Pembahasan Try Out PPPK Guru Mapel Teknis #02

1. Salah satu sintaks problem based learning adalah mengorganisasikan peserta didik untuk belajar. Contoh aktivitas pembelajarannya adalah …
a. Siswa melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber untuk bahan diskusi)
b. Kelompok mengamati dan memahami masalah yang disampaikan guru atau yang diperoleh dari bahan bacaan
c. Siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah
d. Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan solusi pemecahan masalah
e. Setiap kelompok melakukan presentasi, kelompok yang lain memberikan apresiasi
Jawaban: C
Pembahasan:
Contoh aktivitas pembelajaran sintaks mengorganisasikan peserta didik untuk belajar pada model pembelajaran problem based learning adalah Siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah.

2. Ibu Cintya merencanakan tahap pembelajaran soal cerita matematika dengan merujuk teori dari Bruner. Pertama kali ia menggunakan benda nyata, kemudian ia menggantikan benda nyata dengan bentuk gambar. Akhirnya ia sudah tidak menggunakan benda nyata dan gambar, tetapi sudah menggunakan ...
a. Simbol matematika
b. Hafalan
c. Contoh soal
d. Latihan
e. Soal cerita
Jawaban: A
Pembahasan:
Sesuai tahap belajar dari Bruner yaitu enaktif, ikonik, dan terakhir simbolik.

3. Penggunaan mobil mewah, tinggal di apartemen super mewah, dan menjadi dermawan menurut Maslow adalah salah satu langkah untuk memenuhi kebutuhan …
a. Fisiologis
b. Harga diri
c. Keamanan
d. Aktualisasi diri
e. Sosial
Jawaban: D
Pembahasan:
Penggunaan mobil mewah, tinggal di apartemen super mewah, dan menjadi dermawan menurut Maslow adalah salah satu langkah untuk memenuhi kebutuhan aktualisasi diri.

4. Pak Bayu adalah seorang guru yang sangat disukai oleh siswanya. Pak Bayu sering berbagi cerita-cerita motivasi untuk membangkitkan semangat belajar siswanya. Selain itu, Pak Bayu juga sering membebaskan siswanya untuk melakukan ekplorasi minat dan bakatnya di kelas, sehingga membuat siswa nya memiliki kesadaran akan mengaktualisasi dirinya. Pak Bayu di sini telah menerapkan teori belajar ...
a. Sibernetik
b. Kognitif
c. Behavioristik
d. Konstruktivisme
e. Humanistik
Jawaban: E
Pembahasan:
Dari soal tersebut diketahui bahwa Pak Bayu membebaskan siswanya untuk melakukan ekplorasi minat dan bakatnya di kelas. Hal tersebut sudah jelas bahwa teori belajar ini membebaskan anak untuk bereksplorasi sesuai minat dan bakat. Sehingga teori belajar yang sesuai adalah humanistik. (kata kunci : aktualisasi diri anak).
- Koginitivisme : perkembangan intelektual dari sederhana sampai kompleks
- Konstruktivisme : anak diarahkan mengembangkan pengetahuan atau konsep secara mandiri (atau dari pengetahuan seadanya menjadi lebih komprhensif)
- Sibernetik : siswa diarahkan untuk mendapatkan dan mengolah informasi yang ada dengan baik sehingga dapat membuat kesimpulan atau generalisir konsep dengan baik

5. Pak Saijo selalu membuat rubrik penilaian yang berisi kriteria penilaian kompetensi yang akan dinilai setiap kali penilaian. Hal yang dilakukan oleh pak Saijo sesuai dengan prinsip penilaian ...
a. Sistematis
b. Beracuan kriteria
c. Menyeluruh
d. Sistematis
e. Akuntabel
Jawaban: B
Pembahasan:
Pak Saijo telah melaksanakan prinsip penilaian yang beracuan kriteria. Hal itu dapat dilihat dari penilaian yang dilakukan pak Saijo telah didasarkan rubrik penilaian yang berisi kriteria penilaian kompetensi yang akan dinilai.

6. Seorang peserta didik mampu mendengarkan informasi yang disampaikan oleh guru tetapi pada saat ditanya ia tidak mengerti apa yang ia dengar. Peserta didik tersebut mengalami kesulitan/ gangguan belajar dalam hal …
a. Kesulitan akademis
b. Gangguan simbolik
c. Gangguan nonsimbolik
d. Attention disorder
e. Underachiever
Jawaban: B
Pembahasan:
Gangguan nonsimbolik yaitu ketidakmampuan anak untuk memahami isi pelajarai karena kesulitan mengulang kembali apa yang telah dipelajari.

7. Peserta didik yang sering teralih perhatiannya, selalu bergerak, dan tidak dapat memusatkan perhatian maka peserta didik tersebut mengalami masalah belajar …
a. Memory disorder
b. Attention disorder
c. Slow learner
d. Language disorder
e. Underachiever
Jawaban: B
Pembahasan:
Attention disorder adalah peserta didik yang sering teralih perhatiannya, selalu bergerak, dan tidak dapat memusatkan perhatian.

8. Toni sering berjalan-jalan ketika belajar, mengganggu teman-teman yang sedang belajar, dan membuat masalah di kelas. Gejala tersebut menunjukkan Toni memiliki kesulitan belajar dalam aspek penyesuaian ...
a. Emosi
b. Moral
c. Diri
d. Sosial
e. Intelektual
Jawaban: D
Pembahasan:
Peserta didik yang sering berjalan-jalan ketika belajar, mengganggu teman-teman yang sedang belajar, dan membuat masalah di kelas memiliki kesulitan belajar dalam aspek penyesuaian sosial.

9. Ketidakmampuan belajar membaca pada anak disebut …
a. Memory disorder
b. Slow learner
c. Diskalkulia
d. Disgrafia
e. Disleksia
Jawaban: E
Pembahasan:
Ketidakmampuan belajar membaca pada anak disebut disleksia.

10. Hal yang dapat dilakukan guru untuk menangani peserta didik yang didiagnosa mengalami disleksia adalah ...
a. Menyanyikan lagu dan menempel poster abjad angka
b. Menjiplak atau menulis di atas bentuk huruf yang sudah disediakan secara terus menerus untuk membantu anak memiliki kebiasaan yang baik dalam menulis setiap huruf
c. Setiap kata ditulis dalam huruf balok lalu huruf balok tersebut dihubungkan dengan garis menggunakan pensil warna, lalu anak mencoba menelusuri huruf utama dan garis sambungnya
d. Berikanlah contoh materi dengan hal yang konkret
e. Belajar angka dengan menggunakan warna atau animasi menarik
Jawaban: A
Pembahasan:
Yang harus dilakukan guru untuk peserta didik disleksia:
1. Melakukan latihan membaca secara rutin
2. Buat pelajaran lebih menarik
3. Menyanyikan lagu dan menempel poster abjad angka
4. Memberi anak waktu untuk beristirahat

11. Gangguan neurologis yang menghambat kemampuan mengharmonisasikan ingatan dengan penguasaan gerak otot secara otomatis saat menulis biasa disebut gangguan ...
a. Diskalkulia
b. Disleksia
c. Disgrafia
d. Auditory and visual processing disorder
d. Nonverbal learning disability
Jawaban: C
Pembahasan:
Gangguan neurologis yang menghambat kemampuan mengharmonisasikan ingatan dengan penguasaan gerak otot secara otomatis saat menulis biasa disebut gangguan disgrafia.

12. Aktivitas pembelajaran pada model Project Based Learning pada sintaks mendesain perencanaan produk adalah ...
a. Membahas kelayakan proyek yang telah dibuat dan membuat laporan produk/karya untuk dipaparkan kepada orang lain
b. Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, sumber yang dibutuhkan
c. Peserta didik melakukan pembuatan proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan masalah yang muncul selama penyelesaian proyek dengan guru
d. Peserta didik menyusun jadwal penyelesaian proyek dengan memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan
e. Peserta didik melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber untuk bahan diskusi)
Jawaban: B
Pembahasan:
Aktivitas pembelajaran pada model Project Based Learning pada sintaks mendesain perencanaan produk adalah peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, sumber yang dibutuhkan.

13. Langkah awal penelitian tindakan kelas oleh guru dimulai dengan melakukan ...
a. Perumusan masalah
b. Identifikasi masalah
c. Analisis masalah
d. Pembatasan masalah
e. Kesimpulan penelitian
Jawaban: B
Pembahasan:
Jawaban A salah, karena perumusan masalah merupakan langkah ke-4, dilakukan setelah analisis masalah.
Jawaban B benar, karena identifikasi masalah merupakan langkah awal dalam mengajukan/membuat pertanyaan penelitian.
Jawaban C salah, karena analisis masalah merupakan langkah ke-3 setelah pembatasan masalah.
Jawaban D salah, karena pembatasan masalah dilakukan setelah identifikasi masalah. Tujuan pembatasan ini adalah untuk memfokuskan metodologi pada tujuan penelitian.
Jawaban E salah, karena kesimpulan penelitian terletak di akhir penelitian.

14. Perhatikan pernyataan berikut!
1. Membuat simpulan dan tindak lanjut penelitian
2. Melakukan refleksi untuk membuat perencanaan tindak lanjut
3. Mengidentifikasi temuan penelitian
Hasil analisis penelitian tindakan kelas dapat dijadikan sebagai bahan untuk …
a. 1, 2, dan 3
b. 2, dan 3
c. 1 dan 2
d. 1 dan 3
e. Semua salah
Jawaban: B
Pembahasan:
Hasil analisis penelitian tindakan kelas dapat dijadikan sebagai bahan untuk melakukan refleksi untuk membuat perencanaan tindak lanjut dan mengidentifikasi temuan penelitian.

15. Pernyataan berikut yang bukan karakteristik dari penelitian tindakan kelas (PTK) adalah …
a. Masalah yang dipilih hendaknya masalah yang benar-benar merisaukan
b. Jika masalah belum tuntas, maka penelitian harus dilanjutkan pada siklus berikutnya
c. Mengutamakan pendekatan tindakan dan mengembangkan suatu model, baik sebagian maupun menyeluruh
d. Metode pengumpulan data tidak boleh mengganggu proses pembelajaran
e. Hasil PTK yang diperoleh di sekolah dapat digeneralisir untuk sekolah lain
Jawaban: E
Pembahasan:
PTK merupakan prosedur penelitian di kelas yang dirancang untuk menanggulangi masalah nyata yang dialami guru berkaitan dengan siswa di kelas itu. Ini berarti bahwa rancangan penelitian diterapkan sepenuhnya di kelas itu, termasuk pengumpulan data, analisis, penafsiran, pemaknaan, perolehan temuan, dan penerapan temuan. Semuanya dilakukan di kelas dan dirasakan oleh kelas itu.

16. Komponen inti dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah …
a. Kompetensi dasar, kegiatan pembelajaran, penilaian
b. Pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup
c. Tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian
d. Tujuan pembelajaran, media pembelajaran, dan penilaian
e. Indikator, kegiatan pembelajaran, dan penilaian
Jawaban: C
Pembahasan:
Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP, komponen inti RPP yang wajib dalam RPP ada 3 yaitu tujuan pembelajaran, langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assessment).

17. Penulisan RPP dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Hal tersebut merupakan prinsip …
a. Efisien
b. Efektif
c. Berdaya saing
d. Berorientasi pada murid
e. Berorientasi pada guru
Jawaban: B
Pembahasan:
Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP, penyusunan RPP dilakukan dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada murid. Efektif berarti penulisan RPP dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran.

18. Seorang guru menjumpai kelas yang motivasi dan prestasi belajar siswanya rendah, hal utama yang menyebabkan motivasi dan prestasi belajar rendah karena ...
a. Suasana kelas kurang kondusif karena tidak tersedia sarana belajar yang lengkap
b. Siswa pasif dalam belajar dan lebih senang bemain
c. Siswa cenderung lebih suka belajar dalam kelompok
d. Pembelajaran kurang menghargai perbedaan individu siswa
e. Siswa tidak mendapat bimbingan belajar dari orang tua
Jawaban: D
Pembahasan:
Faktor utama penyebab rendahnya motivasi dan prestasi belajar siswa adalah pembelajaran yang kurang menghargai perbedaan individu siswa. Perbedaan-perbedaan individu siswa antara lain meliputi perkembangan intelektual, kemampuan berbahasa, latar belakang pengalaman, gaya belajar, bakat dan minat, serta kepribadian.

19. Berikut ini termasuk kompetensi pedagogik guru, kecuali …
a. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual.
b. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.
c. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
d. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.
e. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik
Jawaban: B
Pembahasan:
Kompetensi pedagogik guru terdiri atas 8 kompetensi inti:
- Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual
- Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
- Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.
- Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.
- Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.
- Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.
- Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
- Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses serta hasil belajar.

20. Komponen berikut ini wajib ada dalam silabus, kecuali …
a. Tujuan pembelajaran
b. Identitas sekolah
c. Kompetensi dasar
d. Materi pokok
e. Penilaian
Jawaban: A
Pembahasan:
Silabus paling sedikit memuat:
- Identitas mata pelajaran;
- Identitas sekolah meliputi nama satuan pendidikan dan kelas;
- Kompetensi inti, merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran;
- Kompetensi dasar, merupakan kemampuan spesifik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran;
- Tema (khusus SD/MI/SDLB/Paket A);
- Materi pokok, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi;
- Pembelajaran, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik untuk mencapai kompetensi;
- Penilaian, merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar;
- Alokasi waktu sesuai dengan jumlah jam pelajaran dalam struktur kurikulum untuk satu semester atau satu tahun;
- Sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar atau sumber belajar lain yang relevan.

21. Seorang guru mengajak siswa melakukan kunjungan ke suatu lembaga, namun sesampai di lembaga tersebut belum ada petugas dan narasumber yang melayani. Untuk mengisi kekosongan waktu guru tersebut memulai pembelajaran dengan memilih menggunakan strategi pembelajaran ekspositori, pertimbangan guru memilih strategi tersebut yaitu ...
a. Ruang kelas yang terbatas
b. Sedikitnya jumlah guru
c. Waktu belajar cukup banyak
d. Sumber belajar hanya dimiliki pendidik
e. Tidak ada sumber belajar dan media pembelajaran
Jawaban: D
Pembahasan:
Strategi pembelajaran ekspositori menekankan pada proses penyampaian materi secara verbal dari seorang guru kepada sekelompok siswa dengan tujuan agar siswa dapat menguasai materi pembelajaran secara optimal.

22. Ismail siswa yang mampu mengurutkan benda dengan mudah berdasarkan ukuran panjang dari yang terpendek sampai dengan terpanjang, namun agak kesulitan menyusun dari yang terpanjang ke yang terpendek. Kemampuan Ismail mengurutkan panjang benda tersebut merupakan kemampuan berpikir pada tahap perkembangan kognitif ...
a. Operasional konkret
b. Pra-operasional
c. Pre-operasional
d. Operasional formal
e. Sensorimotor
Jawaban: A
Pembahasan:
Sesuai perkembangan kognitif dari Jean Piaget, kemampuan Ismail mengurutkan panjang benda tersebut merupakan kemampuan berpikir pada tahap perkembangan kognitif operasional konkret.

23. Peserta didik dalam suatu kelas gaya belajarnya beragam ada yang visual, auditori, dan kinestetik. Namun kegiatan pembelajaran selama ini masih banyak yang konvensional-klasikal. Agar dapat memenuhi ketiga gaya belajar tersebut, guru perlu …
a. Menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab.
b. Menggunakan media komik pembelajaran dan buku paket.
c. Menggunakan program audio dan modul.
d. Menggunakan media audio, video, dan percobaan.
e. Menggunakan modul dan powerpoint.
Jawaban: D
Pembahasan:
Agar dapat memenuhi ketiga gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik, guru perlu menggunakan media audio, video, dan percobaan.

24. Pada saat menyusun perencanaan pembelajaran pokok materi tentang mamalia, seorang guru merumuskan tujuan pembelajaran agar peserta didik dapat mendefinisikan hewan mamalia, mengelompokkan dan membedakan jenis-jenis mamalia. Adapun pilihan strategi pembelajaran untuk menjelaskan materi kepada siswa tersebut yaitu strategi pembelajaran deduktif. Tujuan dan strategi pembelajaran tersebut mencerminkan ragam pengetahuan yang jenisnya …
a. Fakta
b. Konsep
c. Prinsip
d. Keterampilan
e. Prosedur
Jawaban: B
Pembahasan:
Jenis materi terdiri dari fakta, konsep, prinsip, prosedur, dan keterampilan. Materi konsep apabila peserta didik diminta untuk mengemukakan definisi, membedakan dua hal, atau mengklasifikasikan.

25. Saat merancang pembelajaran, seorang guru ingin menyederhanakan konsep/prinsip/hukum yang kompleks sehingga dapat memperjelas penyajian pesan secara tertulis. Media pembelajaran yang paling tepat digunakan adalah …
a. Bagan
b. Flip chart
c. Foto
d. Grafik
e. Gambar
Jawaban: A
Pembahasan:
Bagan berfungsi menyajikan ide-ide atau konsep yang sulit disampaikan secara lisan. Syarat bagan yang baik adalah:
- Dapat dimengerti anak
- Sederhana dan lugas
- Konten menarik dan sesuai perkembangan terkini

26. Masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari (autentik) yang bersifat terbuka (open-ended) perlu diselesaikan oleh peserta didik dengan mengembangkan keterampilan berpikir, keterampilan menyelesaikan masalah, keterampilan sosial, keterampilan untuk belajar mandiri. Proses pembelajaran dimaksud menggunakan model pembelajaran ...
a. Project based learning
b. Problem based learning
c. Scientific learning
d. Inquiry learning
e. Discovery learning
Jawaban: B
Pembahasan:
Problem based learning adalah pembelajaran yang menggunakan masalah nyata (autentik) yang tidak terstruktur dan bersifat terbuka sebagai konteks bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan menyelesaikan masalah dan berpikir kritis serta sekaligus membangun pengetahuan baru.

27. Kebutuhan dibagi menjadi kebutuhan fisiologis, kebutuhan keamanan dan keselamatan, kebutuhan sosial, kebutuhan akan harga diri, dan kebutuhan akan aktualisasi diri. Pendapat ini dikemukakan oleh …
a. Adam Smith
b. Abraham Maslow
c. Samuelson
d. David Ricardo
e. Alfred Maslow
Jawaban: B
Pembahasan:
Pendapat tersebut terkenal dengan sebutan piramida hirarki kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow.

28. Teori belajar ini lebih menekankan pada keaktifan siswa selama kegiatan belajar, aktif berpikir, menyusun konsep-konsep serta memberi makna tentang hal-hal yang dipelajari dan yang paling penting terwujudnya belajar adalah niat peserta didik itu sendiri. Pernyataan tersebut merupakan aliran dari teori …
a. Behavioristik
b. Humanistik
c. Sibernetik
d. Konstruktivistik
e. Kognitivistik
Jawaban: D
Pembahasan:
Teori konstruktivisme adalah pembelajaran yang bersifat generatif, yaitu tindakan mencipta sesuatu makna dari apa yang dipelajari. Pendekatan konstruktivisme mempunyai beberapa konsep umum seperti:
- Pelajar aktif membina pengetahuan berasaskan pengalaman yang sudah ada.
- Dalam konteks pembelajaran, pelajar seharusnya membina sendiri pengetahuan mereka.

29. Dalam proses pembelajaran menggunakan kelereng, bola, lidi, batu kecil serta gambar-gambar yang berhubungan dengan pembelajaran IPA sebagai media adalah sesuai dengan tahapan perkembangan berpikir anak yaitu sebagai tahapan …
a. Kemampuan menggunakan logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkrit
b. Anak mengamati lingkungannya secara intensif
c. Pengamatan bersifat egosentris
d. Anak memahami bilangan dan angka dengan obyek bersifat kongkrit
e. Kemampuan mengoordinasikan sensasi melalui gerakan-gerakan dan tindakan fisik
Jawaban: D
Pembahasan:
Berdasarkan narasi soal, maka penerapan perkembangan berfikir anak (kognitif) ini dengan bantuan objek-objek atau peristiwa nyata atau dengan kata lain masih terkait dengan objek yang bersifat konkret. Menurut teori perkembangan kognitif Jean Piaget, terdapat 4 tahapan perkembangan anak yakni:
- Tahap sensomotorik (0-2 tahun), selama tahap ini perkembangan mental ditandai dengan perkembangan pesat dengan kemampuan bayi untuk mengorganisasikan dan mengkoordinasikan sensasi melalui gerakan-gerakan dan tindakan-tindakan fisik
- Tahap praoperasional (2-7 tahun), dalam tahap ini konsep-konsep yang stabil mulai dibentuk, penalaran mental muncul, egosentisme mulai kuat dan kemudian melemah, serta terbentuknya keyakinan terhadap hal yang magis.
- Tahap operasional konkret (7-11 tahun), dalam tahap ini aktivitas mental difokuskan pada objek-objek atau peristiwa-peristiwa nyata atau kongkrit dapat diukur
- Tahap operasional formal (11-15 tahun), dalam tahap ini anak mampu memikirkan sesuatu yang akan atau mungkin terjadi, sesuatu yang abstrak, tidak lagi terikat objek, mampu memikirkan semua kemungkinan secara sistematik untuk memecahkan masalah dan kemampuan berpikir alternatif
Jawaban yang benar yakni opsi D, karena masih terikat dengan objek atau tahap operasional konkret.

30. Pada saat pembelajaran, pak Darwis selalu mengadakan penilaian untuk melihat seberapa jauh materi telah dipahami oleh siswa. Pak Darwis telah melaksanakan penilaian dengan prinsip …
a. Sistematis
b. Beracuan kriteria
c. Terpadu
d. Sistematis
e. Akuntabel
Jawaban: C
Pembahasan:
Hal yang dilakukan oleh pak Darwis telah sesuai dengan prinsip penilaian terpadu karena penilaian yang dilakukan pak Darwis adalah salah satu komponen yang tidak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran.

31. Tindakan yang paling tepat dilakukan pada saat siswa mengalami kesulitan memahami pelajaran yang sedang diajarkan adalah …
a. Mengulang kembali bahan yang diajarkan
b. Memberikan tugas agar siswa mempelajari bahan yang belum dipahami
c. Memberikan buku sumber untuk dipelajari siswa
d. Membantu setiap siswa yang mengalami kesulitan
e. Memberikan remidial kepada siswa tersebut
Jawaban: D
Pembahasan:
Tindakan yang paling tepat dilakukan pada saat siswa mengalami kesulitan memahami pelajaran yang sedang diajarkan adalah membantu siswa yang mengalami kesulitan.

32. Salah satu kesulitan yang dialami oleh anak yang memiliki kelainan fisik adalah kesulitan berpartisipasi, yang dapat dilihat pada contoh berikut ...
a. Susi sangat lamban dalam merespons informasi yang diterimanya dari luar
b. Dini berbadan besar tidak dapat mengikuti kegiatan olahraga dengan baik
c. Rudi tidak dapat mengikuti kegiatan yang diadakan oleh kelasnya, karena keterbatasan gerak tubuhnya
d. Karena merasa rendah diri dengan keadaan tubuhnya, maka Rina sering merasa malas untuk belajar
e. Arman sulit memahami pembelajaran karena mengalami disleksia
Jawaban: C
Pembahasan:
Salah satu kesulitan yang dialami oleh anak yang memiliki kelainan fisik adalah kesulitan berpartisipasi, yang dapat dilihat pada contoh Rudi tidak dapat mengikuti kegiatan yang diadakan oleh kelasnya, karena keterbatasan gerak tubuhnya.

33. Salsabila menunjukkan prestasi belajar yang rendah hampir di semua bidang studi dan jarang dapat menyelesaikan tugas sesuai waktu yang telah ditentukan. Namun Salsabila mempunyai catatan kehadiran, kerajinan, dan ketekunan yang bagus, serta sikap belajar yang positif. Faktor penyebab kesulitan belajar Salsabila adalah ...
a. Minat belajar yang kurang baik
b. Tingkat kecerdasan yang rendah
c. Motivasi belajar yang kurang baik
d. Bakat siswa yang rendah
e. Memiliki kelainan fisik
Jawaban: B
Pembahasan:
Siswa yang memiliki prestasi belajar yang rendah hampir di semua bidang studi dan jarang dapat menyelesaikan tugas sesuai waktu yang telah ditentukan disebabkan oleh tingkat kecerdasan yang rendah.

34. Seorang guru akan memberikan materi kepada anak yang mengalami disgrafia. Maka cara yang benar adalah ...
a. Memberikan teks tertulis dan siswa diminta menyalinnya
b. Membuat diskusi kelas sehingga siswa bisa mengutarakan pendapat
c. Memberikan video visual dan siswa mendengarnya
d. Melakukan latihan membaca secara rutin
e. Berlatih membaca buku yang disukainya
Jawaban: A
- Disleksia bisa diartikan sebagai kesulitan membaca secara teknis atau kesulitan akan kata kata yang diucapkan dan sulitnya mengubah kata menjadi huruf
- Disgrafia adalah kesulitan menulis baik berupa merangkai huruf dalam kata atau membuat kalimat lengkap
- Diskalkulia adalah kondisi di mana seorang anak memiliki kesulitan memecahkan soal matematika dan mengalami kesulitan menangkap konsep-konsep matematika dasar
- Auditory and visual processing disorder adalah gangguan sensorik yang mempengaruhi kemampuan anak untuk memahami bahasa tertulis atau lisan
- Nonverbal learning disability adalah kondisi ini merujuk pada ketidakmampuan anak untuk
menggunakan aspek intuitif, pengaturan, visual dan pengolahan fungsi saat belajar

35. Tujuan dilakukannya evaluasi kemajuan belajar, pada dasarnya untuk mengukur ...
a. Tercapainya tujuan pembelajaran umum dan khusus
b. Tingkat keberhasilan belajar siswa
c. Perbedaan antara kondisi sebelum dan sesudah pembelajaran
d. Keberhasilan guru dalam memberikan pembelajaran
e. Motivasi siswa dalam belajar
Jawaban: A
Pembahasan:
Tujuan dilakukannya evaluasi kemajuan belajar, pada dasarnya untuk mengukur tercapainya tujuan pembelajaran umum dan khusus.

36. Menggunakan potongan sapu lidi, kelereng, globe, gambar-gambar yang menyangkut pembelajaran IPA serta IPS sebagai media adalah sesuai dengan tahapan perkembangan berfikir anak yang dikenal sebagai tahapan …
a. Anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan objek bersifat konkret
b. Pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya
c. Dominasi pengamatan bersifat egosentris
d. Kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkret
e. Anak sudah dapat mengelompokkan berdasarkan bentuk, warna, dan sebagainya
Jawaban: A
Pembahasan:
Menggunakan benda konkret dalam pembelajaran sesuai dengan tahap operasional konkret menurut Jean Piaget. Opsi jawaban:
a. Anak memahami bilangan dan angka tetapi masih terkait dengan objek bersifat konkret (operasional konkret)
b. Pengamatan dan penginderaan yang intensif terhadap lingkunganya (sensorimotor)
c. Dominasi pengamatan bersifat egosentris
d. Kemampuan mengoperasikan kaidah logika yang tidak terikat lagi dengan obyek yang bersifat konkret (operasional formal)
e. Anak sudah dapat mengelompokkan berdasarkan bentuk, warna, dan sebagainya (praoperasional)

37. Seorang peserta mampu mengendalikan diri dengan baik dalam berbagai situasi dan mampu mampu menjalin kerjasama yang baik dengan teman-temannya, dan mampu memposisikan diri di lingkungan dengan baik. Peserta didik tersebut memiliki kecerdasan …
a. Moral
b. Spiritual
c. Sosial emosional
d. Kognitif
e. Mental
Jawaban: C
Pembahasan:
Seorang peserta mampu mengendalikan diri dengan baik dalam berbagai situasi dan mampu mampu menjalin kerjasama yang baik dengan teman-temannya, dan mampu memposisikan diri di lingkungan dengan baik memiliki kecerdasan sosial emosional.

38. Anak yang mengalami gangguan emosional sering menunjukkan gejala sebagai berikut, kecuali …
a. Mencari teman berkelompok
b. Membutuhkan bantuan orang lain
c. Perilakunya menunjukkan anti sosial
d. Kadang membutuhkan bantuan psikiater
e. Mudah tersinggung dan marah
Jawaban: A
Pembahasan:
Gangguan emosional yang dialami anak ditunjukkan pada opsi jawaban B, C, D, dan E.

39. Rumusan indikator kunci untuk kompetensi dasar “Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar,” adalah ...
a. Menjelaskan jaring-jaring makanan
b. Menggeneralisasi hubungan antar komponen ekosistem
c. Menelaah hubungan antar komponen ekosistem
d. Menyebutkan pengertian ekosistem
e. Menjelaskan pengertian ekosistem
Jawaban: C
Pembahasan:
Rumusan indikator kunci untuk kompetensi dasar “Menganalisis hubungan antar komponen ekosistem dan jaring-jaring makanan di lingkungan sekitar,” yang termasuk kemampuan kognitif C4 (menganalisis) adalah menelaah hubungan antar komponen ekosistem yang juga termasuk kemampuan kognitif C4 (menganalisis).

40. Hipotesis tindakan dalam penelitian tindakan kelas adalah …
a. Tindakan perbaikan yang dirancang pada saat menyusun rencana perbaikan
b. Alternatif tindakan perbaikan yang akan diujicobakan
c. Dugaan tentang upaya perbaikan pembelajaran yang rasional dan perlu dibuktikan
d. Kajian teori yang relevan dengan masalah penelitian
e. Tindakan guru dan siswa selama pembelajaran
Jawaban: C
Pembahasan:
Hipotesis tindakan dalam penelitian tindakan kelas adalah dugaan tentang upaya perbaikan pembelajaran yang rasional dan perlu dibuktikan.

41. Di dalam upaya mencapai tujuan dan sasaran observasi, maka peneliti PTK hendaknya mengarahkan sasaran pokok dan fokus utama selama proses observasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Apakah sudah terjadi perubahan di kelas saya?
2. Apakah tindakan perbaikan sudah berhasil?
3. Apakah dampak dari tindakan perbaikan yang saya berikan?
Pertanyaan yang tepat adalah nomor …
a. 1 dan 3
b. 2 dan 3
c. 1 dan 2
d. 1, 2, dan 3
e. Semua salah
Jawaban: A
Pembahasan:
Peneliti dalam PTK hendaknya mengarahkan sasaran pokok dan fokus utama selama proses observasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan nomor 1 dan 3.

42. Kebutuhan tertinggi manusia dalam pembelajaran menurut teori Maslow adalah ...
a. Makan, minum, tidur, dan pakaian
b. Keamanan
c. Afeksi dan relasi
d. Pencapaian dan status
e. Pengembangan diri
Jawaban: E
Pembahasan:
Teori hierarki kebutuhan Maslow adalah teori yang beranggapan bahwa kebutuhan-kebutuhan di tingkat rendah harus terpenuhi atau paling tidak cukup terpenuhi terlebih dahulu sebelum kebutuhan-kebutuhan di tingkat lebih tinggi didapatkan. Kebutuhan tertinggi manusia dalam pembelajaran menurut teori Maslow adalah pengembangan diri.

43. Bagaimana seorang guru mengajarkan kasih sayang menurut maslow …
a. Membina hubungan sehat dan penuh kasih mesra antara guru dan peserta didik termasuk sikap saling percaya
b. Membantu peserta didik untuk berkembang memenuhi potensi dirinya
c. Memberikan kebebasan dan membiarkan peserta didik untuk melatih kemandirian dalam belajar
d. Menjadikan pembelajaran yang aman bagi peserta didik, menyenangkan dan menghindari kecemasan
e. Memberikan ruang belajar yang kondusif bagi peserta didik
Jawaban: A
Pembahasan:
Membina hubungan sehat dan penuh kasih mesra antara guru dan peserta didik termasuk sikap saling percaya (kasih sayang)
Membantu peserta didik untuk berkembang memenuhi potensi dirinya (aktualisasi diri)
Memberikan kebebasan dan membiarkan peserta didik untuk melatih kemandirian dalam belajar (penghargaan)
Menjadikan pembelajaran yang aman bagi peserta didik, menyenangkan dan menghindari kecemasan (rasa aman)
Memberikan ruang belajar yang kondusif bagi peserta didik (kebutuhan fisiologis)

44. Dalam kegiatan penilaian otentik banyak model yang dapat digunakan. Pada suatu penilaian seorang guru meminta siswa untuk mendemonstrasikan tugas belajar tertentu. Bentuk penilaian otentik tersebut merupakan contoh penilaian otentik berbentuk penilaian …
a. Portofolio
b. Proyek
c. Antar teman
d. Kinerja
e. Diri
Jawaban: D
Pembahasan:
Pada penilaian kinerja peserta didik diminta untuk mendemonstrasikan tugas belajar tertentu dengan maksud agar peserta didik mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya.

45. Berikut ini yang tidak termasuk kompetensi kepribadian guru adalah …
a. Menjunjung tinggi kode etik profesi guru
b. Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa
c. Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat
d. Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia
e. Bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga, dan status sosial ekonomi
Jawaban: E
Pembahasan:
Kompetensi kepribadian guru terdiri atas 5 (lima) kompetensi inti:
- Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, dan kebudayaan nasional Indonesia.
- Menampilkan diri sebagai pribadi yang jujur, berakhlak mulia, dan teladan bagi peserta didik dan masyarakat.
- Menampilkan diri sebagai pribadi yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa.
- Menunjukkan etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru, dan rasa percaya diri.
- Menjunjung tinggi kode etik profesi guru.

46. Sebagian siswa kesulitan menjawab soal tes pilihan ganda yang disusun oleh guru. Hal tersebut disebabkan materi dalam soal sebagian belum dipelajari oleh siswa karena materi tersebut seharusnya diberikan pada pertemuan berikutnya. Hal yang seharusnya dilakukan guru dalam menyusun soal pilihan ganda pada aspek materi adalah …
a. Soal harus sesuai dengan indikator
b. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas
c. Pilihan jawaban harus homogen dan logis
d. Panjang rumusan pilihan jawaban relatif sama
e. Butir tes tidak tergantung pada jawaban soal sebelumnya
Jawaban: A
Pembahasan:
Secara umum, kaidah penulisan soal pilihan ganda ada 3 (tiga) yaitu: (1) materi, (2) konstruksi, dan (3) bahasa. Kaidah penulisan soal pilihan ganda, dari aspek materi ada 4 (empat) yaitu: (1) soal sesuai dengan indikator (materi dan kemampuan berpikir); (2) soal dan pilihan jawaban tidak bersifat SARA, propaganda, pornografi, bermuatan politis, dan kekerasan, (3) pilihan jawaban homogen dan logis; (4) hanya ada satu kunci jawaban.

47. Seorang guru yang mengembangkan tujuan pembelajaran untuk menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensinya dimuat dalam ...
a. Silabus
b. SKL
c. Silabus dan RPP
d. Lembar penilaian
e. RPP
Jawaban: E
Pembahasan:
Tujuan pembelajaran yang termuat dalam RPP hendaknya memenuhi kaidah ABCD, yaitu A (Audience), B (Behavior), C (Condition), dan D (Degree).

48. Berdasarkan data hasil evaluasi pembelajaran tentang usaha dan energi ternyata hasilnya tidak maksimal. Dari 30 siswa dinyatakan belum tuntas sejumlah 15 sehingga mengikuti program remedial. Sedangkan yang dinyatakan tuntas sejumlah 15 orang mengikuti program pengayaan. Kegiatan pengayaan untuk 15 siswa dapat dilakukan oleh guru dengan cara ...
a. Diberikan bahan ajar berupa modul
b. Mengadakan pendalaman materi terkait dengan KD tersebut
c. Melanjutkan materi pada KD selanjutnya
d. Digabung dengan siswa yang belum tuntas ikut remedial
e. Memberi tugas mengerjakan lembar kerja siswa
Jawaban: B
Pembahasan:
Pilihan yang tepat bagi siswa yang telah menuntaskan suatu kompetensi dasar (KD) adalah melakukan pendalaman materi terkait KD tersebut.

49. Seorang guru ingin membelajarkan dengan menggunakan strategi pembelajaran kooperatif. Maka urutan tahapan yang tepat pada model pembelajaran kooperatif adalah …
a. Kuis, bekerja kelompok, orientasi, penghargaan kelompok
b. Kuis, penghargaan kelompok, bekerja kelompok, orientasi
c. Orientasi, penghargaan kelompok, bekerja kelompok, kuis
d. Orientasi, pengamatan, bekerja kelompok, kuis, penghargaan kelompok
e. Orientasi, bekerja kelompok, kuis, penghargaan kelompok
Jawaban: E
Pembahasan:
Tahapan pada model pembelajaran kooperatif adalah orientasi, bekerja kelompok, kuis, dan penghargaan kelompok.

50. Salah satu indikator keberhasilan pendidik mengajar adalah hasil belajar peserta didik. Hasil belajar peserta didik harus mencakup tiga ranah kemampuan, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Untuk memperoleh informasi tentang hasil belajar tersebut perlu dilakukan pengukuran. Pengukuran dapat diartikan sebagai proses …
a. Memberi bentuk kualitatif pada hasil belajar
b. Menentukan tingkat KKM hasil belajar
c. Mengkuantifikasikan hasil belajar
d. Menjabarkan skala hasil belajar
e. Membuat skor standar hasil belajar
Jawaban: C
Pembahasan:
Secara garis besar, pengukuran adalah proses pemberian angka atau bentuk kuntitatif pada objek-objek atau kejadian-kejadian menurut sesuatu aturan yang ditetapkan. Artinya, proses pemberian bentuk kuantitatif dalam pengukuran dilakukan atas dasar ketentuan atau aturan yang sudah disusun secara cermat. Dengan demikian, bentuk angka atau bilangan yang dikenakan kepada objek yang diukur dapat mempresentasikan secara kuantitatif sifat-sifat objek tersebut. Berdasarkan deskripsi di atas dapat dikemukakan bahwa pengukuran pada padasarnya adalah proses memberi bentuk kuantitatif pada atribut seseorang, kelompok atau objek-objek lainnya berdasarkan aturan-aturan atau formulasi yang jelas. Artinya, dalam memberiangka atau sekor pada subjek, objek atau kejadian harus menggunakan aturan-aturan atau formula yang jelas dan sudah disepakati bersama.

51. Pak guru sedang menyampaikan materi pembelajaran tentang KD siklus fotosintesis. Kegiatan tersebut merupakan discovery learning sintaks ...
a. Stimulasi
b. Identifikasi masalah
c. Pengumpulan data
d. Pengolahan data
e. Verifikasi
Jawaban: A
Pembahasan:
Pada tahap stimulasi, peserta didik dihadapkan pada sesuatu yang menimbulkan pertanyaan, kemudian dilanjutkan untuk tidak memberi generalisasi, agar timbul keinginan untuk menyelidiki sendiri. Guru dapat memulai kegiatan pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan, anjuran membaca buku, dan aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan pemecahan masalah.

52. Pak Lenin memiliki peserta didik yang mengalami kesulitan belajar yaitu Anto. Hasil identifikasinya adalah sebagai berikut:
1) Huruf yang sama sering kali ditulis dalam bentuk yang berubah-ubah.
2) Mencampurkan pemakaian huruf besar dan kecil.
3) Bentuk maupun ukuran huruf dalam tulisan tidak proporsional.
4) Kesulitan memegang pulpen dengan baik. Kadang terlalu menempel dengan kertas.
5) Tetap kesulitan menyalin contoh tulisan yang sudah ada
Tindakan yang harus dilakukan pak Lenin adalah ...
a. Meningkatkan frekuensi membaca rutin
b. Melatih peserta didik dengan permainan angka menggunakan media gadget
c. Melatih peserta didik dalam kegiatan menjiplak huruf bergaris putus-putus
d. Menggambar huruf balok pada poster sederhana
e. Melatih anak dengan bermain tebak kata
Jawaban: C
Pembahasan:
Ciri-ciri di atas merupakan gangguan disgrafia. Hal yang dapat dilakukan adalah:
- Melatih untuk memegang pensil atau bulpoin dengan benar, mengatur posisi duduk dan jarak mata dengan buku. Gunakan pensil grip atau pensil segitiga dan mulailah melatih anak untuk mencoret coret secara bebas.
- Menjiplak atau menulis diatas bentuk huruf yang sudah disediakan secara terus menerus untuk membantu anak memiliki kebiasaan yang baik dalam menulis setiap huruf
- Metode menulis huruf balok, ini dilakukan dengan cara pertama tama menyebutkan huruf pada anak sambil menunjukkan gambar cara-cara menulisnya. Anak kemudian diberi lembar yang berisikan huruf untuk ditulis ulang atau dijiplak yang secara berurutan ketebalan dari huruf yang harus dijiplak dikurangi lalu berubah menjadi titik-titik.
- Metode menulis bersambung, metode ini dilakukan dengan cara setiap kata ditulis dalam huruf balok lalu huruf balok tersebut dihubungkan dengan garis menggunakan pensil warna, lalu anak mencoba menelusuri huruf utama dan garis sambungnya.

53. Tindakan yang dapat dilakukan guru untuk menumbuhkan kasih sayang antara guru dan peserta didik berdasarkan teori Maslow adalah ...
a. Lebih mengutamakan memberikan reinforcement positif dari pada penerapan sanksi hukuman
b. Membuat peraturan pendisiplinan siswa secara tegas dan adil untuk semua siswa
c. Menerima dan menghargai pendapat siswa saat melakukan diskusi
d. Memberikan materi pembelajaran yang sesui kebutuhan siswa
e. Mengembangkan iklim kelas dan pembelajaran kooperatif dimana setiap siswa dapat saling menghormati dan mempercayai, tidak saling mencemoohkan
Jawaban: C
Pembahasan:
Teori motivasi yang dikembangkan oleh Abraham Maslow pada intinya berkisar pada:
1. Kebutuhan fisiologis, yakni kebutuhan dasar manusia untuk hidup, misalnya kebutuhan makanan, air, oksigen, kehangatan dan lain-lain;
2. Kebutuhan rasa aman, dalam hal ini tidak dalam arti fisik semata, akan tetapi juga mental, psikologikal dan intelektual;
3. Kebutuhan akan kasih sayang dan hubungan, yakni kebutuhan untuk memiliki hubungan kasih sayang dengan orang lain dan diterima sebagai bagian dari suatu kelompok;
4. Kebutuhan akan penghargaan, hal ini pada umumnya tercermin dalam berbagai simbol-simbol status;
5. Aktualisasi diri, dalam arti tersedianya kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi kemampuan nyata.
Pemenuhan kebutuhan kasih sayang antara guru dengan siswa dapat dilakukan dengan cara:
- Guru dapat menampilkan ciri-ciri kepribadian : empatik, peduli dan intereres terhadap siswa, sabar, adil, terbuka serta dapat menjadi pendengar yang baik.
- Guru dapat menerapkan pembelajaran individua dan dapat memahami siswanya (kebutuhan, potensi, minat, karakteristik kepribadian dan latar belakangnya)
- Guru lebih banyak memberikan komentar dan umpan balik yang positif dari pada yang negatif.
- Guru dapat menghargai dan menghormati setiap pemikiran, pendapat dan keputusan setiap siswanya.
- Guru dapat menjadi penolong yang bisa diandalkan dan memberikan kepercayaan terhadap siswanya.

54. Upaya yang dapat dilakukan guru dalam pembelajaran untuk menghadapi tingkat kecerdasan siswa yang berbeda, di antaraya adalah ...
a. Memperhatikan kondisi sosial anak
b. Memanfaatkan berbagai macam media pembelajaran
c. Mengelompokkan anak yang berintelegensi tinggi
d. Mengelompokkan anak yang berintelegensi rendah
e. Menggunakan pendekatan ekpositori
Jawaban: B
Pembahasan:
Upaya yang dapat dilakukan guru dalam pembelajaran untuk menghadapi tingkat kecerdasan siswa yang berbeda, di antaraya adalah memanfaatkan berbagai macam media pembelajaran.

55. Penilaian yang dilakukan oleh seorang guru harus didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai. Hal ini sesuai dengan prinsip ...
a. Terbuka
b. Menyeluruh
c. Bermakna
d. Adil
e. Obyektif
Jawaban: E
Pembahasan:
Prinsip penilaian :
- Sahih, berarti penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur.
- Objektif, berarti penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai.
- Adil. berarti penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena berkebutuhan khusus serta perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi. dan gender.
- Terpadu, berarti penilaian oleh pendidik merupakan salah satu komponen yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran.
- Menyeluruh dan berkesinambungan, berarti penilaian oleh pendidik mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai, untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik.
- Sistematis, berarti penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah baku.
- Beracuan kriteria, berarti penilaian didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan.
- Akuntabel, berarti penilaian dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur, maupun hasilnya.

56. Perhatikan pernyataan berikut:
1) Penilaian oleh pendidik mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknis penilaian yang sesuai dengan kompetensi yang harus dikuasai peserta didik
2) Mengetahui tingkat evetivitas dari metode-metode pengajaran yang telah digunakan dalam proses pembelajaran dalam jangka waktu tertentu
3) Penilaian berdasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan
4) Menilai hasil usaha yang telah dilakukan oleh peserta didik dan mengetahui posisi peserta didiknya ditengah kelompoknya serta menemukan jalan keluar bagi peserta didik yang memerlukannya
5) Penilaian dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak internal sekolah maupun eksternal untuk aspek teknik , prosedur dan hasilnya
6) Memperbaiki dan meningkatkan prestasinya
Sesuai dengan pernyataan tersebut di atas hal yang tercantum dalam prinsif-prinsif yang digunakan sebagai rambu-rambu atau pendalaman yang perlu dipegang dalam melaksanakan kegiatan evaluasi belajar, ditunjukan pada nomor …
a. 1, 2, 3
b. 1, 3, 5
c. 2, 4, 6
d. 3, 4, 6
e. 2, 4, 5
Jawaban: B
Pembahasan:
Sesuai dengan pernyataan tersebut di atas hal yang tercantum dalam prinsif-prinsif yang digunakan sebagai rambu-rambu atau pendalaman yang perlu dipegang dalam melaksanakan kegiatan evaluasi belajar, ditunjukan pada nomor 1, 3, 5.

57. Perhatikan hal hal berikut!
1. Abstrak, latar belakang, manfaat PTK, sumber penelitian
2. Siklus 1, siklus 2, refleksi, rekomendasi
3. Tujuan penelitian
4. Waktu pelaksanaan dan bagaimana prosedurnya
Urutan bagaimana cara penulisan PTK yang benar yaitu …
a. 1-2-3-4
b. 1-3-4-2
c. 1-3-2-4
d. 1-4-3-2
e. 1-4-2-3
Jawaban: B
Pembahasan:
Abstrak, latar belakang, manfaat PTK, sumber penelitian adalah pembuka dan Bab I.
Siklus 1, siklus 2, refleksi, rekomendasi adalah bagian Bab IV dan V.
Tujuan penelitian adalah bagian bab I.
Waktu pelaksanaan dan bagaimana prosedurnya adalah bagian Bab III.

58. Guru dalam menyampaikan pelajarannya harus memberikan metode-metode yang mudah untuk dipahami dan diikuti oleh siswa-siswanya. Hal ini dilakukan agar siswa lebih mudah untuk memilih metode mana yang akan diikuti dan diterapkan dalam mengerjakan soal-soal. Cara yang digunakan guru tersebut merupakan salah satu penerapan dari teori belajar ...
a. Bruner
b. Thorndike
c. Bandura
d. Skinner
e. Vigotsky
Jawaban: C
Pembahasan:
Bruner: belajar melalui penemuan (enaktif, ikonik, simbolik)
Thorndike: belajar melalui kesiapan, latihan dan pengulangan
Bandura: belajar melalui meniru modeling
Skinner: belajar dengan penguatan (reinforcement) dan ganjaran
Vigotsky: ZPD, scafolding/bantuan belajar, dan interaksi sosial(kooperatif)

59. Berdasarkan teori belajar dari Skinner, hal yang seharusnya dilakukan guru dalam pembelajaran di kelas agar siswa mampu memahami proses belajarnya adalah …
a. Memberikan penguatan
b. Memberikan contoh agar ditiru siswa
c. Membiasakan siswa berpikir dengan memberikan PR
d. Memberikan (drill) soal
e. Menggunakan media benda konkret
Jawaban: A
Pembahasan:
- Memberikan penguatan: Skiner
- Memberikan contoh agar ditiru siswa: Bandura
- Membiasakan siswa berpikir dengan memberikan PR: Pavlov
- Memberikan (drill) soal: Thorndike
- Menggunakan media benda konkret: Jean Piaget

60. Salah satu implikasi dari pembelajaran menurut Hull adalah ...
a. Menyajikan materi secara urut dari sehingga mapel yang terdahulu tidak menghambat, tapi justru harus menjadi perangsang yang mendorong belajar mapel berikutnya
b. Menyajikan pembelajaran secara berkelompok agar terdapat transfer knowledge antar peserta didik
c. Memberikan kegiatan latihan soal secara kontinyu dengan metode dril karena pada dasarnya perulangan materi akan semakin menguatkan memori
d. Memberikan hadiah sebagai penguatan kepada setiap respon positif siswa misalnya menjawab pertanyaan atau berhasil mengerjakan PR
e. Materi harus dirancang sedemikian rupa dan ada keterikatan materi satu dengan materi lain sehingga pembelajaran akan lebih bermakna
Jawaban: A
Pembahasan:
Menurut Hull, kebutuhan biologis (drive) dan pemuasan kebutuhan biologis (drive reduction) adalah penting dan menempati posisi sentral dalam seluruh kegiatan manusia, sehingga stimulus (stimulus dorongan) dalam belajarpun hampir selalu dikaitkan dengan kebutuhan biologis, walaupun respon yang akan muncul mungkin dapat berwujud macam-macam.
- Teori belajar didasarkan pada drive-reduction atau drive stimulus reduction.
- Instruksional objektif harus dirumuskan secara spesifik dan jelas.
- Ruangan kelas harus diatur sedemikian rupa sehingga memudahkan terjadinya proses belajar.
- Pelajaran harus dimulai dari yang sederhana atau mudah menuju kepada yang kebih kompleks atau sulit.
- Kecemasan harus ditimbulkan untuk mendorong kemauan belajar. Latihan harus didistribusikan dengan hati-hati supaya tidak terjadi inhibisi (kelelahan tidak boleh mengganggu belajar).
- Urutan mapel harus diatur sedemikian rupa sehingga mapel yang terdahulu tidak menghambat, tapi justru harus menjadi perangsang yang mendorong belajar mapel berikutnya.

61. Dalam suatu pembelajaran terdapat KD 3.2 Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Rumusan Indikator yang tepat untuk KD tersebut yaitu …
a. Membandingkan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari
b. Menguji aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari
c. Mendiskusi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari
d. Menerapkan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari
e. Menyebutkan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari
Jawaban: E
Pembahasan:
Langkah-langkah merumuskan indikator:
a. Memahami Kata Kerja Operasional (KKO) dalam Taxonomi Bloom.
b. Tentukan KD yang akan diturunkan menjadi indikator
Contoh: 3.2 Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah
c. Tentukan kata kerja dari Kompetensi Dasar. Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah , KKO = Mengidentifikasi (C1)
d. Tentukan Kata Kerja Operasional (KKO) dengan mencocokkan kata kerja tersebut di atas dengan KKO yang ada pada Taxonomi Bloom. Temukan KKO mengidentifikasidengan KKO yang ada pada ranah C1 dalam Taxonomi Bloom. Untuk menentukan indikator pada KD 3.2 tersebut dilakukan melalui proses tahapan berpikir.
Indikatornya: 3.2.1. Menyebutkan aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah

62. Dalam pembelajaran di kelas anda terdapat dua siswa anda yang berkebutuhan khusus, pembelajaran apa yang tepat dilakukan dalam menghadapi kondisi ini ...
a. Menyuruh anak itu mngerjakan soal kedepaan dan membimbingnya
b. Membagi kelompok diskusi
c. Melakukan pembimbingan di tempat duduk mereka
d. Mengelompokan dengan siswa pintar agar bisa ikut terimbas
e. Memisahkan kedua siswa dengan siswa normal lainnya dengan perlakuan berbeda
Jawaban: C
Pembahasan:
Penanganan anak berkebutuhan khusus:
1) Perilaku anak berkebutuhan khusus kadang tidak terduga. Oleh karena itu, penting untuk mendahulukan keselamatan dan mengatur lingkungan agar nyaman secara fisik dan emosional.
2) Menggunakan metode yang beragam untuk membuat anak mengerti dan menguasai kemampuan baru
3) Anak berkebutuhan khusus memerlukan dukungan ekstra atau guru pendamping yang duduk bersamanya

63. Rendahnya partisipasi peserta didik di kelas mendorong seorang guru menyediakan google drive agar karya peserta dalam memberikan sumbang saran terkait karya temannya Hal ini merupakan pengintegrasikan teknologi pada domain ...
a. Penilaian terbadap peserta didik
b. Bemahaman terhadap peserta didik
c. Strategi pembelajaran
d. Pemahaman materi pembelajaran
e. Pengelolaan pembelajaran
Jawaban: C
Pembahasan:
- Contoh pemanfaatan teknologi untuk penilaian:
Untuk mengukur pencapaian kompetensi guru menggunakan google formulir agar bisa untuk melihat perolehan Skor secara cepat dan mendapatkan data indikator kompetensi apa yang belum tercapai
- Contoh pemanfaatan teknologi untuk pemahaman peserta didik:
Untuk mengatasi kebosanan peseta didik saat pembelajaran, guru memanfaatkan game edukatif agar peserta didik Tertarik dengan pembelajaran
- Contoh pemanfaatan teknologi untuk pemahaman materi pembelajaran:
Rendahnya daya serap peserta didik terhadap kompetensi tertentu mendorong guru memanfaatkan video edukatif Yang terintegrasi youtube dengan maksud agar peserta didik dapat belajar materi secara mandiri di samping di kelas
Contoh pemanfaatan teknologi untuk pengelolaan pembelajaran:
Untuk memudahkan guru dalam menjelaskan materi X guru memanfaatkan slide PPT.

64. Sebuah indikator pembelajaran 3.2 Mengidentifikasi aturan yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari di rumah menunjukkan bahwa indikator tersebut merupakan proses berpikir pada tahapan …
a. C1
b. C2
c. C3
d. C4
e. C5
Jawaban: A
Pembahasan:
KKO mengidentifikasi dengan KKO yang ada pada ranah C1 dalam Taxonomi Bloom.

65. Untuk mengajarkan siswa materi “Peninggalan Kerajaan Hindu-Buddha” secara langsung dapat dilakukan oleh guru dengan cara …
a. Membawa gambar peninggalan sejarah di kelas
b. Melakukan studi lapangan ke situs sejarah
c. Menggunakan media film documenter sejarah
d. Membuat replika peninggalan sejarah
e. Menonton film kolosal di bioskop
Jawaban: B
Pembahasan:
Proses pembelajaran langsung untuk materi peninggalan jaman kerajaan Hindu Budha yang paling tepat adalah studi lapangan ke situs sejarah terkait peninggalan baik artefak atau peninggalan jaman Hindu-Budha seperti prasasti, candi, istana, bahkan museum yang relevan. Sumber yang sifatnya gambar, film documenter, membuat replika tidak bisa digunakan pembelajaran langsung.

66. Pak Ranto akan mengajarkan materi IPA tentang konsep pemuaian pada logam kepada para siswanya. Pembelajaran dilaksanakan dalam setting model pembelajaran kooperatif melalui pembentukan kelompok-kelompok kecil. Kegiatan diarahkan pada upaya membuktikan bahwa sebagian besar logam apabila dipanasi akan memuai. Metode yang sebaiknya digunakan pak Ranto adalah ...
a. Demonstrasi
b. Eksperimen
c. Tanya-jawab
d. Diskusi
e. Ceramah
Jawaban: B
Pembahasan:
Kegiatan untuk membuktikan bahwa sebagian besar logam apabila dipanasi akan memuai lebih sesuai disajikan dengan metode eksperimen. Metode eksperimen merupakan cara penyajian pelajaran, di mana siswa melakukan percobaan dengan mengalami sendiri sesuatu yang dipelajari melalui kegiatan terinci yang direncanakan untuk menghasilkan data dalam rangka menjawab suatu masalah atau menguji sesuatu hipotesis.

67. Soal di bawah ini yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi materi IPA adalah …
a. Benda-benda apa sajakah yang dapat ditarik magnet!
b. Apa yang kalian ketahui tentang gaya magnet?
c. Mengapa peniti dalam kotak kertas dapat ditarik magnet yang di taruh di luar kotak?
d. Sebutkan macam-macam magnet berdasarkan bentuknya!
e. Apa yang dimaksud dengan magnet buatan?
Jawaban: C
Pembahasan:
Soal yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi harus melibatkan keterampilan berpikir siswa dan mampu mengembangkan keterampilan pemecahan masalah terhadap masalah yang disajikan guru. Salah satunya ditandai dengan kata Tanya mengapa atau bagaimana.

68. Berikut ini merupakan langkah-langkah pembelajaran dengan model pembelajaran project based learning:
1) Penentuan pertanyaan mendasar,
2) Mendesain perencanaan proyek,
3) Menyusun jadwal (create a schedule),
4) Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek (monitor the students and the progress of the project),
5) Menguji hasil (assess the outcome),
6) Mengevaluasi pengalaman (evaluate the experience).
Urutan yang benar adalah ...
a. 1-2-3-4-5-6
b. 1-3-2-4-5-6
c. 1-3-2-5-6-4
d. 1-2-3-5-4-6
e. 1-3-2-5-4-6
Jawaban: A
Pembahasan:
Langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek:
- Penentuan pertanyaan mendasar,
- Mendesain perencanaan proyek,
- Menyusun jadwal (create a schedule),
- Memonitor peserta didik dan kemajuan proyek (monitor the students and the progress of the project),
- Menguji hasil (assess the outcome),
- Mengevaluasi pengalaman (evaluate the experience).

69. Ari adalah anak rajin, memiliki sikap yang baik dan bahkan sering mewakili dalam lomba kejuaraan pencak silat. Tapi hasil laporan belajarnya memiliki 5 nilai yang di bawah KKM. Tindakan anda sebagai wali kelas adalah ...
a. Siswa tersebut tetap naik kelas dengan pertimbangan peserta lomba
b. Meminta masukan dari guru guru terkait naik tidaknya
c. Mendiskusikan dengan orang tua Ari terkait masalah ini
d. Tidak naik kelas karena tidak memenuhi kriteria kenaikan kelas
e. Naik kelas karena sikap Ari baik
Jawaban: D
Pembahasan:
Walaupun Ari anak rajin, baik, dan bahkam sering mewakili lomba pencak silat, Ari tetap tidak naik kelas karena tidak memenuhi kriteria kenaikan kelas.

70. Seorang guru mengajar pada dua kelas di sekolahnya. Di kelas pertama terdapat 8 peserta didik yang gagal mencapai KKM. Sementara di kelas ke 2 ada 12 yang gagal mencapai KKM. Langkah yang harus dilakukan guru adalah ...
a. Melakukan pengayaan terhadap 8 orang siswa
b. Melakukan remidial kepada 12 orang siswa
c. Melakukan remidial kepada peserta didik yang gagal di kedua kelas tersebut
d. Melakukan pengayaan kepada kedua peserta didik yang gagal di kedua kelas tersebut
e. Mengulang seluruh materi kepada peserta didik gagal pada kedua kelas tersebut.
Jawaban: C
Pembahasan:
Langkah yang harus dilakukan terhadap siswa yang tidak mencapai KKM yaitu melakukan remidial kepada siswa yang gagal di kedua kelas tersebut.

71. Seorang peserta didik mampu mendengarkan informasi yang disampaikan oleh guru tetapi pada saat ditanya ia tidak mengerti apa yang ia dengar. Peserta didik tersebut mengalami kesulitan/gangguan belajar dalam hal ...
a. Kesulitan akademis
b. Gangguan simbolik
c. Gangguan nonsimbolik
d. Gangguan sosial
e. Gangguan nonsosial
Jawaban: B
Pembahasan:
Ada 4 jenis kesulitan atau gangguan belajar anak:
- Kesulitan belajar akademis, meliputi kesulitan membaca, kesulitan menulis, dan kesulitan berhitung.
- Gangguan simbolik, yaitu ketidakmampuan anak untuk dapat memahami suatu obyek sekalipun ia tidak memiliki kelainan pada organ tubuhnya.
- Gangguan nonsimbolik, yaitu ketidakmampuan anak untuk memahami isi pelajaran karena ia mengalami kesulitan untuk mengulang kembali apa yang telah dipelajarinya.
- Ganguan sosial-emosional, yaitu gangguan yang berasal dari lingkungan dan emosi dalam diri anak.

72. Berikut ini adalah karakteristik anak usia SD dari segi psikomotorik, yaitu …
a. Anak menunjukkan kepedulian terhadap orang lain
b. Anak sudah dapat memakai pakaian dengan rapi
c. Anak sudah mulai memahami beberapa konsep abstrak seperti menghitung tanpa menggunakan benda
d. Anak dapat menciptakan sesuatu bentuk/benda dengan menggunakan alat
e. Anak sudah dapat berpikir secara abstrak
Jawaban: B
Pembahasan:
Karakteristik anak usia SD dari segi psikomotorik:
- Anak sudah memiliki gerakan yang bebas dan aman. Hal ini berguna untuk melakukan berbagai gerakan motorik kasar (jasmani) seperti memanjat, berlari dan menaiki tangga.
- Memiliki kemampuan dalam melakukan koordinasi dan keseimbangan badan. Misalnya ketika berjalan atau berlari dengan berbagai pola.
- Anak sudah dapat memperkirakan kegiatan/gerakan yang berbahaya dan tidak berbahaya.
- Anak sudah dapat memakai pakaian dengan rapi.
- Anak sudah bias menunjukkan kebersihan dalam berpakaian, badan dan alat-alat yang dibawa.

73. Bu Nina mengajak siswa melakukan deklamasi puisi di depan kelas. Siswa yang berani mendeklamasikan puisi ciptaannya sendiri akan mendapatkan nilai dan tepuk tangan dari teman-temanmnya. Sebaliknya, siswa yang tidak berani tampil tidak mendapatkan nilai dan diminta membuat satu puisi lagi. Pembelajaran yang dilakukan oleh Bu Nina menganut paham teori …
a. Ausubel
b. Vygotsky
c. Brunner
d. Skinner
e. Piaget
Jawaban: D
Pembahasan:
Operant conditioning adalah suatu metode pembelajaran menggunakan reward (hadiah) dan punishment (hukuman ) sebagai konsekuensi perilaku. Teori ini dikembangkan olef B.F Skinner dan sering juga disebut teori skinner.

74. Setelah mencermati indikator"Peserta didik dapat menentukan kalimat utama paragrap, Bu Jani merancang langkah-langkah pembelajaran sebagai berikut:
1) Peserta didik membaca dalam hati teks berjudul "Organ Gerak Manusia dan Hewan".
2) Untuk membantu memahami isi teks, guru bertanyajawab dengan peserta didik secara lisan.
3) Peserta didik membentuk kelompok.
4) Tiap kelompok mendapatkan 1 set potongan kalimat dari sebuah paragraf dan LKPD yang memuat tabel checklist tentang ciri-ciri kalimat utama dan kalimat penjelas.
Kegiatan pembelajaran yang selanjutnya adalah ...
a. Guru memberikan motivasi dan uraian tujuan pembelajaran
b. Peserta didik menjawab pertanyaan guru untuk mengaitkan pengetahuan lama dengan pengetahuan yang akan dipelajari berdasarkan LKPD.
c. Guru menayangkan contoh-contoh kalimat utama dan kalimat penjelas dan menjelaskan ciri-cirinya.
d. Anggota kelompok berdiskusi mengindentifikasi potongan kertas, mana yang kalimat utama dan mana kalimat penjelas berdasarkan LKPD
e. Peserta didik secara berkelompok mengoreksi hasil kerja LKPD kelompok lain: kelompok I mengoreksi hasil kerja kelampok 2; kelompok 2 mengoreksi hasil kerja kelompok 3 dan seterusnya.
Jawaban: D
Pembahasan:
Kegiatan pembelajaran yang selanjutnya sesuai konteks soal adalah anggota kelompok berdiskusi mengindentifikasi potongan kertas, mana yang kalimat utama dan mana kalimat penjelas berdasarkan LKPD.

75. Seorang guru kelas III sedang menilai hasil wawancara siswa secara tertulis berdasarkan KD 4.5 Menyajikan hasil wawancara tentang cara-cara perawatan tumbuhan dan hewan dalam bentuk tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efeklif. Salah satu indikator penilaian yang tepat adalah ...
a. Penampilan
b. Ketepatan menggunakan kalimat efektif
c. Ketepatan narasumber
d. Ketepatan intonasi
e. Keluasan informasi
Jawaban: B
Pembahasan:
Salah satu indikator penilaian yang tepat untuk KD 4.5 Menyajikan hasil wawancara tentang cara-cara perawatan tumbuhan dan hewan dalam bentuk tulis dan visual menggunakan kosakata baku dan kalimat efeklif adalah ketepatan menggunakan kalimat efektif.

76. Perhatikan langkah PBL berikut!
1) Memonitor keaktifan dan perkembangan proyek
2) Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar.
3) Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok.
4) Orientasi peserta didik pada masalah
5) Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
6) Mengembang kan dan menyajikan hasil karya.
7) Pertanyaan Mendasar
Urutan langkah problem based learning yang benar adalah ...
a. 4-2-3-6-5
b. 7-2-3-6-5
c. 4-2-1-6-5
d. 7-2-1-6-5
e. 7-2-3-6-5
Jawaban: A
Pembahasan:
Urutan langkah problem based learning yang benar adalah 4-2-3-6-5.

77. Penyebab diskalkulia kecuali ...
a. Kelemahan pada proses penglihatan
b. Bermasalah dalam hal mengurut informasi, kesulitan membaca kode-kode angka
c. Kesulitan mengingat kembali secara detail
d. Kesulitan dalam menulis angka
e. Trauma dengan pelajaran berhitung
Jawaban: D
Pembahasan:
Opsi D adalah kesulitan disgrafia

78. Yang merupakan kebutuhan penghargaan pada peserta didik berdasarkan teori Maslow adalah ...
a. Cinta dan persahabatan
b. Kebutuhan kreativitas
c. Tersedianya sarana pokok sekolah
d. Rasa percaya diri
e. Keamanan dan kebebasan dari rasa takut dan ancaman
Jawaban: D
Pembahasan:
Lima hirarki dalam teori Maslow:
1) Fisiologis (makanan, tidur, air, dll),
2) Keamanan (keamanan tubuh, kesehatan, dll kerja),
3) Milik / cinta (persahabatan, keluarga),
4) Harga diri (rasa percaya diri, menghormati orang lain dan oleh orang lain ), dan
5) Aktualisasi diri (moralitas, kreativitas dll)

79. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Percepatan pertumbuhan fisik anak
2) Kondisi awal mempengaruhi perkembangan selanjutnya
3) Penerapan nilai kehidupan di sekolah
Alasan perlunya mengetahui pertumbuhan dan perkembangan peserta didik adalah untuk memahami …
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 3
d. 1, 2 dan 3
e. Semua salah
Jawaban: D
Pembahasan:
Alasan perlunya mengetahui pertumbuhan dan perkembangan peserta didik adalah untuk memahami:
1) Percepatan pertumbuhan fisik anak
2) Kondisi awal mempengaruhi perkembangan selanjutnya
3) Penerapan nilai kehidupan di sekolah

80. Dalam kurikulum 2013, menggunakan penilaian autentik dalam mengukur perkembangan belajar atau hasil belajar siswa. Selanjutnya ada proses reformasi atau penyempurnaan dalam penilaian yaitu penilaian berorientasi HOTS. HOTS harus dimiliki oleh peserta didik dalam rangka mempersiapkan perkembangan peserta didik yang mampu memenuhi tantangan dan kebutuhan abad 21 yaitu dengan terbentuknya pribadi yang kreatif, inovatif dan mempunyai daya saing yang tinggi. Semua hal positif yang diharapkan ada pada peserta didik dapat diwujudkan dengan treatment yang tepat dalam pembelajaran yang dilakukan yang terdapat didalamnya tersebut tentang bagaimana penilaian yang dilakukan. Berikut ini pernyataan yang tidak tepat mengenai penilaian autentik adalah ...
a. Bentuk penilaian yang menghendaki peserta didik menampilkan sikap, menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pembelajaran saat di dalam kelas
b. Penilaian autentik dilakukan secara komprehensif untuk menilai dari masukan, proses dan keluaran, yang mengukur hasil belajar peserta didik meliputi ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan
c. Teknik dan instrumen penilaian kompetensi keterampilan, pendidik menilai kompetensi keterampilan melalui penilaian kinerja
d. Teknik dan instrumen penilaian kompetensi pengetahuan, pendidik menilai kompetensi pengetahuan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan
e. Teknik dan instrumen yang digunakan untuk penilaian kompetensi sikap antara lain observasi, penilaian diri, penilaian antar peserta didik, jurnal, dan wawancara
Jawaban: A
Pembahasan:
Penilaian Autentik adalah bentuk penilaian yang menghendaki peserta didik menampilkan sikap, menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pembelajaran dalam melakukan tugas pada situasi yang sesungguhnya.
Penilaian autentik dilakukan secara komprehensif untuk menilai dari masukan, proses dan keluaran, yang mengukur hasil belajar peserta didik meliputi ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan.
Makna authentik adalah kondisi nyata atau keadaan sesungguhnya yang berkaitan dengan kemampuan peserta didik. Peserta didik diberi kesempatan dalam menilai kemampuan atau prestasi mereka sendiri. Berati, pada penilaian autentik lebih ditekankan pada proses belajar yang disesuaikan dengan situasi dan keadaan sesungguhnya, baik itu di dalam kelas maupun di luar kelas.
Kurikulum 2013 menerapkan penilaian autentik untuk menilai kemajuan belajar peserta didik yang meliputi sikap, pengetahuan, dan keterampilan, teknik dan instrumen yang dapat digunakan adalah sebagai berikut:
1) Teknik dan instrumen yang digunakan untuk penilaian kompetensi sikap:
a. Observasi merupakan teknik penilaian yang dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan indera, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan pedoman observasi yang berisi sejumlah indikator perilaku yang diamati.
b. Penilaian diri merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk mengemukakan kelebihan dan kekurangan dirinya dalam konteks pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian diri.
c. Penilaian antar peserta didik merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk saling menilai terkait dengan pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian antar peserta didik.
d. Jurnal merupakan catatan pendidik di dalam dan di luar kelas yang berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik yang berkaitan dengan sikap dan perilaku.

81. Jenjang kemampuan yang menuntut peserta didik untuk peka terhadap eksistensi fenomena atau rangsangan tertentu. Kepekaan ini diwali dengan penyadaran kemampuan untuk menerima dan memperhatikan. Termaksud dalam jenjang kemampuan …
a. Analisys
b. Valuing
c. Receiving
d. Responding
e. Percepcion
Jawaban: C
Pembahasan:
Menurut Bloom, hasil belajar dapat dikelompokkan ke dalam tiga domain, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor. Setiap domain disusun menjadi beberapa jenjang kemampuan, mulai dari hal yang sederhana sampai dengan hal yang kompleks, mulai dari hal yang mudah sampai dengan hal yang sukar, dan mulai dari hal yang konkrit sampai dengan hal yang abstrak.
Pada domain afektif (affective domain), internalisasi sikap yang menunjuk ke arah pertumbuhan batiniah dan terjadi bila peserta didik menjadi sadar tentang nilai yang diterima, kemudian mengambil sikap sehingga menjadi bagian dari dirinya dalam membentuk nilai dan menentukan tingkah laku. Domain afektif terdiri atas beberapa jenjang kemampuan, yaitu:
- Kemauan menerima (receiving), yaitu jenjang kemampuan yang menuntut peserta didik untuk peka terhadap eksistensi fenomena atau rangsangan tertentu. Kepekaan ini diawali dengan penyadaran kemampuan untuk menerima dan memperhatikan. Kata kerja operasional yang dapat digunakan diantaranya : menanyakan, memilih, menggambarkan, mengikuti, memberikan, berpegang teguh, menjawab, menggunakan.
- Kemauan menanggapi/menjawab (responding), yaitu jenjang kemampuan yang menuntut peserta didik untuk tidak hanya peka pada suatu fenomena tetapi juga bereaksi terhadap salah satu cara. Penekanannya pada kemauan peserta didik untuk menjawab secara sukarela, membaca tanpa ditugaskan. Kata kerja operasional yang dapat digunakan diantaranya : menjawab, membantu, memperbincangkan, memberi nama, menunjukkan, mempraktikkan, mengemukakan, membaca, melaporkan, menuliskan, memberitahu, mendiskusikan.
- Menilai (valuing), yaitu jenjang kemampuan yang menuntut peserta didik untuk menilai suatu objek, fenomena atau tingkah laku tertentu secara konsisten. Kata kerja operasional yang digunakan diantaranya : melengkapi, menerangkan, membentuk, mengusulkan, mengambil bagian, dan memilih.
- Organisasi (organization), yaitu jenjang kemampuan yang menuntut peserta didik untuk menyatukan nilai-nilai yang berbeda, memecahkan masalah, membentuk suatu sistem nilai. Kata kerja operasional yang dapat digunakan diantaranya: mengubah, mengatur, menggabungkan, membandingkan, mempertahankan, menggeneralisasikan, memodifikasi.

82. PTK terkait bagian siapa, dimana, kapan, dan bagaimana terletak pada bab …
a. Bab III materi 1
b. Bab III materi 2
c. Bab IV materi 1
d. Bab IV materi 2
e. Bab I materi 2
Jawaban: A
Pembahasan:
Contoh format laporan PTK:
Halaman Judul
Halaman Pengesahan
Abstrak
Kata Pengantar
Dartar Isi
Daftar Tabel
Daftar Gambar
Daftar Lampiran
Bab I Pendahuluan
A. Masalah dan latar belakang masalah Uraikan secara lugas masalah yang ingin ditanggulangi, penyebab timbulnya masalah tersebut, dan tingkat masalah yang ingin ditanggulangi oleh peneliti.
B. Rumusan masalahUraikan secara singkat bentuk tindakan yang akan diambil (misal: mengapa berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi/ TIK?), argumentasi teoretik dan/atau empirik pemilihan tindakan, dan rumuskan hipotesis tindakan sebagai landasan tindakan yang digunakan (bila dipandang memungkinkan).
C. Tujuan penelitianUraikan hasil penelitian yang diharapkan (anticipated results) dari penelitian ini.
D. Ruang Lingkup PenelitianSebutkan lingkup atau batas- batas tindakan yang akan diambil peneliti.
E. Manfaat penelitianUraikan secara jelas manfaat hasil penelitian bagi sekolah (misalnya: pengembangan kurikulum, kebijakan, guru, maupun siswa, dsb.)
Bab II Pembahasan, Kerangka Pikir, dan Hipotesis
A. Pembahasan, uraikan dengan seksama dan deskriktif variabel penelitian anda (Uraikan variabel X dan Y)
B. Kerangka pikir, adalah sintaks dari hasil analisa variabel penelitian yang berbentuk skema yang menghasilkan sebuah pernyataan
C. Hipotesis, berisi dugaan sementara calon peneliti terkait variabel penelitian yang biasanya ditandai dengan kalimat jika ... maka ...
Bab III Prosedur Penelitian Tindakan Kelas
A. Setting penelitian, sebutkan lokasi penelitian, waktu penyelenggaraan penelitian (misal: Semester I, II, bulan, tahun, dst.), dan karakteristik kelompok sasaran yang menjadi subjek penelitian, serta bentuk aktivitas penggunaan ICT dalam pembelajaran.
B. Prosedur Penelitian
1. Gambaran Umum Penelitian
Uraikan gambaran umum penelitian yang dilakukan termasuk jumlah dan prosedur siklus penelitian yang dilakukan.
2. Rincian Prosedur Penelitian
a. Persiapan Tindakan
Sebutkan persiapan apa saja yang dilakukan (seperti analisis diagnostik untuk menspesifikasi masalah dan rincian penyebab timbulnya masalah), pembuatan alatalat berbasis TIK dalam rangka tindakan, dan lain-lain yang terkait dengan pelaksanaan tindakan di kelas
b. Implementasi Tindakan
Deskripsikan tindakan yang akan diambil, skenario kerja tindakan, dan prosedur tidakan yang digunakan peneliti
c. Pemantauan dan Evaluasi
Uraikan Prosedur pemantauan dan evaluasi tindakan, alat- alat pemantauan dan evaluasi yang digunakan, beserta kriteria keberhasilan tindakannya
d. Analisis dan Refleksi
Uraikan prosedur analisis hasil pemantauan dan refleksi terhadap tindakan yang telah diambil, tim yang terlibat dalam analisis hasil pemantauan dan refleksi, kriteria dan rencana bagi tindakan daur ulang.
Bab IV: Hasil Penelitian dan Pembahasan
Sajikan hasil penelitian atau temuan setelah tindakan dilaksanakan dan penyajian temuan harus sesuai dengan masalah yang telah dirumuskan, dan dilakukan pembahasan secara lengkap tentang temuan atau hasil PTK tersebut. Pembahasan hendaknya memberikan penjelasan tentang kegagalan maupun keberhasilan penerapan TIK dalam pembelajaran, tentu bila salah satu atau keduanya ada, suatu tindakan.
Bab V: Simpulan dan Saran
A. Simpulan
Simpulkan hasil penelitian yang diperoleh secara lengkap, sesuai dengan masalah yang diteliti
B. Saran-saran dan rekomendasi
Ajukan saran- saran untuk penerapan hasil penelitian dan kemungkinan penelitian lebih lanjut dimasa mendatang

83. Hasil belajar harus segera diberitahukan, jangan ditunda. Hasil belajar juga harus segera diberikan feedback, jika salah dibetulkan, jika benar diberi reinforcement. Langkah tersebut merupakan penerapan pembelajaran dari teori belajar ...
a. Bruner
b. Thorndike
c. Bandura
d. Skinner
e. Vigotsky
Jawaban: D
Pembahasan:
Bruner: belajar melalui penemuan (enaktif, ikonik, simbolik)
Thorndike: belajar melalui kesiapan, latihan dan pengulangan
Bandura: belajar melalui meniru modeling
Skinner: belajar dengan penguatan (reinforcement) dan ganjaran
Vigotsky: ZPD, scafolding/bantuan belajar, dan interaksi sosial(kooperatif)

84. “Hebat Nak, tingkatkan prestasimu!”. Penguatan positif ini guru sampaikan terhadap siswa yang berprestasi. Tindakan guru tersebut sesuai dengan teori belajar yang dikemukakan oleh …
a. Bandura
b. Pavlov
c. Skinner
d. Thorndike
e. Maslow
Jawaban: C
Pembahasan:
- Bandura: meniru / modelling
- Pavlov: pembiasaan
- Skinner: penguatan / reinforcement
- Thorndike: kesiapan latihan dan pengulangan/drill
- Maslow: hirarki kebutuhan

85. Penilaian sikap pada pembelajaran yang berbasis HOTS tidaklah merupakan konsep penilaian sikap pada kurikulum 2013 , dalam penilaian sikap dikenal ada instrument dalam bentuk jurnal dan penilaian diri. Penilaian diri ialah penilaian terhadap kelebihan dan kekurangan diri peserta didik dalam kontes pencapaian kompetensi. Sedangkan jurnal ialah catatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik yang berkaitan dengan sikap dan prilaku. Perbedaan penilaian diri dan jurnal dilihat dari fungsinya ialah ...
a. Penilaian diri adalah penilaian yang berfungsi sebagai alat konfirmasi terhadap jurnal, sedangkan jurnal adalah hasil pengamatan yang dilakukan oleh pendidik tentang sikap dan perilaku peserta didik.
b. Penilaian diri adalah penilaian yang berfungsi sebagai alat konfirmasi terhadap penilaian anar teman, sedangkan jurnal adalah hasil pengamatan yang dilakukan oleh peserta didik tentang sikap dan perilakunya
c. Penilaian diri adalah penilaian yang berfungsi sebagai alat konfirmasi terhadap hasil wawancara, sedangkan jurnal adalah hasil pengamatan yang dilakukan oleh pendidik tentang sikap dan perilaku peserta didik
d. Penilaian diri adalah penilaian yang berfungsi sebagai alat konfirmasi terhadap jurnal, sedangkan jurnal adalah hasil pengamatan yang dilakukan oleh temannya tentang sikap dan perilaku peserta didik.
e. Penilaian diri adalah penilaian yang berfungsi sebagai alat konfirmasi terhadap hasil wawancara, sedangkan jurnal adalah hasil pengamatan yang dilakukan oleh dirinta tentang sikap dan perilaku peserta didik.
Jawaban: A
Pembahasan:
Penilaian diri adalah penilaian yang berfungsi sebagai alat konfirmasi terhadap jurnal, sedangkan jurnal adalah hasil pengamatan yang dilakukan oleh pendidik tentang sikap dan perilaku peserta didik

86. Dalam suatu tujuan pembelajaran tertulis KD 3.1 Mencermati gagasan pokok dan gagasan pendukung yang diperoleh dari teks lisan, tulis, atau visual. Dengan indikator pencapaian kompetensi 3.1.1 Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks tulis. Maka rumusan tujuan pembelajaran berikut yang tepat adalah …
a. Siswa mampu mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung di setiap paragraf dengan benar
b. Setelah membaca teks tentang keragaman budaya, siswa mampu menyajikan gagasan pokok dan gagasan pendukung di setiap paragraf dari teks tersebut dalam bentuk peta pikiran dengan teliti
c. Siswa mampu menyajikan gagasan pokok dan gagasan pendukung di setiap paragraf
d. Setelah membaca teks tentang keragaman budaya, siswa mampu mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung di setiap paragraf dari teks tersebut dengan mandiri
e. Setelah membaca teks tentang keragaman budaya, siswa mampu menganalisis gagasan pokok dan gagasan pendukung di setiap paragraf dari teks tersebut
Jawaban: D
Pembahasan:
Dalam merumuskan tujuan pembelajaran diusahakan harus memuat 4 hal yang biasa dikenal dengan singkatan ABCD.
A (audience) yaitu siswa atau peserta didikB (behavior) yaitu kemampuan yang akan dicapai setelah mengikuti pembelajaran
C (condition) yaitu aktivitas yang akan dilakukan dalam pembelajaran
D (degree) yaitu tingkatan atau perilaku yang diharapkan
Dalam menentukan tujuan , selain memperhatikan ABCD juga perlu memperhatikan KKO nya. Dalam indikator 3.1.1 Mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung setiap paragraf dari teks tulis. Mengidentifikasi merupakan C1 maka pada tujuan pembelajaran juga bisa menggunakan C1.
A = Siswa
B = mampu mengidentifikasi gagasan pokok dan gagasan pendukung di setiap paragraf dari teks tersebut
C = Setelah membaca teks tentang keragaman budaya
D = dengan mandiri.

87. Guru dalam memfasilitasi pembelajaran abad 21 sebaiknya …
a. Memfokuskan diri kepada penguasaan materi pembelajaran
b. Menjadi pengendali utama terhadap materi pembelajaran
c. Memfokuskan diri kepada penguasaan aplikasi komputer kontemporer
d. Mengutamakan agar peserta didik menguasai materi
e. Menekankan kepada pengembangan keterampilan belajar
Jawaban: E
Pembahasan:
a. Harusnya keterampilan proses belajar
b. Harusnya berpusat pada peserta didik
c. Harusnya keterampilan proses belajar
d. Harusnya keterampilan proses belajar
e. Benar

88. Pada suatu kegiatan pembelajaran, guru menggunakan tabel perkalian 0 x 0 s.d 10 x 10. Kemudian siswa diminta mengamati semua hasil perkalian dengan 0 dan 1 sehingga siswa dapat menyimpulakan bahwa perkalian suatu bilangan dengan 0 hasilnya selalu 0, dan perkalian suatu bilangan dengan 1 hasilnya adalah bilangan itu sendiri. Dengan menggunakan kalkulator untuk menghitung perkalian bilangan besar dan dengan disertai bimbingan guru siswa terus menggali sifat-sifat perkalian lainnya sehingga ditemukan sifat komutatif dan asosiatif. Bahan ajar yang dilibatkan dalam pembelajaran di atas, tepat untuk pembelajaran yang bersifat …
a. Konfiguratif
b. Eksploitatif
c. Generative
d. Individual
e. Klasikal
Jawaban: A
Pembahasan:
Bahan ajar yang dilibatkan dalam pembelajaran di atas, tepat untuk pembelajaran yang bersifat konfiguratif.

89. Suatu perangkat pembelajaran berisi:
- Identitas (satuan pendidikan, mata pelajaran, kelas/semester, tahun pelajaran)
- Format isian (tema, sub tema, pembelajaran ke alokasi waktu, dan bulan yang terinci per minggu, dan keterangan yang diisi pelaksanaan pembelajaran berlangsung).
Perangkat pembelajaran yang sesuai dengan isian di atas yaitu …
a. Program tahunan
b. Program semester
c. Silabus
d. RPP
e. Analisis butir soal
Jawaban: B
Pembahasan:
Program semester berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam semester tersebut. Pada umumnya program semester ini berisikan:
- Identitas (satuan pendidikan, mata pelajaran, kelas/semester, tahun pelajaran).
- Format isian (tema, sub tema, pembelajaran ke alokasi waktu, dan bulan yang terinci per minggu, dan keterangan yang diisi pelaksanaan pembelajaran berlangsung).

90. Seorang guru PPKn memulai pembelajaran dengan menyampikan beberapa penjelasan berdasar pokok-pokok materi pembelajaran. Lalu membentuk kelompok untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran, setelah selesai tugasnya siswa melaporkan hasil diskusi kelompoknya. Selesai presentasi siswa diberi hadiah sebagai penghargaan atas keberhasilannya. Guru tersebut menerapkan model pembelajaran ...
a. Kontekstual
b. Direct
c. Berbasis masalah
d. Kooperatif
e. Berbasis project
Jawaban: D
Pembahasan:
Guru memulai pembelajaran dengan menyampikan penjelasan berdasar pokok-pokok materi pembelajaran, membentuk kelompok untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran, dan melaporkan hasil diskusi kelompoknya ini menerapkan model pembelajaran kooperatif. Pembelajaran kooperatif dalam pembelajaran PPKn mengajarkan kepada peserta didik keterampilan kewarganegaraan (civic skills).

91. Seorang guru PPKn mengembangkan evaluasi hasil belajar akan melaksanakan tes subsumatif, mengembangkan tes kinerja, melakukan obervasi aktivitas siswa, memberi tugas kelompok dan individu. Evaluasi yang dilakukan guru dengan melakukan kegiatan seperti itu dalam pembelajaran, dikenal dengan …
a. Evaluasi akhir semester
b. Evaluasi proses dan hasil
c. Evaluasi dalam proses
d. Authentic assessment
e. Evaluasi hasil belajar
Jawaban: D
Pembahasan:
Seorang guru PPKn SD dalam mengembangkan evaluasi hasil belajar, melaksanakan subsumatif, mengembangkan tes kinerja, melakukan obervasi aktivitas siswa, memberi tugas kelompok dan individu, Evaluasi dalam pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru, dikenal dengan authentic assessment.

92. Dalam pembelajaran di kelas anda terdapat dua siswa yang berkebutuhan khusus, pembelajaran apa yang tepat dilakukan dalam menghadapi kondisi ini …
a. Menyuruh siswa tersebut mengerjakan soal kedepan dan membimbingnya
b. Membagi kelompok diskusi
c. Melakukan pembimbingan di tempat duduk mereka
d. Mengelompokan dengan siswa pintar agar bisa ikut terimbas
e. Memisahkan kedua siswa dengan siswa normal lainnya dengan perlakuan berbeda
Jawaban: C
Pembahasan:
Pembelajaran yang tepat dalam menghadapi kondisi di mana terdapat dua siswa berkebutuhan khusus yaitu melakukan pembimbingan di tempat duduk mereka.

93. Guru harus bertindak sesuai norma agama, sosial, hukum, kebudayaan nasional serta menampilkan diri sebagai pribadi yang memiliki akhlak mulia dan teladan bagi peserta dan masyarakat, hal tersebut merupakan bagian dari kompetensi ...
a. Pedagogik
b. Kepribadian
c. Profesional
d. Sosial
e. Budaya
Jawaban: B
Pembahasan:
Empat kompetensi guru:
- Kompetensi pedagogik meliputi pemahaman guru terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimilikinya.
- Kompetensi kepribadian merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepribadian yang mantap, stabil, dewasa, arif, dan berwibawa, menjadi teladan bagi peserta didik, dan berakhlak mulia.
- Kompetensi sosial merupakan kemampuan guru untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali peserta didik, dan masyarakat sekitar.
- Kompetensi profesional merupakan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap stuktur dan metodologi keilmuannya.

94. Bu Rumini melaksanakan pembelajaran yang mengakomodasi semua anggota kelompok mengungkapkan pendapat, ide, dan tanggapan terhadap skenario secara bebas, sehingga dimungkinkan muncul berbagai macam alternatif pendapat. Kegiatan yang dilakukan Bu Rumini tersebut merupakan implementasi model pembelajaran ...
a. Project based learning
b. Inquiry learning
c. Discovery learning
d. Problem based learning
e. Contekstual learning
Jawaban: D
Pembahasan:
Yang dilakukan ibu Rumini merujuk pada problem based learning karena beliau mengorientasikan siswa ke masalah tertentu dan diharapkan memperoleh beberapa alternatif pendapat dari masalah yang diberikan.

95. Untuk meningkatkan kemampuan siswa memecahkan masalah lingkungan, Ibu Mola menugaskan siswanya membuat karya dari sampah organik. Ia merencanakan untuk menilai hasil karya siswa berdasarkan kegunaan, nilai jual, dan keindahan. Teknik penilaian yang sebaiknya ia lakukan adalah ...
a. Tes lisan
b. Penilaian praktik
c. Penilaian produk
d. Portofolio
e. Tes sumatif
Jawaban: C
Pembahasan:
- Tes lisan adalah suatu bentuk tes yang menuntut respon dari peserta didik dalam bentuk bahasa lisan.
- Penilaian praktik (kinerja) adalah penilaian yang menuntut respon berupa keterampilan melakukan suatu aktivitas sesuai dengan tuntutan kompetensi.
- Penilaian produk adalah penilaian terhadap keterampilan peserta didik dalam mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki ke dalam wujud produk dalam waktu tertentu.
- Penilaian portofolio merupakan teknik untuk melakukan penilaian terhadap aspek keterampilan yang merupakan kumpulan sampel karya terbaik KI-4.
- Tes sumatif yaitu tes yang diberikan setelah sekumpulan satuan program pembelajaran selesai diberikan.

96. Kegiatan pembelajaran yang dirancang dalam bentuk permainan tebak-tebakan yang dilakukan dengan gerakan yang menantang kemampuan peserta didik merupakan salah satu strategi untuk mengaktifkan kecerdasan ...
a. Logis matematis
b. Verbal linguistik
c. Visual spasial
d. Kinestetik
e. Naturalis
Jawaban: D
Pembahasan
Pembelajaran di kelas yang dapat mengaktifkan kecerdasan kinestetik antara lain:
a. Respon tubuh, peserta didik menanggapi pelajaran menggunakan tubuh sebagai media respon misalnya mengangkat tangan, mengangguk, atau tersenyum jika memahami penjelasan guru.
b. Teater kelas, peserta didik memerankan teks, soal, atau materi lain yang harus dipelajari dengan mendramakan isinya.
c. Konsep kinestetik, permainan tebak–tebakan yang dilakukan dengan gerakan yang menantang kemampuan peserta didik untuk mengungkapkan pengetahuan dengan cara tidak konvensional.
d. Hands on thinking, memberi kesempatan peserta didik untuk memanipulasi obyek atau menciptakan sesuatu dari tangan mereka dengan membuat patung, kolase, atau bentuk kerajinan lain.
e. Peta tubuh, tubuh manusia dapat digunakan sebagai alat pedagogis yang berguna, misal jari untuk menghitung, dengan menggunakan gerakan fisik akan menginternalisasikan gagasan.

97. Pada akhir pembelajaran, Pak Ihlan Sutari meminta peserta didik untuk mendemonstrasikan tugas belajar yang telah diberikan dengan tujuan agar peserta didik tersebut mengaplikasikan kemampuan keterampilan yang dimilikinya dan guru dapat menilai kompetensinya. Instrumen yang dapat dipilih oleh Pak Ihlan Sutari untuk merekam hasil belajar adalah …
a. Daftar cek (check list)
b. Benar salah (true false)
c. Pilihan ganda (multiple choice)
d. Menjodohkan (matching)
e. Jawaban bebas (completion test)
Jawaban: A
Pembahasan:
Secara umum, tes dapat dikelompokkan ke dalam bentuk tes penampilan atau unjuk kerja (performance test), tes lisan (oral test), dan tes tulis (written test). Instrumen yang dapat digunakan untuk merekam hasil belajar pada penilaian kinerja antara lain: daftar cek (check list), catatan anekdot/narasi, dan skala penilaian (rating scale).

98. Untuk mengukur hasil belajar peserta didik dapat digunakan tes bentuk uraian atau objektif. Kedua macam bentuk tes ini memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan. Salah satu kelebihan tes uraian dibandingkan tes objektif adalah …
a. Tingkat validitas tinggi
b. Mengukur kemampuan yang lebih kompleks
c. Tingkat reliabilitas tinggi
d. Lingkup materi lebih luas
e. Informasi hasil tes lebih cepat
Jawaban: B
Pembahasan:
Kelebihan tes bentuk uraian:
1. Mengembangkan kemampuan dalam menyusun kalimat yang baik.
2. Menjawab soal dengan ekspresi pikiran tanpa menebak.
3. Mengukur kemampuan yang lebih kompleks.
4. Mengembangkan daya nalar peserta tes.
5. Mengembangkan dan menyusun soal relatif mudah.
6. Memudahkan dalam melacak proses berpikir peserta tes berdasarkan jawaban yang diberikan.

99. Pada proses pembelajaran, guru memberikan hadiah atau pujian kepada siswa yang berhasil menjawab atau menyelesaikan satu soal. Tindakan yang dilakukan oleh guru merupakan salah satu contoh penerapan teori belajar …
a. Clasical conditioning
b. Connectionism
c. Constructivism
d. Behaviorism
e. Kognitivisme
Jawaban: B
Pembahasan:
Tindakan yang dilakukan oleh guru merupakan salah satu contoh penerapan teori belajar connectionism. Karena dengan adanya pemberian hadiah atau pujian, motivasi siswa untuk belajar akan lebih kuat.

100. Salah satu tahapan dalam siklus PTK (penelitian tindakan kelas) adalah menyusun apa yang akan dilakukan untuk mengatasi/memberi solusi dari permasalahan tersebut. Hal ini mencakup segala keperluan pelaksanaan PTK, mulai dari materi/bahan ajar, rencana pengajaran yang mencakup metode/teknik mengajar, serta teknik atau instrumen observasi/evaluasi. Tahapan ini adalah ...
a. Planning
b. Implementing
c. Observing
d. Reflecting
e. Controlling
Jawaban: A
Pembahasan:
Masing-masing tahapan siklus penelitian tindakan kelas dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Tahap Perencanaan (Planning)
Pada tahap ini, peneliti menjelaskan tentang apa (what), mengapa (why), dimana (where), kapan (when), dan bagaimana (how) penelitian dilakukan. Penelitian tindakan kelas sebaiknya dilakukan secara kolaboratif, sehingga menghindarkan unsur subjektivitas. Di dalam tahap perencanaan, peneliti juga perlu menjelaskan persiapan-persiapan pelaksanaan penelitian, seperti rencana pelaksanaan pembelajaran dan instrumen pengamatan (observasi).
2. Tahap Pelaksanaan (Acting)
Pada tahap pelaksanaan, dilakukan kegiatan implementasi atau penerapan perencanaan tindakan. Di dalam kegiatan implementasi ini, maka guru (peneliti) harus mentaati perencanaan yang telah disusun. Kegiatan ini penting karena tujuan penelitian tindakan kelas adalah untuk memperbaiki proses pembelajaran.
3. Tahap Pengamatan (Observing)
Pada tahap pengamatan terdapat dua kegiatan yang akan diamati, yaitu kegiatan belajar peserta didik dan kegiatan pembelajaran.
4. Tahap Refleksi (Reflecting)
Kegiatan refleksi dilaksanakan ketika kolaborator sudah selesai melakukan pengamatan terhadap peneliti dalam melaksanakan pembelajaran. Kegiatan ini dapat berupa diskusi hasil pengamatan yang dilakukan oleh kolaborator dengan guru pelaksana (peneliti).