adalah memanfaatkan berbagai macam media pembelajaran.

42. Perhatikan pernyataan berikut:
1) Penilaian oleh pendidik mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknis penilaian yang sesuai dengan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik
2) Mengetahui tingkat evetivitas dari metode-metode pengajaran yang telah digunakan dalam proses pembelajaran dalam jangka waktu tertentu
3) Penilaian berdasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan
4) Menilai hasil usaha yang telah dilakukan oleh peserta didik dan mengetahui posisi peserta didiknya ditengah kelompoknya serta menemukan jalan keluar bagi peserta didik yang memerlukannya
5) Penilaian dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak internal sekolah maupun eksternal untuk aspek teknik , prosedur dan hasilnya
6) Memperbaiki dan meningkatkan prestasinya
Sesuai dengan pernyataan tersebut di atas hal yang tercantum dalam prinsif-prinsif yang digunakan sebagai rambu-rambu atau pendalaman yang perlu dipegang dalam melaksanakan kegiatan evaluasi belajar, ditunjukan pada nomor …
a. 1, 2, 3
b. 1, 3, 5
c. 2, 4, 6
d. 3, 4, 6
e. 2, 4, 5
Jawaban: B
Pembahasan:
Sesuai dengan pernyataan tersebut di atas hal yang tercantum dalam prinsif-prinsif yang digunakan sebagai rambu-rambu atau pendalaman yang perlu dipegang dalam melaksanakan kegiatan evaluasi belajar, ditunjukan pada nomor 1, 3, 5.

43. Perhatikan hal hal berikut!
1. Abstrak, latar belakang, manfaat PTK, sumber penelitian
2. Siklus 1, siklus 2, refleksi, rekomendasi
3. Tujuan penelitian
4. Waktu pelaksanaan dan bagaimana prosedurnya
Urutan bagaimana cara penulisan PTK yang benar yaitu …
a. 1-2-3-4
b. 1-3-4-2
c. 1-3-2-4
d. 1-4-3-2
e. 1-4-2-3
Jawaban: B
Pembahasan:
Abstrak, latar belakang, manfaat PTK, sumber penelitian adalah pembuka dan Bab I.
Siklus 1, siklus 2, refleksi, rekomendasi adalah bagian Bab IV dan V.
Tujuan penelitian adalah bagian bab I.
Waktu pelaksanaan dan bagaimana prosedurnya adalah bagian Bab III.

44. Guru dalam menyampaikan pelajarannya harus memberikan metode-metode yang mudah untuk dipahami dan diikuti oleh siswa-siswanya. Hal ini dilakukan agar siswa lebih mudah untuk memilih metode mana yang akan diikuti dan diterapkan dalam mengerjakan soal-soal. Cara yang digunakan guru tersebut merupakan salah satu penerapan dari teori belajar ...
a. Bruner
b. Thorndike
c. Bandura
d. Skinner
e. Vigotsky
Jawaban: C
Pembahasan:
Bruner: belajar melalui penemuan (enaktif, ikonik, simbolik)
Thorndike: belajar melalui kesiapan, latihan dan pengulangan
Bandura: belajar melalui meniru modeling
Skinner: belajar dengan penguatan (reinforcement) dan ganjaran
Vigotsky: ZPD, scafolding/bantuan belajar, dan interaksi sosial(kooperatif)

45. Berdasarkan teori belajar dari Skinner, hal yang seharusnya dilakukan guru dalam pembelajaran di kelas agar siswa mampu memahami proses belajarnya adalah …
a. Memberikan penguatan
b. Memberikan contoh agar ditiru siswa
c. Membiasakan siswa berpikir dengan memberikan PR
d. Memberikan (drill) soal
e. Menggunakan media benda konkret
Jawaban: A
Pembahasan:
- Memberikan penguatan: Skiner
- Memberikan contoh agar ditiru siswa: Bandura
- Membiasakan siswa berpikir dengan memberikan PR: Pavlov
- Memberikan (drill) soal: Thorndike
- Menggunakan media benda konkret: Jean Piaget

46. Dalam suatu pembelajaran terdapat KD 3.2 Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Rumusan Indikator yang tepat untuk KD tersebut yaitu …
a. Membandingkan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari
b. Menguji aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari
c. Mendiskusi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari
d. Menerapkan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari
e. Menyebutkan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari
Jawaban: E
Pembahasan:
Langkah-langkah merumuskan indikator:
a. Memahami Kata Kerja Operasional (KKO) dalam Taxonomi Bloom.
b. Tentukan KD yang akan diturunkan menjadi indikator
Contoh: 3.2 Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah
c. Tentukan kata kerja dari Kompetensi Dasar. Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah , KKO = Mengidentifikasi (C1)
d. Tentukan Kata Kerja Operasional (KKO) dengan mencocokkan kata kerja tersebut di atas dengan KKO yang ada pada Taxonomi Bloom. Temukan KKO mengidentifikasidengan KKO yang ada pada ranah C1 dalam Taxonomi Bloom. Untuk menentukan indikator pada KD 3.2 tersebut dilakukan melalui proses tahapan berpikir.
Indikatornya: 3.2.1. Menyebutkan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah

47. Sebuah indikator pembelajaran 3.2 Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah menunjukkan bahwa indikator tersebut merupakan proses berpikir pada tahapan …
a. C1
b. C2
c. C3
d. C4
e. C5
Jawaban: A
Pembahasan:
KKO mengidentifikasi dengan KKO yang ada pada ranah C1 dalam Taxonomi Bloom.

48. Untuk mengajarkan siswa materi “Peninggalan Kerajaan Hindu-Buddha” secara langsung dapat dilakukan oleh guru dengan cara …
a. Membawa gambar peninggalan sejarah di kelas
b. Melakukan studi lapangan ke situs sejarah
c. Menggunakan media film documenter sejarah
d. Membuat replika peninggalan sejarah
e. Menonton film kolosal di bioskop
Jawaban: B
Pembahasan:
Proses pembelajaran langsung untuk materi peninggalan jaman kerajaan Hindu Budha yang paling tepat adalah studi lapangan ke situs sejarah terkait peninggalan baik artefak atau peninggalan jaman Hindu-Budha seperti prasasti, candi, istana, bahkan museum yang relevan. Sumber yang sifatnya gambar, film documenter, membuat replika tidak bisa digunakan pembelajaran langsung.

49. Pak Ranto akan mengajarkan materi IPA tentang konsep pemuaian pada logam kepada para siswanya. Pembelajaran dilaksanakan dalam setting model pembelajaran kooperatif melalui pembentukan kelompok-kelompok kecil. Kegiatan diarahkan pada upaya membuktikan bahwa sebagian besar logam apabila dipanasi akan memuai. Metode yang sebaiknya digunakan pak Ranto adalah ...
a. Demonstrasi
b. Eksperimen
c. Tanya-jawab
d. Diskusi
e. Ceramah
Jawaban: B
Pembahasan:
Kegiatan untuk membuktikan bahwa sebagian besar logam apabila dipanasi akan memuai lebih sesuai disajikan dengan metode eksperimen. Metode eksperimen merupakan cara penyajian pelajaran, di mana siswa melakukan percobaan dengan mengalami sendiri sesuatu yang dipelajari melalui kegiatan terinci yang direncanakan untuk menghasilkan data dalam rangka menjawab suatu masalah atau menguji sesuatu hipotesis.

50. Soal di bawah ini yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi materi IPA adalah …
a. Benda-benda apa sajakah yang dapat ditarik magnet!
b. Apa yang kalian ketahui tentang gaya magnet?
c. Mengapa peniti dalam kotak kertas dapat ditarik magnet yang di taruh di luar kotak?
d. Sebutkan macam-macam magnet berdasarkan bentuknya!
e. Apa yang dimaksud dengan magnet buatan?
Jawaban: C
Pembahasan:
Soal yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi harus melibatkan keterampilan berpikir siswa dan mampu mengembangkan keterampilan pemecahan masalah terhadap masalah yang disajikan guru. Salah satunya ditandai dengan kata Tanya mengapa atau bagaimana.

51. Seorang guru mengajar pada dua kelas di sekolahnya. Di kelas pertama terdapat 8 peserta didik yang gagal mencapai KKM. Sementara di kelas ke 2 ada 12 yang gagal mencapai KKM. Langkah yang harus dilakukan guru adalah ...
a. Melakukan pengayaan terhadap 8 orang siswa
b. Melakukan remidial kepada 12 orang siswa
c. Melakukan remidial kepada peserta didik yang gagal di kedua kelas tersebut
d. Melakukan pengayaan kepada kedua peserta didik yang gagal di kedua kelas tersebut
e. Mengulang seluruh materi kepada peserta didik gagal pada kedua kelas tersebut.
Jawaban: C
Pembahasan:
Langkah yang harus dilakukan terhadap siswa yang tidak mencapai KKM yaitu melakukan remidial kepada siswa yang gagal di kedua kelas tersebut.

52. Berikut ini adalah karakteristik anak usia SD dari segi psikomotorik, yaitu …
a. Anak menunjukkan kepedulian terhadap orang lain
b. Anak sudah dapat memakai pakaian dengan rapi
c. Anak sudah mulai memahami beberapa konsep abstrak seperti menghitung tanpa menggunakan benda
d. Anak dapat menciptakan sesuatu bentuk/benda dengan menggunakan alat
e. Anak sudah dapat berpikir secara abstrak
Jawaban: B
Pembahasan:
Karakteristik anak usia SD dari segi psikomotorik:
- Anak sudah memiliki gerakan yang bebas dan aman. Hal ini berguna untuk melakukan berbagai gerakan motorik kasar (jasmani) seperti memanjat, berlari dan menaiki tangga.
- Memiliki kemampuan dalam melakukan koordinasi dan keseimbangan badan. Misalnya ketika berjalan atau berlari dengan berbagai pola.
- Anak sudah dapat memperkirakan kegiatan/gerakan yang berbahaya dan tidak berbahaya.
- Anak sudah dapat memakai pakaian dengan rapi.
- Anak sudah bias menunjukkan kebersihan dalam berpakaian, badan dan alat-alat yang dibawa.

53. Bu Nina mengajak siswa melakukan deklamasi puisi di depan kelas. Siswa yang berani mendeklamasikan puisi ciptaannya sendiri akan mendapatkan nilai dan tepuk tangan dari teman-temanmnya. Sebaliknya, siswa yang tidak berani tampil tidak mendapatkan nilai dan diminta membuat satu puisi lagi. Pembelajaran yang dilakukan oleh Bu Nina menganut paham teori …
a. Ausubel
b. Vygotsky
c. Brunner
d. Skinner
e. Piaget
Jawaban: D
Pembahasan:
Operant conditioning adalah suatu metode pembelajaran menggunakan reward (hadiah) dan punishment (hukuman ) sebagai konsekuensi perilaku. Teori ini dikembangkan olef B.F Skinner dan sering juga disebut teori skinner.

54. Setelah mencermati indikator"Peserta didik dapat menentukan kalimat utama paragrap, Bu Jani merancang langkah-langkah pembelajaran sebagai berikut:
1) Peserta didik membaca dalam hati teks berjudul "Organ Gerak Manusia dan Hewan".
2) Untuk membantu memahami isi teks, guru bertanyajawab dengan peserta didik secara lisan.
3) Peserta didik membentuk kelompok.
4) Tiap kelompok mendapatkan 1 set potongan kalimat dari sebuah paragraf dan LKPD yang memuat tabel checklist tentang ciri-ciri kalimat utama dan kalimat penjelas.
Kegiatan pembelajaran yang selanjutnya adalah ...
a. Guru memberikan motivasi dan uraian tujuan pembelajaran
b. Peserta didik menjawab pertanyaan guru untuk mengaitkan pengetahuan lama dengan pengetahuan yang akan dipelajari berdasarkan LKPD.
c. Guru menayangkan contoh-contoh kalimat utama dan kalimat penjelas dan menjelaskan ciri-cirinya.
d. Anggota kelompok berdiskusi mengindentifikasi potongan kertas, mana yang kalimat utama dan mana kalimat penjelas berdasarkan LKPD
e. Peserta didik secara berkelompok mengoreksi hasil kerja LKPD kelompok lain: kelompok I mengoreksi hasil kerja kelampok 2; kelompok 2 mengoreksi hasil kerja kelompok 3 dan seterusnya.
Jawaban: D
Pembahasan:
Kegiatan pembelajaran yang selanjutnya sesuai konteks soal adalah anggota kelompok berdiskusi mengindentifikasi potongan kertas, mana yang kalimat utama dan mana kalimat penjelas berdasarkan LKPD.

55. Seorang guru kelas III sedang menilai hasil wawancara siswa secara tertulis berdasarkan KD 4.5 Menyajikan hasil wawancara tentang cara-cara perawatan tumbuhan dan hewan dalam bentuk tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efeklif. Salah satu indikator penilaian yang tepat adalah ...
a. Penampilan
b. Ketepatan menggunakan kalimat efektif
c. Ketepatan narasumber
d. Ketepatan intonasi
e. Keluasan informasi
Jawaban: B
Pembahasan:
Salah satu indikator penilaian yang tepat untuk KD 4.5 Menyajikan hasil wawancara tentang cara-cara perawatan tumbuhan dan hewan dalam bentuk tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efeklif adalah ketepatan menggunakan kalimat efektif.

56. PTK terkait bagian siapa, dimana, kapan, dan bagaimana terletak pada bab …
a. Bab III materi 1
b. Bab III materi 2
c. Bab IV materi 1
d. Bab IV materi 2
e. Bab I materi 2
Jawaban: A
Pembahasan:
Contoh format laporan PTK:
Halaman Judul
Halaman Pengesahan
Abstrak
Kata Pengantar
Dartar Isi
Daftar Tabel
Daftar Gambar
Daftar Lampiran
Bab I Pendahuluan
A. Masalah dan latar belakang masalah Uraikan secara lugas masalah yang ingin ditanggulangi, penyebab timbulnya masalah tersebut, dan tingkat masalah yang ingin ditanggulangi oleh peneliti.
B. Rumusan masalahUraikan secara singkat bentuk tindakan yang akan diambil (misal: mengapa berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi/ TIK?), argumentasi teoretik dan/atau empirik pemilihan tindakan, dan rumuskan hipotesis tindakan sebagai landasan tindakan yang digunakan (bila dipandang memungkinkan).
C. Tujuan penelitianUraikan hasil penelitian yang diharapkan (anticipated results) dari penelitian ini.
D. Ruang Lingkup PenelitianSebutkan lingkup atau batas- batas tindakan yang akan diambil peneliti.
E. Manfaat penelitianUraikan secara jelas manfaat hasil penelitian bagi sekolah (misalnya: pengembangan kurikulum, kebijakan, guru, maupun siswa, dsb.)
Bab II Pembahasan, Kerangka Pikir, dan Hipotesis
A. Pembahasan, uraikan dengan seksama dan deskriktif variabel penelitian anda (Uraikan variabel X dan Y)
B. Kerangka pikir, adalah sintaks dari hasil analisa variabel penelitian yang berbentuk skema yang menghasilkan sebuah pernyataan
C. Hipotesis, berisi dugaan sementara calon peneliti terkait variabel penelitian yang biasanya ditandai dengan kalimat jika ... maka ...
Bab III Prosedur Penelitian Tindakan Kelas
A. Setting penelitian, sebutkan lokasi penelitian, waktu penyelenggaraan penelitian (misal: Semester I, II, bulan, tahun, dst.), dan karakteristik kelompok sasaran yang menjadi subjek penelitian, serta bentuk aktivitas penggunaan ICT dalam pembelajaran.
B. Prosedur Penelitian
1. Gambaran Umum Penelitian
Uraikan gambaran umum penelitian yang dilakukan termasuk jumlah dan prosedur siklus penelitian yang dilakukan.
2. Rincian Prosedur Penelitian
a. Persiapan Tindakan
Sebutkan persiapan apa saja yang dilakukan (seperti analisis diagnostik untuk menspesifikasi masalah dan rincian penyebab timbulnya masalah), pembuatan alatalat berbasis TIK dalam rangka tindakan, dan lain-lain yang terkait dengan pelaksanaan tindakan di kelas
b. Implementasi Tindakan
Deskripsikan tindakan yang akan diambil, skenario kerja tindakan, dan prosedur tidakan yang digunakan peneliti
c. Pemantauan dan Evaluasi
Uraikan Prosedur pemantauan dan evaluasi tindakan, alat- alat pemantauan dan evaluasi yang digunakan, beserta kriteria keberhasilan tindakannya
d. Analisis dan Refleksi
Uraikan prosedur analisis hasil pemantauan dan refleksi terhadap tindakan yang telah diambil, tim yang terlibat dalam analisis hasil pemantauan dan refleksi, kriteria dan rencana bagi tindakan daur ulang.
Bab IV: Hasil Penelitian dan Pembahasan
Sajikan hasil penelitian atau temuan setelah tindakan dilaksanakan dan penyajian temuan harus sesuai dengan masalah yang telah dirumuskan, dan dilakukan pembahasan secara lengkap tentang temuan atau hasil PTK tersebut. Pembahasan hendaknya memberikan penjelasan tentang kegagalan maupun keberhasilan penerapan TIK dalam pembelajaran, tentu bila salah satu atau keduanya ada, suatu tindakan.
Bab V: Simpulan dan Saran
A. Simpulan
Simpulkan hasil penelitian yang diperoleh secara lengkap, sesuai dengan masalah yang diteliti
B. Saran-saran dan rekomendasi
Ajukan saran- saran untuk penerapan hasil penelitian dan kemungkinan penelitian lebih lanjut dimasa mendatang

57. Hasil belajar harus segera diberitahukan, jangan ditunda. Hasil belajar juga harus segera diberikan feedback, jika salah dibetulkan, jika benar diberi reinforcement. Langkah tersebut merupakan penerapan pembelajaran dari teori belajar ...
a. Bruner
b. Thorndike
c. Bandura
d. Skinner
e. Vigotsky
Jawaban: D
Pembahasan:
Bruner: belajar melalui penemuan (enaktif, ikonik, simbolik)
Thorndike: belajar melalui kesiapan, latihan dan pengulangan
Bandura: belajar melalui meniru modeling
Skinner: belajar dengan penguatan (reinforcement) dan ganjaran
Vigotsky: ZPD, scafolding/bantuan belajar, dan interaksi sosial(kooperatif)

58. “Hebat Nak, tingkatkan prestasimu!”. Penguatan positif ini guru sampaikan terhadap siswa yang berprestasi. Tindakan guru tersebut sesuai dengan teori belajar yang dikemukakan oleh …
a. Bandura
b. Pavlov
c. Skinner
d. Thorndike
e. Maslow
Jawaban: C
Pembahasan:
- Bandura: meniru / modelling
- Pavlov: pembiasaan
- Skinner: penguatan / reinforcement
- Thorndike: kesiapan latihan dan pengulangan/drill
- Maslow: hirarki kebutuhan

59. Dalam suatu tujuan pembelajaran tertulis KD 3.1 Mencermati gagasan pokok dan gagasan pendukung yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual. Dengan indikator pencapaian kompetensi 3.1.1 Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks tulis. Maka rumusan tujuan pembelajaran berikut yang tepat adalah …
a. Siswa mampu mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung di setiap paragraf dengan benar
b. Setelah membaca teks tentang keragaman budaya, siswa mampu menyajikan gagasan pokok dan gagasan pendukung di setiap paragraf dari teks tersebut dalam bentuk peta pikiran dengan teliti
c. Siswa mampu menyajikan gagasan pokok dan gagasan pendukung di setiap paragraf
d. Setelah membaca teks tentang keragaman budaya, siswa mampu mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung di setiap paragraf dari teks tersebut dengan mandiri
e. Setelah membaca teks tentang keragaman budaya, siswa mampu menganalisis gagasan pokok dan gagasan pendukung di setiap paragraf dari teks tersebut
Jawaban: D
Pembahasan:
Dalam merumuskan tujuan pembelajaran diusahakan harus memuat 4 hal yang biasa dikenal dengan singkatan ABCD.
A (audience) yaitu siswa atau peserta didikB (behavior) yaitu kemampuan yang akan dicapai setelah mengikuti pembelajaran
C (condition) yaitu aktivitas yang akan dilakukan dalam pembelajaran
D (degree) yaitu tingkatan atau perilaku yang diharapkan
Dalam menentukan tujuan , selain memperhatikan ABCD juga perlu memperhatikan KKO nya. Dalam indikator 3.1.1 Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks tulis. Mengidentifikasi merupakan C1 maka pada tujuan pembelajaran juga bisa menggunakan C1.
A = Siswa
B = mampu mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung di setiap paragraf dari teks tersebut
C = Setelah membaca teks tentang keragaman budaya
D = dengan mandiri.

60. Suatu perangkat pembelajaran berisi:
- Identitas (satuan pendidikan, mata pelajaran, kelas/semester, tahun pelajaran)
- Format isian (tema, sub tema, pembelajaran ke alokasi waktu, dan bulan yang terinci per minggu, dan keterangan yang diisi pelaksanaan pembelajaran berlangsung).
Perangkat pembelajaran yang sesuai dengan isian di atas yaitu …
a. Program tahunan
b. Program semester
c. Silabus
d. RPP
e. Analisis butir soal
Jawaban: B
Pembahasan:
Program semester berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam semester tersebut. Pada umumnya program semester ini berisikan:
- Identitas (satuan pendidikan, mata pelajaran, kelas/semester, tahun pelajaran).
- Format isian (tema, sub tema, pembelajaran ke alokasi waktu, dan bulan yang terinci per minggu, dan keterangan yang diisi pelaksanaan pembelajaran berlangsung).

61. Seorang guru SD kelas 4 dalam muatan pembelajaran PPKn memulai pembelajaran dengan menyampikan beberapa penjelasan berdasar pokok-pokok materi pembelajaran. Lalu membentuk kelompok untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran, setelah selesai tugasnya siswa melaporkan hasil diskusi kelompoknya. Selesai presentasi siswa diberi hadiah sebagai penghargaan atas keberhasilannya. Guru tersebut menerapkan model pembelajaran ...
a. Kontekstual
b. Direct
c. Berbasis masalah
d. Kooperatif
e. Berbasis project
Jawaban: D
Pembahasan:
Guru SD kelas 4 yang memulai pembelajaran dengan menyampikan penjelasan berdasar pokok-pokok materi pembelajaran, membentuk kelompok untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran, dan melaporkan hasil diskusi kelompoknya ini menerapkan model pembelajaran kooperatif. Pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran PPKn mengajarkan kepada peserta didik keterampilan kewarganegaraan (civic skills).

62. Seorang guru PPKn SD dalam mengembangkan evaluasi hasil belajar akan melaksanakan tes subsumatif, mengembangkan tes kinerja, melakukan obervasi aktivitas siswa, memberi tugas kelompok dan individu. Evaluasi yang dilakukan guru dengan melakukan kegiatan seperti itu dalam pembelajaran, dikenal dengan …
a. Evaluasi akhir semester
b. Evaluasi proses dan hasil
c. Evaluasi dalam proses
d. Authentic assessment
e. Evaluasi hasil belajar
Jawaban: D
Pembahasan:
Seorang guru PPKn SD dalam mengembangkan evaluasi hasil belajar, melaksanakan subsumatif, mengembangkan tes kinerja, melakukan obervasi aktivitas siswa, memberi tugas kelompok dan individu, Evaluasi dalam pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru, dikenal dengan authentic assessment.

63. Guru harus bertindak sesuai norma agama, sosial, hukum, kebudayaan nasional serta menampilkan diri sebagai pribadi yang memiliki akhlak mulia dan teladan bagi peserta dan masyarakat, hal tersebut merupakan bagian dari kompetensi ...
a. Pedagogik
b. Kepribadian
c. Profesional
d. Sosial
e. Budaya
Jawaban: B
Pembahasan:
Empat kompetensi guru:
- Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman guru terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.
- Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia.
- Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.
- Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya.

64. Bu Rumini melaksanakan pembelajaran yang mengakomodasi semua anggota kelompok mengungkapkan pendapat, ide, dan tanggapan terhadap skenario secara bebas, sehingga dimungkinkan muncul berbagai macam alternatif pendapat. Kegiatan yang dilakukan Bu Rumini tersebut merupakan implementasi model pembelajaran ...
a. Project based learning
b. Inquiry learning
c. Discovery learning
d. Problem based learning
e. Contekstual learning
Jawaban: D
Pembahasan:
Yang dilakukan ibu Rumini merujuk pada problem based learning karena beliau mengorientasikan siswa ke masalah tertentu dan diharapkan memperoleh beberapa alternatif pendapat dari masalah yang diberikan.

65. Untuk meningkatkan kemampuan siswa memecahkan masalah lingkungan, Ibu Mola menugaskan siswanya membuat karya dari sampah organik. Ia merencanakan untuk menilai hasil karya siswa berdasarkan kegunaan, nilai jual, dan keindahan. Teknik penilaian yang sebaiknya ia lakukan adalah ...
a. Tes lisan
b. Penilaian praktik
c. Penilaian produk
d. Portofolio
e. Tes sumatif
Jawaban: C
Pembahasan:
- Tes lisan adalah suatu bentuk tes yang menuntut respon dari peserta didik dalam bentuk bahasa lisan.
- Penilaian praktik (kinerja) adalah penilaian yang menuntut respon berupa keterampilan melakukan suatu aktivitas sesuai dengan tuntutan kompetensi.
- Penilaian produk adalah penilaian terhadap keterampilan peserta didik dalam mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki ke dalam wujud produk dalam waktu tertentu.
- Penilaian portofolio merupakan teknik untuk melakukan penilaian terhadap aspek keterampilan yang merupakan kumpulan sampel karya terbaik KI-4.
- Tes sumatif yaitu tes yang diberikan setelah sekumpulan satuan program pembelajaran selesai diberikan.

66. Kegiatan pembelajaran yang dirancang dalam bentuk permainan tebak-tebakan yang dilakukan dengan gerakan yang menantang kemampuan peserta didik merupakan salah satu strategi untuk mengaktifkan kecerdasan ...
a. Logis matematis
b. Verbal linguistik
c. Visual spasial
d. Kinestetik
e. Naturalis
Jawaban: D
Pembahasan
Pembelajaran di kelas yang dapat mengaktifkan kecerdasan kinestetik antara lain:
a. Respon tubuh, peserta didik menanggapi pelajaran menggunakan tubuh sebagai media respon misalnya mengangkat tangan, mengangguk, atau tersenyum jika memahami penjelasan guru.
b. Teater kelas, peserta didik memerankan teks, soal, atau materi lain yang harus dipelajari dengan mendramakan isinya.
c. Konsep kinestetik, permainan tebak–tebakan yang dilakukan dengan gerakan yang menantang kemampuan peserta didik untuk mengungkapkan pengetahuan dengan cara tidak konvensional.
d. Hands on thinking, memberi kesempatan peserta didik untuk memanipulasi obyek atau menciptakan sesuatu dari tangan mereka dengan membuat patung, kolase, atau bentuk kerajinan lain.
e. Peta tubuh, tubuh manusia dapat digunakan sebagai alat pedagogis yang berguna, misal jari untuk menghitung, dengan menggunakan gerakan fisik akan menginternalisasikan gagasan.

67. Pada akhir pembelajaran, Pak Ihlan Sutari meminta peserta didik untuk mendemonstrasikan tugas belajar yang telah diberikan dengan tujuan agar peserta didik tersebut mengaplikasikan kemampuan keterampilan yang dimilikinya dan guru dapat menilai kompetensinya. Instrumen yang dapat dipilih oleh Pak Ihlan Sutari untuk merekam hasil belajar adalah …
a. Daftar cek (check list)
b. Benar salah (true false)
c. Pilihan ganda (multiple choice)
d. Menjodohkan (matching)
e. Jawaban bebas (completion test)
Jawaban: A
Pembahasan:
Secara umum, tes dapat dikelompokkan ke dalam bentuk tes penampilan atau unjuk kerja (performance test), tes lisan (oral test), dan tes tulis (written test). Instrumen yang dapat digunakan untuk merekam hasil belajar pada penilaian kinerja antara lain: daftar cek (check list), catatan anekdot/narasi, dan skala penilaian (rating scale).

68. Untuk mengukur hasil belajar peserta didik dapat digunakan tes bentuk uraian atau objektif. Kedua macam bentuk tes ini memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan. Salah satu kelebihan tes uraian dibandingkan tes objektif adalah …
a. Tingkat validitas tinggi
b. Mengukur kemampuan yang lebih kompleks
c. Tingkat reliabilitas tinggi
d. Lingkup materi lebih luas
e. Informasi hasil tes lebih cepat
Jawaban: B
Pembahasan:
Kelebihan tes bentuk uraian:
1. Mengembangkan kemampuan dalam menyusun kalimat yang baik.
2. Menjawab soal dengan ekspresi pikiran tanpa menebak.
3. Mengukur kemampuan yang lebih kompleks.
4. Mengembangkan daya nalar peserta tes.
5. Mengembangkan dan menyusun soal relatif mudah.
6. Memudahkan dalam melacak proses berpikir peserta tes berdasarkan jawaban yang diberikan.

69. Pada proses pembelajaran, guru memberikan hadiah atau pujian kepada siswa yang berhasil menjawab atau menyelesaikan satu soal. Tindakan yang dilakukan oleh guru merupakan salah satu contoh penerapan teori belajar …
a. Clasical conditioning
b. Connectionism
c. Constructivism
d. Behaviorism
e. Kognitivisme
Jawaban: B
Pembahasan:
Tindakan yang dilakukan oleh guru merupakan salah satu contoh penerapan teori belajar connectionism. Karena dengan adanya pemberian hadiah atau pujian, motivasi siswa untuk belajar akan lebih kuat.

70. Salah satu tahapan dalam siklus PTK (penelitian tindakan kelas) adalah menyusun apa yang akan dilakukan untuk mengatasi/memberi solusi dari permasalahan tersebut. Hal ini mencakup segala keperluan pelaksanaan PTK, mulai dari materi/bahan ajar, rencana pengajaran yang mencakup metode/teknik mengajar, serta teknik atau instrumen observasi/evaluasi. Tahapan ini adalah ...
a. Planning
b. Implementing
c. Observing
d. Reflecting
e. Controlling
Jawaban: A
Pembahasan:
Masing-masing tahapan siklus penelitian tindakan kelas dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Tahap Perencanaan (Planning)
Pada tahap ini, peneliti menjelaskan tentang apa (what), mengapa (why), dimana (where), kapan (when), dan bagaimana (how) penelitian dilakukan. Penelitian tindakan kelas sebaiknya dilakukan secara kolaboratif, sehingga menghindarkan unsur subjektivitas. Di dalam tahap perencanaan, peneliti juga perlu menjelaskan persiapan-persiapan pelaksanaan penelitian, seperti rencana pelaksanaan pembelajaran dan instrumen pengamatan (observasi).
2. Tahap Pelaksanaan (Acting)
Pada tahap pelaksanaan, dilakukan kegiatan implementasi atau penerapan perencanaan tindakan. Di dalam kegiatan implementasi ini, maka guru (peneliti) harus mentaati perencanaan yang telah disusun. Kegiatan ini penting karena tujuan penelitian tindakan kelas adalah untuk memperbaiki proses pembelajaran.
3. Tahap Pengamatan (Observing)
Pada tahap pengamatan terdapat dua kegiatan yang akan diamati, yaitu kegiatan belajar peserta didik dan kegiatan pembelajaran.
4. Tahap Refleksi (Reflecting)
Kegiatan refleksi dilaksanakan ketika kolaborator sudah selesai melakukan pengamatan terhadap peneliti dalam melaksanakan pembelajaran. Kegiatan ini dapat berupa diskusi hasil pengamatan yang dilakukan oleh kolaborator dengan guru pelaksana (peneliti).

71. Perhatikan langkah langkah pembelajaran sebagai berikut!
1) Menguji hasil
2) Pertanyaan mendasar
3) Pemberian rangsangan (stimulation)
4) Mendesain perencanaan produk
5) Memonitor keaktifan dan perkembangan proyek
6) Menyusun jadwal pembuatan
7) Evaluasi pengalaman belajar
8) Orientasi masalah
Urutan langkah project based learning adalah ...
a. 8-4-6-5-1-7
b. 3-4-6-5-1-7
c. 2-4-6-5-1-7
d. 8-6-4-5-1-7
e. 3-6-4-5-1-7
Jawaban: C
Pembahasan:
Urutan langkah project based learning adalah 2-4-6-5-1-7.

72. Tindakan yang dilakukan guru agar hasil pembelajaran yang telah dicapai siswa dapat bertahan lama dalam ingatan siswa menurut Gagne adalah ...
a. Merangsang kemampuan yang telah dimiliki siswa untuk pembelajaran berikutnya
b. Membimbing siswa saat melakukan diskusi
c. Memberikan kesempatan pada siswa untuk memeriksa hasil belajar yang telah dicapainya.
d. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk presentasi hasil kerja kelompok
e. Meminta peserta didik melakukan praktek dan penggunaan kemampuan yang baru diberikan melalui projek
Jawaban: E
Pembahasan:
Menurut Gagne, ada 4 fase dalam proses belajar, yaitu:
a. Fase penerimaan (Apprehending phase)
Pada fase ini, rangsang diterima oleh seseorang yang belajar. Ini ada beberapa langkah. Pertama timbulnya perhatian, kemudian penerimaan, dan terakhir adalah pencatatan (dicatat dalam jiwa tentang apa yang sudah diterimanya).
b. Fase penguasaan (Acquisition phase)
Pada tahap ini akan dapat dilihat apakah seseorang telah belajar atau belum. Orang yang telah belajar akan dapat dibuktikannya dengan memperlihatkan adanya perubahan pada kemampuan atau sikapnya.
c. Fase pengendapan (Storage phase)
Sesuatu yang telah dimiliki akan disimpan agar tidak cepat hilang sehingga dapat digunakan bila diperlukan. Fase ini berhubungan dengan ingatan dan kenangan.
d. Fase pengungkapan kembali (Retrieval phase)
Apa yang telah dipelajari, dimiliki, dan disimpan (dalam ingatan) dengan maksud untuk digunakan (memecahkan masalah) bila diperlukan. Jika kita akan menggunakan apa yang disimpan, maka kita harus mengeluarkannya dari tempat penyimpanan tersebut, dan inilah yang disebut dengan pengungkapan kembali
Implikasi dalam pembelajaran sesuai teori Gagne:
1. Mengontrol perhatian siswa.
2. Memberikan informasi kepada siswa mengenai hasil belajar yang diharapkan guru.
3. Merangsang dan mengingatkan kembali kemampuan-kemampuan siswa.
4. Penyajian stimulus yang tak bisa dipisah-pisahkan dari tugas belajar.
5. Memberikan bimbingan belajar.
6. Memberikan umpan balik.
7. Memberikan kesempatan pada siswa untuk memeriksa hasil belajar yang telah dicapainya.
8. Memberikan kesempatan untuk berlangsungnya transfer of learning.
9. Memberikan kesempatan untuk melakukan praktek dan penggunaan kemampuan yang dimiliki peserta didik

73. Tindakan guru yang tepat dalam mengembangkan kemampuan akomodasi menurut Jean Piaget adalah ...
a. Meminta siswa membandingkan sifat zat pada dengan sifat zat cair
b. Meminta siswa menyelesaikan masalah luas tanah berbentuk segitiga setelah mempelajari konsep luas segitiga
c. Meminta siswa menghitung penjumlahan bilangan 10-20 setelah belajar penjumlahan bilangan 1-10
d. Setelah siswa mengamati hewan berkaki 2 yaitu ayam dan burung, siswa di minta menganalisis ciri bebek dan angsa
e. Siswa yang sudah belajar luas persegi panjang maka dia bisa menghitung luas sawah berbentuk persegi panjang dengan panjang dan lebarnya
Jawaban: A
Pembahasan:
1) Asimilasi.
Asimilasi adalah proses kognitif dimana seseorang mengintegrasikan persepsi, konsep atau pengalaman baru kedalam skema atau pola yang sudah ada dalam pikirannya. Misalkan siswa yang sudah belajar luas persegi panjang maka dia bisa menghitung luas sawah berbentuk persegi panjang dengan panjang dan lebarnya
2) Akomodasi.
Akomodasi adalah pembentukan skema baru atau mengubah skema lama sehingga cocok dengan rangsangan yang baru, atau memodifikasi skema yang ada sehingga cocok dengan rangsangan yang ada. Misalkan siswa menguasai luas persegi panjang, kemudian guru memberikan pembelajaran luas lingkaran dengan mengaitkan dengan luas persegi panjang. Dan akhirnya siswa bisa menguasai luas lingkaran dengan pendekatan persegi panjang.
3) Ekuilibrasi.
Ekuilibrasi adalah keseimbangan antara asimilasi dan akomodasi sedangkan diskuilibrasi adalah keadaan dimana tidak seimbangnya antara proses asimilasi dan akomodasi, ekuilibrasi dapat membuat seseorang menyatukan pengalaman luar dengan struktur dalamnya.

74. Perilaku yang terlihat pada Yani yang sedang memasuki tahap sensorimotor adalah ...
a.Yani akan menunjuk pada seekor ayam yang ada di depannya, ketika ibunya mengatakan ayam kepadanya
b. Yani berteriak-teriak memanggil ibunya ketika ada tukang es krim lewat
c. Yani selalu menangis apabila diberikan makanan yang tidak disukainya
d. Yani menangis sambil memukul-mukul tembok, ketika apa yang diinginkan tidak terpenuhi
e. Yani akan membantu ibunya apabila ibunya terlihat kelelahan
Jawaban: A
Pembahasan:
Tahap sensorimotor dapat dicontohkan pada perilaku Yani akan menunjuk pada seekor ayam yang ada di depannya, ketika ibunya mengatakan ayam kepadanya.

75. Berikut tahapan dalam penilaian:
1) Menentukan materi pengajaran
2) Menyusun soal ujian
3) Membentuk jadwal penyusunan ujian
4) Mengaitkan komponen-komponen materi pengajaran
5) Menyiapkan langkah-langkah tindak lanjut
6) Mengidentifikasi kompetensi dasar yang belum tercapai ketuntasannya
7) Menentukan aspek dan tahapan penguasaan
Prosedur yang dilakukan untuk memastikan bahwa penilaian formatif berjalan efektif adalah …
a. 1-4-3-6-2
b. 3-1-7-4-6
c. 1-7-4-2-5
d. 6-1-5-3-2
e. 3-6-2-7-4
Jawaban: C
Pembahasan:
- Prosedur yang dilakukan untuk memastikan bahwa penilaian formatif berjalan efektif:
- Menentukan materi pengajaran
- Menentukan aspek dan tahapan penguasaan
- Mengaitkan komponen-komponen materi pengajaran
- Menyusun soal ujian
- Menyiapkan langkah-langkah tindak lanjut

76. Program remedial dapat dilaksanakan melalui bimbingan secara perorangan bila ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan yang berbeda-beda sehingga memerlukan bimbingan secara individual. Bimbingan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat ...
a. Kelemahan yang dialami oleh peserta didik
b. Keberhasilan yang dialami oleh peserta didik
c. Keterbatasan yang dialami oleh peserta didik
d. Kesulitan yang dialami oleh peserta didik
e. Kesalahan
Jawaban: D
Pembahasan:
Apabila ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan yang berbeda-beda sehingga memerlukan bimbingan secara individual, maka bimbingan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kesulitan yang dialami oleh peserta didik.

77. Seorang guru akan menyampaikan materi baru dalam kelas yang dia miliki. Sebelum memulai proses belajar mengajar, guru tersebut memastikan siswanya siap untuk mengikuti pembelajaran yang akan disampaikannya dengan memberikan aktivitas yang menarik perhatian siswanya agar dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Langkah yang dilakukan guru tersebut termasuk salah satu penerapan dari teori belajar ...
a. Bruner
b. Thorndike
c. Bandura
d. Skinner
e. Vigotsky
Jawaban: B
Pembahasan:
Bruner: belajar melalui penemuan (enaktif, ikonik, simbolik)
Thorndike: belajar melalui kesiapan, latihan dan pengulangan
Bandura: belajar melalui meniru modeling
Skinner: belajar dengan penguatan (reinforcement) dan ganjaran
Vigotsky: ZPD, scafolding/bantuan belajar, dan interaksi sosial(kooperatif)

78. Urutan langkah-langkah pembelajaran yang dimulai dari penggunaan objek langsung, diikuti dengan barang tiruan atau gambar, dan diakhiri dengan penggunaan simbol, merupakan pandangan dari teori ...
a. Piaget
b. Bruner
c. Ausubel
d. Van Hiele
e. Edgar Dale
Jawaban: B
Menurut Jerome Brunner, proses belajar yang terbagi menjadi tiga tahapan, yakni:
- Tahap enaktif; dalam tahap ini peserta didik di dalam belajarnya menggunakan atau memanipulasi obyek-obyek secara langsung.
- Tahap ikonik; peserta didik tidak memanipulasi langsung objek-objek, melainkan sudah dapat memanipulasi dengan menggunakan gambaran dari objek. Pengetahuan disajikan oleh sekumpulan gambar-gambar yang mewakili suatu konsep.
- Tahap simbolik; tahap ini anak memanipulasi simbol-simbol secara langsung dan tidak
ada lagi kaitannya dengan objek-objek.

79. Tujuan pembelajaran yang tepat pada indikator pencapaian Kompetensi “Menyebutkan keragaman budaya, etnis, dan agama dari teman-teman di kelas sebagai identitas bangsa Indonesia” adalah …
a. Setelah membaca teks tentang keragaman budaya, siswa mampu mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung keragaman budaya, etnis, dan agama di setiap paragraf dari teks tersebut dengan mandiri
b. Setelah wawancara sederhana, siswa mampu menyebutkan keragaman budaya, etnis, dan agama dari teman-teman di kelas sebagai identitas bangsa Indonesiadengan lengkap
c. Setelah membaca teks tentang keragaman budaya, siswa mampu menyajikan gagasan pokok dan gagasan pendukung di setiap paragraf dari teks tersebut dalam bentuk peta pikiran dengan teliti
d. Siswa mampu menyebutkan keragaman budaya, etnis, dan agama dari temanteman di kelas sebagai identitas bangsa Indonesia
e. Melalui peragaan tarian daerah, siswa mampu mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung tentang suku dan bahasa daerah
Jawaban: B
Pembahasan:
Setelah wawancara sederhana, siswa mampu menyebutkan keragaman budaya, etnis, dan agama dari teman-teman di kelas sebagai identitas bangsa Indonesia dengan tepat.
Rumusan tujuan pembelajaran:
Audience: siswa
Behavior: mampu menyebutkan keragaman budaya, etnis, dan agama dari teman-teman di kelas sebagai identitas bangsa Indonesia
Condition: Setelah wawancara sederhana
Degree: dengan tepat

80. Keterampilan melukis dengan cat air, algoritma pembagian seluruh bilangan, teknik wawancara merupakan contoh dari dimensi pengetahuan …
a. Faktual
b. Konseptual
c. Prosedural
d. Metakognitif
e. Afektif
Jawaban: C
Pembahasan:
Pengetahuan prosedural: pengetahuan tentang bagaimana (cara) melakukan sesuatu, mempraktekkan metode-metode penelitian, dan kriteria-kriteria untuk menggunakan keterampilan, algoritma, dan metode.
Contoh:
Keterampilan melukis dengan cat air, algoritma pembagian seluruh bilangan, teknik wawancara, penerapan metode ilmiah dalam pembelajaran, kriteria untuk menentukan kapan harus menerapkan prosedur hukum newton, kriteria yang digunakan untuk menilai fisibilitas metode.

81. Pak Parjo adalah guru olah raga, pagi ini dia mengajarkan kepada peserta didiknya dengan memberikan contoh teknik melempar bola basket ke ring. Setelah itu guru menutup pembelajaran dengan meminta siswa untuk melempar bola basket ke arah ring dari jarak tertentu. Hal tersebut merupakan bentuk kegiatan pembelajaran yang mengukur ...
a. Presisi
b. Naturalisasi
c. Imitasi
d. Artikulasi
e. Manipulasi
Jawaban: C
Pembahasan:
Hal tersebut merupakan bentuk kegiatan pembelajaran yang mengukur imitasi.

82. Joko kedapatan oleh Bu Ani sedang menyontek pada saat ulangan berlangsung. Supaya tidak terjadi penyimpangan lebih lanjut, bu Ani memperingatkan Joko, jenis pengendalian yang dilakukan bu Ani terhadap Joko adalah …
a. Hukuman penjara
b. Teguran
c. Cemoohan
d. Gosip
e. Desas-desus
Jawaban: B
Pembahasan:
Jenis pengendalian yang dilakukan bu Ani terhadap Joko supaya tidak terjadi penyimangan lebih lanjut adalah teguran.

83. Perencanaan pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan peserta didik secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan dihubungkan dengan situasi kehidupan sehari-hari sehingga mendorong peserta didik dapat menerapkan dalam kehidupan mereka, pilihan strategi pembelajaran yang tepat yaitu …
a. Kooperatif
b. Inkuiri
c. Problem solving
d. Discovery
e. Kontekstual
Jawaban: E
Pembahasan:
Model-model pembelajaran dan karateristiknya:
- Kooperatif adalah suatu strategi pembelajaran yang terstruktur secara sistematis di mana siswa-siswa bekerjasama dalam kelompok-kelompok kecil dengan anggota antara empat sampai lima orang secara heterogen untuk mencapai tujuan-tujuan bersama.
- Problem solving merupakan kerangka konseptual tentang proses pembelajaran yang menggunakan masalah-masalah riil dalam kehidupan nyata (otentik), bersifat tidak tentu, terbuka dan mendua untuk merangsang dan menantang siswa berpikir kritis untuk memecahkannya.
- Inkuiri adalah proses untuk memperoleh dan mendapatkan informasi dengan melakukan observasi atau eksperimen guna mencari jawaban maupun memecahkan masalah terhadap pertanyaan atau rumusan masalah dengan menggunakan berpikir kritis dan logis.
- Discovery learning adalah model pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif untuk mencari dan menyelidiki suatu permasalahan sehingga siswa dapat menyimpulkan konsep dari pembelajaran yang telah dipelajari.
- Kontekstual adalah konsep belajar yang mengaitkan antara materi yang diajarkan-nya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari.

84. Guru menguasai bidang keilmuan lain yang menunjang proses pembelajaran adalah kompetensi ...
a. Pedagogik
b. Profesional
c. Kepribadian
d. Sosial
e. Budaya
Jawaban: A
Pembahasan:
Empat kompetensi guru:
- Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman guru terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.
- Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia.
- Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.
- Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya.

85. Menurut teori ini, peranan guru dalam pembelajaran adalah sebagai fasilitator, motivator, dan memberikan kesadaran mengenai makna kehidupan pada siswa. Teori belajar ini berusaha memahami perilaku belajar dari sudut pandang pelakunya bukan dari sudut pandang pengamatnya. Teori belajar ini adalah …
a. Humanistik
b. Konstruktivisme
c. Kognitivisme
d. Nativisme
e. Behaviorisme
Jawaban: A
Pembahasan:
Menurut teori belajar humanistik, belajar adalah proses memanusiakan manusia, di mana seorang individu dapat mengaktualisasikan dan menggali potensi diri untuk di terapkan dalam lingkungan. Proses belajar yang humanistik ini menitik pada kebebasan setiap individu, pada peran ini mengedepankan kognitif dan afektif dalam memengaruhi prosesnya.

86. Perhatikan langkah pembelajaran berikut!
1) Pemberian rangsangan (stimulation)
2) Orientasi peserta didik pada masalah
3) Pengolahan data (data processing)
4) Pembuktian (verification)
5) Pertanyaan mendasar
6) Pernyataan/identifikasi masalah (problem statement)
7) Pengumpulan data (data collection)
8) Menarik simpulan/ generalisasi (generalization)
Urutan langkah discovery learning adalah ...
a. 1-6-7-3-4-8
b. 2-6-7-3-4-8
c. 5-6-7-3-4-8
d. 5-6-7-4-3-8
e. 1-6-7-4-3-8
Jawaban: A
Pembahasan:
Urutan langkah discovery learning adalah 1-6-7-3-4-8.

87. Bentuk kegiatan pembelajaran yang dapat dilakukan guru pada materi sejarah agar peserta didik mendapatkan pengalaman belajar bermakna menurut Edgar Dale adalah ...
a. Meminta peserta didik menonton televisi tentang tempat tempat sejarah
b. Mengajak peserta didik untuk menonton pameran museum
c. Meminta peserta didik membaca buku di perpustakaan untuk menggali materi sejarah yang di ajaran
d. Mengajak peserta didik melakukan karya wisata ke tempat tempat bersejarah
e. Menggunakan media gambar yang menarik tentang tempat tempat bersejarah dan peninggalannya
Jawaban: D
Pembahasan:
Menurut Edgar Dale, agar peserta didik mendapatkan pengalaman belajar bermakna maka harus melakukan sesuatu hal yang nyata, contohnya yaitu mengajak peserta didik melakukan karya wisata ke tempat tempat bersejarah.

88. Siswa ketika ditanya berapa hasil 10 + 30 ternyata tidak bisa, namun ketika diminta untuk menjumlahkan 10 lidi dan 30 lidi ternyata mereka bisa menjawab 40 lidi. Menurut Piaget tahap perkembangan siswa tersebut adalah ...
a. Sensorimotorik
b. Operasional konkret
c. Operasional formal
d. Praoperasional
e. Prakonvensional
Jawaban: B
Pembahasan:
Piaget membagi tahap-tahap perkembangan kognitif menjadi empat, yaitu:
a. Tahap sensorimotorik (umur 0-2 tahun)
Ciri pokok perkembangan berdasarkan tindakan, dan dilakukan selangkah demi selangkah. Pada tahap ini, bayi menyusun pemahaman dunia dengan mengordinasikan pengalaman indera (sensory) mereka (seperti melihat dan mendengar) dengan gerakan (otot) mereka (menggapai, menyentuh)-oleh karena itu disebut sebagai
b. Tahap praoperasional (umur 2-7/8 tahun)
Ciri pokok perkembangan pada tahap ini adalah penggunanaan simbol atau tanda bahasa, dan mulai berkembangnya konsep-konsep intuitif. Pemikiran pra-operasional di bagi menjadi 2 subtahap: fungsi simbolis dan pemikiran. Contoh menulis huruf, mencoret coret.
c. Tahap Operasional Konkret (usia 7 – 11)
Pemikiran operasional konkret mencakup penggunaan operasi. Penalaran logika matematika menggantikan penalaran intuitif, tetapi hanya dalam situasi konkret. Misalnya, siswa belajar berhitung dengan benda benda kongkret misal kaki kambing, dll
d Tahap operasional formal (umur 11/12-18 tahun)
Pada tahap ini, individu sudah mulai memikirkan pengalaman di luar pengalaman konkret, dan memikirkannya secara lebih abstrak, idealis, dan logis. Pemikir operasional formal dapat memecahkan persoalan ini walau problem ini hanya disajikan secara verbal tanpa benda konkret.

89. Penilaian yang dilakukan pada setiap akhir satu satuan waktu yang di dalamnya terdapat lebih dari satu pokok bahasan, dan dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana peserta didik telah dapat berpindah dari satu unit ke unit berikutnya disebut dengan ...
a. Penilaian formatif
b. Penilaian sumatif
c. Penilaian diagnostik
d. Penilaian authentic
e. Penilaian kognitif
Jawaban: B
Pembahasan:
- Penilaian formatif: Penilaian hasil belajar yang bertujuan mengetahui sudah sejauh mana peserta didik “telah terbentuk” (sesuai dengan pengajaran yang telah ditentukan) setelah mereka mengikuti proses pembelajaran dalam jangka waktu tertentu, biasanya dalam satu pokok bahasan.
- Penilaian sumatif: Penilaian yang dilakukan pada setiap akhir satu satuan waktu yang di dalamnya terdapat lebih dari satu pokok bahasan, dan dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana peserta didik telah dapat berpindah dari satu unit ke unit berikutnya.
- Penilaian diagnostik: Penilaian yang bertujuan untuk mengetahui kelemahan-kelemahan siswa serta faktor-faktor penyebabnya.

90. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Mengungkapkan daya ingat atau pemahaman testee terhadap materi pelajaran, juga untuk mengungkapkan kemampuan dalam memahami berbagai macam konsep berikut aplikasinya
2) Representatif mewakili materi, memungkinkan menjadi lebih obyektif dalam mengoreksi menjadi lebih mudah, pengoreksi dapat dibantu orang atau dengan jasa komputer dan butir-butir soal lebih mudah dianalisis.
3) Laksanakan scoring pada setiap jawaban testee dengan memperhatiakan kelengkapan jawaban, kelancaran dalam mengemukakan jawaban dan kebenaran jawaban serta kemampuan dalam mempertahankan pendapat atau jawaban
4) Memberikan penjelasan, komentar, penafsiran, dsb
Sesuai pernyataan hal yang tercakup dalam karakteristik subjektive test adalah ...
a. 1 dan 3
b. 2 dan 4
c. 1 dan 4
d. 1 dan 3
e. 1 dan 2
Jawaban: C
Pembahasan:
Tes subjektif merupakan sejenis tes kemajuan belajar yang memerlukan jawaban yang bersifat pembahasan atau uraian kata-kata. Sesuai pernyataan hal yang tercakup dalam karakteristik subjektive test adalah nomor 1 dan 4.

91. Sekelompok peserta didik yang mempunyai minat tertentu diberi tugas untuk memecahkan permasalahan, membaca di perpustakaan terkait dengan KD yang dipelajari pada jam pelajaran sekolah atau di luar jam pelajaran sekolah. Pemecahan masalah yang diberikan kepada peserta didik dapat diminta untuk menyelesaikan sebuah proyek atau penelitian ilmiah.
Pernyataan diatas adalah pengertian pembelajaran pengayaan ...
a. Belajar kelompok, belajar mandiri, belajar berbasis teman
b. Belajar kelompok, belajar berbasis teman
c. Belajar kelompok
d. Belajar mandiri, belajar kurikulum
e. Belajar mandiri
Jawaban: C
Pembahasan:
- Belajar kelompok, yaitu sekelompok peserta didik yang memiliki minat tertentu diberikan pembelajaran bersama di dalam maupun luar jam pelajaran
- Belajar mandiri, yaitu secara mandiri peserta didik belajar mengenai sesuatu yang diminati
- Pembelajaran berbasis tema, yaitu memadukan kurikulum di bawah tema besar sehingga peserta didik dapat mempelajari hubungan antara berbagai disiplin ilmu
- Pemadatan kurikulum adalah pemberian pembelajaran hanya untuk kompetensi/materi yang belum diketahui peserta didik. Dengan demikian tersedia waktu bagi peserta didik untuk memperoleh kompetensi/materi baru, atau bekerja dalam proyek secara mandiri sesuai dengan kapasitas maupun kapabilitas masing-masing

92. Proses pembelajaran di mana guru dan teman sebaya yang lebih banyak pengetahuannya membantu individu yang lebih sedikit pengetahuannya untuk menuntaskan suatu masalah melampaui tingkat kemampuannya adalah bagian dari penerapan teori pembelajaran ...
a. Bruner
b. Thorndike
c. Vigotsky
d. Bandura
e. Skinner
Jawaban: C
Pembahasan:
Bruner: belajar melalui penemuan (enaktif, ikonik, simbolik)
Thorndike: belajar melalui kesiapan, latihan dan pengulangan
Vigotsky: ZPD, scafolding/bantuan belajar, dan interaksi sosial(kooperatif)
Bandura: belajar melalui meniru modeling
Skinner: belajar dengan penguatan (reinforcement) dan ganjaran
Scaffolding merupakan pemberian sejumlah bantuan kepada siswa selama tahap-tahap awal pembelajaran, kemudian mengurangi bantuan dan memberikan kesempatan untuk mengambil alih tanggung jawab yang semakin besar setelah ia dapat melakukannya. Bantuan tersebut dapat berupa petunjuk, dorongan, peringatan, menguraikan masalah ke dalam langkah-langkah pemecahan, memberikan contoh, dan tindakan-tindakan lain yang memungkinkan siswa itu belajar mandiri.

93. Dalam merancang silabus, alokasi waktu perlu diperhatikan. Alokasi waktu adalah jumlah waktu yang dibutuhkan untuk ketercapaian suatu kompetensi dasar tertentu. Untuk menentukan alokasi waktu tiap kompetensi dasar, hal yang tidak perlu diperhatikan adalah ...
a. Minggu efektif tiap semester
b. Alokasi waktu mata pelajaran
c. Pemilihan metode pembelajaran
d. Jumlah standar kompetensi-kompetensi dasar per semester
e. Tingkat kerumitan dan keluasan materi
Jawaban: C
Pembahasan:
Alokasi waktu adalah jumlah waktu yang dibutuhkan untuk ketercapaian suatu kompetensi dasar tertentu, dengan memperhatikan:
a) Minggu efektif per semester;
b) Alokasi waktu mata pelajaran;
c) Jumlah standar kompetensi-kompetensi dasar per semester;
d) Membagi alokasi waktu per jumlah SK-KD dengan memperhatikan tingkat kerumitan dan keluasan materi.

94. Silabus bermanfaat sebagai pedoman dalam mengembangkan pembelajaran seperti pembuatan rencana pembelajaran, pengelolaan kegiatan pembelajaran dan pengembangan sistem penilaian. Silabus merupakan sumber pokok dalam penyusunan rencana pembelajaran. Dalam pengembangan silabus perlu dipertimbangakan beberapa prinsip. Terdapat beberapa prinsip yang harus dijadikan dasar dalam pengembangan silabus, diantaranya ialah: ilmiah, relevan, sistematis, konsisten, aktual, memadai, fleksibel, dan menyeluruh. Prinsip ilmiah dalam pengembangan silabus maksudnya ...
a. Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spiritual peserta didik
b. Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara KD, indikator, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, serta teknik dan instrumen penilaian
c. Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi
d. Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan
e. Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar
Jawaban: D
Pembahasan:
Dalam pengembangan silabus perlu dipertimbangakan beberapa prinsip. Prinsip tersebut merupakan kaidah yang akan menjiwai proses pembelajaran. Terdapat beberapa prinsip yang harus dijadikan dasar dalam pengembangan silabus, di antaranya ialah:
1. Ilmiah
Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
2. Relevan
Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spiritual peserta didik.
3. Sistematis
Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi.
4. Konsisten
Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian.
5. Memadai
Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.
6. Aktual dan Kontekstual
Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi.
7. Fleksibel
Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat.
8. Menyeluruh
Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor).

95. Perhatikan kegiatan pembelajaran berikut!
1) Guru menunjukkan kepada peserta didik sebuah foto/gambar yang menunjukkan menumpuknya sampah di tepi jalan di tengah-tengah lingkungan padat penduduk seperti gambar diatas kemudian Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan gambar yang diamati.
2) Peserta didik menyajikan hasil pengolahan data dalam bentuk presentasi kelompok.
3) Peserta didik berdiskusi dalam kelompok mencari solusi terkait dengan masalah yang telah diidentifikasi.
4) Peserta didik diminta mempresentasikan hasil penyelidikan dan diskusi di depan kelas; dilanjutkan dengan penyamaan persepsi.
5) Guru membantu peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasikan pertanyaan/masalah yang akan dicari penyelesiaannya.
Bu Ratna akan melakukan pembelajaran KD 4.3 Menyajikan hasil penelusuran informasi tentang perkembangan penduduk dan dampaknya bagi lingkungan. Urutan langkah-langkah pendekatan model problem based learning yang dilakukan bu Ratna adalah …
a. 1, 5, 3, 4, dan 2
b. 1, 5, 2, 3, dan 4
c. 1, 5, 3, 2, dan 4
d. 1, 5, 2, 4, dan 3
e. 1, 2, 4, 3, dan 5
Jawaban: C
Pembahasan:
Urutan langkah-langkah pembelajaran Problem Based Learning yaitu:
a. Guru menunjukkan kepada peserta didik sebuah foto/gambar yang menunjukkan menumpuknya sampah di tepi jalan di tengah-tengah lingkungan padat penduduk seperti gambar diatas kemudian Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan gambar yang diamati. (Orientasi peserta didik pada masalah)
b. Guru membantu peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasikan pertanyaan/masalah yang akan dicari penyelesiaannya. (Mengorganisasi peserta didik dalam belajar )
c. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok mencari solusi terkait dengan masalah yang telah diidentifikasi. (Membimbing penyelidikan peserta didik secara mandiri maupun kelompok)
d. Peserta didik menyajikan hasil pengolahan data dalam bentuk presentasi kelompok. (Mengembangkan dan menyajikan hasil karya)
e. Peserta didik diminta mempresentasikan hasil penyelidikan dan diskusi di depan kelas; dilanjutkan dengan penyamaan persepsi. (Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah)

96. Pembelajaran yang menggunakan modul untuk memperkuat respons siswa terhadap apa yang telah dipelajari merupakan pembelajaran yang menerapkan teori belajar behavioristik yang dikemukakan oleh ...
a. Skinner
b. Guthrie
c. Thorndike
d. Clarkhull
e. Pavlov
Jawaban: A
Pembahasan:
Pembelajaran yang menggunakan modul untuk memperkuat respons siswa terhadap apa yang telah dipelajari merupakan pembelajaran yang menerapkan teori belajar behavioristik yang dikemukakan oleh Skinner.

97. Seorang guru merancang evaluasi dengan mendasarkan pada indikator dan tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan di RPP. Evaluasi tersebut dimaksudkan untuk menentukan hasil dan kemajuan belajar siswa, maka jenis evalausi yang tepat dipilih oleh guru adalah ...
a. Evaluasi formatif
b. Evaluasi sumatif
c. Evaluasi selektif
d. Evaluasi diagnostik
e. Evaluasi penempatan
Jawaban: B
Pembahasan:
Jenis evaluasi berdasarkan tujuan:
- Evaluasi diagnostik adalah evaluasi yang ditujukan untuk menelaah kelemahankelemahan siswa beserta faktor-faktor penyebabnya.
- Evaluasi selektif adalah evaluasi yang digunakan untuk memilih siswa yang paling tepat sesuai dengan kriteria program kegiatan tertentu.
- Evaluasi penempatan adalah evaluasi yang digunakan untuk menempatkan siswa dalam program pendidikan tertentu yang sesuai dengan karakteristik siswa.
- Evaluasi formatif adalah evaluasi yang dilaksanakan untuk memperbaiki dan meningkatan proses belajar dan mengajar.
- Evaluasi sumatif adalah evaluasi yang dilakukan untuk menentukan hasil dan kemajuan belajar siswa.

98. Dalam mengawali pelajarannya, Pak Ali merumuskan pertanyaan, mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi / menganalisis / mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Langkah yang dilakukan Pak Ali itu merupakan bagian dari model pembelajaran …
a. Portofolio
b. Saintifik
c. Penemuan
d. Autentik
e. Kontekstual
Jawaban: B
Pembahasan:
Lima langkah dalam pendekatan saintifik tersebut adalah (1) mengamati (observing), (2) menanya (questioning), (3) mengumpulkan informasi/mencoba (experimenting), (4) menalar atau mengasosiasi (associating), dan (5) mengkomunikasikan (communicating).

99. Tujuan pembelajaran dirumuskan lebih spesifik atau detail dengan merujuk pada …
a. Kompetensi inti
b. Kompetensi dasar
c. Silabus
d. Indikator pencapaian kompetensi
e. RPP
Jawaban: D
Pembahasan:
Tujuan Pembelajaran dirumuskan lebih spesifik atau detail dengan merujuk indikator pencapaian kompetensi. Jika cakupan dan kedalaman materi pembelajaran sudah tidak dapat dijabarkan lebih detail dan spesifik lagi, maka tujuan pembelajaran disusun sama persis dengan indikator pencapaian kompetensi.

100. Dalam situasi dan kondisi tertentu, penggunaan tes bentuk obyektif untuk mengukur hasil belajar ternyata lebih menguntungkan daripada tes bentuk uraian. Salah satu kelebihan tes obyektif dibanding tes bentuk uraian adalah …
a. Menjawab soal dengan ekspresi pikiran tanpa menebak
b. Lingkup materi yang diujikan luas
c. Mengembangkan daya nalar peserta tes
d. Mengukur kemampuan yang lebih kompleks
e. Proses koreksi hanya bisa dilakukan oleh si pembuat soal
Jawaban: B
Pembahasan:
Kelebihan tes bentuk obyektif:
1. Lingkup materi yang diujikan luas sehingga dapat mewakili materi yang sudah diajarkan (representatif)
2. Tingkat validitas isi relatif tinggi
3. Proses koreksi dan penyekoran mudah dan obyektif;
4. Tidak memungkinkan peserta tes untuk mengemukakan hal-hal yang tidak berkaitan dengan pertanyaan
5. Informasi hasil tes dapat lebih cepat
6. Tingkat reliabilitas tinggi
7. Memungkinkan penyelenggaraan tes bersama pada wilayah yang luas.