1. Perhatikan langkah pembelajaran berikut!
1) Pemberian rangsangan (stimulation)
2) Orientasi peserta didik pada masalah
3) Pengolahan data (data processing)
4) Pembuktian (verification)
5) Pertanyaan mendasar
6) Pernyataan/identifikasi masalah (problem statement)
7) Pengumpulan data (data collection)
8) Menarik simpulan/ generalisasi (generalization)
Urutan langkah discovery learning adalah ...
a. 1-6-7-3-4-8
b. 2-6-7-3-4-8
c. 5-6-7-3-4-8
d. 5-6-7-4-3-8
e. 1-6-7-4-3-8
Jawaban: A
Pembahasan:
Urutan langkah discovery learning adalah 1-6-7-3-4-8.
2. Bentuk kegiatan pembelajaran yang dapat dilakukan guru pada materi sejarah agar peserta didik mendapatkan pengalaman belajar bermakna menurut Edgar Dale adalah ...
a. Meminta peserta didik menonton televisi tentang tempat tempat sejarah
b. Mengajak peserta didik untuk menonton pameran museum
c. Meminta peserta didik membaca buku di perpustakaan untuk menggali materi sejarah yang di ajaran
d. Mengajak peserta didik melakukan karya wisata ke tempat tempat bersejarah
e. Menggunakan media gambar yang menarik tentang tempat tempat bersejarah dan peninggalannya
Jawaban: D
Pembahasan:
Menurut Edgar Dale, agar peserta didik mendapatkan pengalaman belajar bermakna maka harus melakukan sesuatu hal yang nyata, contohnya yaitu mengajak peserta didik melakukan karya wisata ke tempat tempat bersejarah.
3. Siswa ketika ditanya berapa hasil 10 + 30 ternyata tidak bisa, namun ketika diminta untuk menjumlahkan 10 lidi dan 30 lidi ternyata mereka bisa menjawab 40 lidi. Menurut Piaget tahap perkembangan siswa tersebut adalah ...
a. Sensorimotorik
b. Operasional konkret
c. Operasional formal
d. Praoperasional
e. Prakonvensional
Jawaban: B
Pembahasan:
Piaget membagi tahap-tahap perkembangan kognitif menjadi empat, yaitu:
a. Tahap sensorimotorik (umur 0-2 tahun)
Ciri pokok perkembangan berdasarkan tindakan, dan dilakukan selangkah demi selangkah. Pada tahap ini, bayi menyusun pemahaman dunia dengan mengordinasikan pengalaman indera (sensory) mereka (seperti melihat dan mendengar) dengan gerakan (otot) mereka (menggapai, menyentuh)-oleh karena itu disebut sebagai
b. Tahap praoperasional (umur 2-7/8 tahun)
Ciri pokok perkembangan pada tahap ini adalah penggunanaan simbol atau tanda bahasa, dan mulai berkembangnya konsep-konsep intuitif. Pemikiran pra-operasional di bagi menjadi 2 subtahap: fungsi simbolis dan pemikiran. Contoh menulis huruf, mencoret coret.
c. Tahap Operasional Konkret (usia 7 – 11)
Pemikiran operasional konkret mencakup penggunaan operasi. Penalaran logika matematika menggantikan penalaran intuitif, tetapi hanya dalam situasi konkret. Misalnya, siswa belajar berhitung dengan benda benda kongkret misal kaki kambing, dll
d Tahap operasional formal (umur 11/12-18 tahun)
Pada tahap ini, individu sudah mulai memikirkan pengalaman di luar pengalaman konkret, dan memikirkannya secara lebih abstrak, idealis, dan logis. Pemikir operasional formal dapat memecahkan persoalan ini walau problem ini hanya disajikan secara verbal tanpa benda konkret.
4. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Perbuatan yang merugikan orang lain
2) Memerlukan bantuan orang lain untuk mengatasi masalahnya
3) Takut berkonsultasi dengan psikiater
Gangguan emosional pada anak dapat diketahui melalui perilakunya, antara lain …
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 3
d. 1, 2 dan 3
e. Semua salah
Jawaban: D
Pembahasan:
Gangguan emosional pada anak dapat diketahui melalui perilaku:
1) Perbuatan yang merugikan orang lain
2) Memerlukan bantuan orang lain untuk mengatasi masalahnya
3) Takut berkonsultasi dengan psikiater
5. Penilaian yang dilakukan pada setiap akhir satu satuan waktu yang di dalamnya terdapat lebih dari satu pokok bahasan, dan dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana peserta didik telah dapat berpindah dari satu unit ke unit berikutnya disebut dengan ...
a. Penilaian formatif
b. Penilaian sumatif
c. Penilaian diagnostik
d. Penilaian authentic
e. Penilaian kognitif
Jawaban: B
Pembahasan:
- Penilaian formatif: Penilaian hasil belajar yang bertujuan mengetahui sudah sejauh mana peserta didik “telah terbentuk” (sesuai dengan pengajaran yang telah ditentukan) setelah mereka mengikuti proses pembelajaran dalam jangka waktu tertentu, biasanya dalam satu pokok bahasan.
- Penilaian sumatif: Penilaian yang dilakukan pada setiap akhir satu satuan waktu yang di dalamnya terdapat lebih dari satu pokok bahasan, dan dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana peserta didik telah dapat berpindah dari satu unit ke unit berikutnya.
- Penilaian diagnostik: Penilaian yang bertujuan untuk mengetahui kelemahan-kelemahan siswa serta faktor-faktor penyebabnya.
6. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Mengungkapkan daya ingat atau pemahaman testee terhadap materi pelajaran, juga untuk mengungkapkan kemampuan dalam memahami berbagai macam konsep berikut aplikasinya
2) Representatif mewakili materi, memungkinkan menjadi lebih obyektif dalam mengoreksi menjadi lebih mudah, pengoreksi dapat dibantu orang atau dengan jasa komputer dan butir-butir soal lebih mudah dianalisis.
3) Laksanakan scoring pada setiap jawaban testee dengan memperhatiakan kelengkapan jawaban, kelancaran dalam mengemukakan jawaban dan kebenaran jawaban serta kemampuan dalam mempertahankan pendapat atau jawaban
4) Memberikan penjelasan, komentar, penafsiran, dsb
Sesuai pernyataan hal yang tercakup dalam karakteristik subjektive test adalah ...
a. 1 dan 3
b. 2 dan 4
c. 1 dan 4
d. 1 dan 3
e. 1 dan 2
Jawaban: C
Pembahasan:
Tes subjektif merupakan sejenis tes kemajuan belajar yang memerlukan jawaban yang bersifat pembahasan atau uraian kata-kata. Sesuai pernyataan hal yang tercakup dalam karakteristik subjektive test adalah nomor 1 dan 4.
7. Sekelompok peserta didik yang mempunyai minat tertentu diberi tugas untuk memecahkan permasalahan, membaca di perpustakaan terkait dengan KD yang dipelajari pada jam pelajaran sekolah atau di luar jam pelajaran sekolah. Pemecahan masalah yang diberikan kepada peserta didik dapat diminta untuk menyelesaikan sebuah proyek atau penelitian ilmiah.
Pernyataan diatas adalah pengertian pembelajaran pengayaan ...
a. Belajar kelompok, belajar mandiri, belajar berbasis teman
b. Belajar kelompok, belajar berbasis teman
c. Belajar kelompok
d. Belajar mandiri, belajar kurikulum
e. Belajar mandiri
Jawaban: C
Pembahasan:
- Belajar kelompok, yaitu sekelompok peserta didik yang memiliki minat tertentu diberikan pembelajaran bersama di dalam maupun luar jam pelajaran
- Belajar mandiri, yaitu secara mandiri peserta didik belajar mengenai sesuatu yang diminati
- Pembelajaran berbasis tema, yaitu memadukan kurikulum di bawah tema besar sehingga peserta didik dapat mempelajari hubungan antara berbagai disiplin ilmu
- Pemadatan kurikulum adalah pemberian pembelajaran hanya untuk kompetensi/materi yang belum diketahui peserta didik. Dengan demikian tersedia waktu bagi peserta didik untuk memperoleh kompetensi/materi baru, atau bekerja dalam proyek secara mandiri sesuai dengan kapasitas maupun kapabilitas masing-masing
8. Proses pembelajaran di mana guru dan teman sebaya yang lebih banyak pengetahuannya membantu individu yang lebih sedikit pengetahuannya untuk menuntaskan suatu masalah melampaui tingkat kemampuannya adalah bagian dari penerapan teori pembelajaran ...
a. Bruner
b. Thorndike
c. Vigotsky
d. Bandura
e. Skinner
Jawaban: C
Pembahasan:
Bruner: belajar melalui penemuan (enaktif, ikonik, simbolik)
Thorndike: belajar melalui kesiapan, latihan dan pengulangan
Vigotsky: ZPD, scafolding/bantuan belajar, dan interaksi sosial(kooperatif)
Bandura: belajar melalui meniru modeling
Skinner: belajar dengan penguatan (reinforcement) dan ganjaran
Scaffolding merupakan pemberian sejumlah bantuan kepada siswa selama tahap-tahap awal
pembelajaran, kemudian mengurangi bantuan dan memberikan kesempatan untuk
mengambil alih tanggung jawab yang semakin besar setelah ia dapat melakukannya.
Bantuan tersebut dapat berupa petunjuk, dorongan, peringatan, menguraikan masalah ke
dalam langkah-langkah pemecahan, memberikan contoh, dan tindakan-tindakan lain yang
memungkinkan siswa itu belajar mandiri.
9. Dalam mendukung efektivitas pembelajaran menurut skinner tindakan yang tepat oleh guru adalah ...
a. Guru memberikan kondisi dimana peserta didik dapat mempelajari respon-respon baru dengan cara pengamatan terhadap perilaku contoh dar orang lain, misalnya guru atau orang tuanya
b. Guru mengkondisikan peserta didik melalui pembiasaan membaca sebelum pembelajaran
c. Guru menggunakan media benda alam disekitar agar peserta didik lebih mudah memahaminya
d. Guru selalu memberikan penguatan setiap peserta didik berhasil menjawab pertanyaan atau melakukan kegiatan belajar
e. Menyajikan pembelajaran dengan menghubungkan materi dengan materi yang ada sebelumnya agar peserta didik lebih mudah memahaminya
Jawaban: D
Pembahasan:
Menurut Skinner, proses Belajar membutuhkan penguatan dan ganjaran.
- Penguatan positif adalah penguatan berdasarkan prinsif bahwa frekuensi respons meningkat karena diikuti dengan stimulus yang mendukung (rewarding). Bentukbentuk penguatan positif adalah berupa hadiah (permen, kado, makanan, dll), perilaku (senyum, menganggukkan kepala untuk menyetujui, bertepuk tangan, mengacungkan jempol), atau penghargaan (nilai A, Juara 1 dsb).
- Penguatan negatif, adalah penguatan berdasarkan prinsif bahwa frekuensi respons meningkat karena diikuti dengan penghilangan stimulus yang merugikan (tidak menyenangkan). Bentuk-bentuk penguatan negatif antara lain: menunda/tidak memberi penghargaan, memberikan tugas tambahan atau menunjukkan perilaku tidak senang (menggeleng, kening berkerut, muka kecewa dll).
Implikasi pembelajaran Skiner:
1. Pentingnya pemberian hadiah untuk menguatkan perilaku
2. Hasil berlajar harus segera diberitahukan kepada siswa, jika salah dibetulkan dan jika benar diperkuat.
3. Dalam pendidikan mengutamakan mengubah lingkungan untuk mengindari pelanggaran agar tidak menghukum.
10. Dalam merancang silabus, alokasi waktu perlu diperhatikan. Alokasi waktu adalah jumlah waktu yang dibutuhkan untuk ketercapaian suatu kompetensi dasar tertentu. Untuk menentukan alokasi waktu tiap kompetensi dasar, hal yang tidak perlu diperhatikan adalah ...
a. Minggu efektif tiap semester
b. Alokasi waktu mata pelajaran
c. Pemilihan metode pembelajaran
d. Jumlah standar kompetensi-kompetensi dasar per semester
e. Tingkat kerumitan dan keluasan materi
Jawaban: C
Pembahasan:
Alokasi waktu adalah jumlah waktu yang dibutuhkan untuk ketercapaian suatu kompetensi dasar tertentu, dengan memperhatikan:
a) Minggu efektif per semester;
b) Alokasi waktu mata pelajaran;
c) Jumlah standar kompetensi-kompetensi dasar per semester;
d) Membagi alokasi waktu per jumlah SK-KD dengan memperhatikan tingkat kerumitan dan keluasan materi.
11. Seorang guru yang pembina marching band melakukakan seleksi mayoret. Di masa seleksi itu, guru mendapatkan pesan dari salah satu wali murid kaya bahwa jika putrinya dipilih menjadi mayoret maka sang wali murid akan mensponsori kegiatan marching band saat mengikuti kejuaraan. Tanggapan guru …
a. Menurut permintaan wali murid tersebut mengingat sumber pendanaan marching band yang terbatas
b. Menolak dengan santun permintaan wali murid tersebut karena semua peserta didik memiliki hak yang sama untuk menjadi mayoret
c. Menuruti permintaan wali murid tersebut agar mendapatkan dana untuk membantu kegiatan marching band
d. Menolak dengan santun permintaab wali murid tersebut untuk mencegah protes dari peserta didik dan wali murid yang lain
e. Menolak dengan santun permintaan wali murid tersebut karena sebagai pembina harus memilih mayoret terbaik untuk mendukung prestasi dalam perlombaan
Jawaban: E
Pembahasan:
Tanggapan guru yang tepat adalah menolak dengan santun permintaan wali murid tersebut karena sebagai pembina harus memilih mayoret terbaik untuk mendukung prestasi dalam perlombaan.
12. Silabus bermanfaat sebagai pedoman dalam mengembangkan pembelajaran seperti pembuatan rencana pembelajaran, pengelolaan kegiatan pembelajaran dan pengembangan sistem penilaian. Silabus merupakan sumber pokok dalam penyusunan rencana pembelajaran. Dalam pengembangan silabus perlu dipertimbangakan beberapa prinsip. Terdapat beberapa prinsip yang harus dijadikan dasar dalam pengembangan silabus, diantaranya ialah: ilmiah, relevan, sistematis, konsisten, aktual, memadai, fleksibel, dan menyeluruh. Prinsip ilmiah dalam pengembangan silabus maksudnya ...
a. Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spiritual peserta didik
b. Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara KD, indikator, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, serta teknik dan instrumen penilaian
c. Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi
d. Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan
e. Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar
Jawaban: D
Pembahasan:
Dalam pengembangan silabus perlu dipertimbangakan beberapa prinsip. Prinsip tersebut merupakan kaidah yang akan menjiwai proses pembelajaran. Terdapat beberapa prinsip yang harus dijadikan dasar dalam pengembangan silabus, di antaranya ialah:
1. Ilmiah
Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
2. Relevan
Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spiritual peserta didik.
3. Sistematis
Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi.
4. Konsisten
Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian.
5. Memadai
Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.
6. Aktual dan Kontekstual
Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi.
7. Fleksibel
Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat.
8. Menyeluruh
Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor).
13. Perhatikan kegiatan pembelajaran berikut!
1) Guru menunjukkan kepada peserta didik sebuah foto/gambar yang menunjukkan menumpuknya sampah di tepi jalan di tengah-tengah lingkungan padat penduduk seperti gambar diatas kemudian Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan gambar yang diamati.
2) Peserta didik menyajikan hasil pengolahan data dalam bentuk presentasi kelompok.
3) Peserta didik berdiskusi dalam kelompok mencari solusi terkait dengan masalah yang telah diidentifikasi.
4) Peserta didik diminta mempresentasikan hasil penyelidikan dan diskusi di depan kelas; dilanjutkan dengan penyamaan persepsi.
5) Guru membantu peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasikan pertanyaan/masalah yang akan dicari penyelesiaannya.
Bu Ratna akan melakukan pembelajaran KD 4.3 Menyajikan hasil penelusuran informasi tentang perkembangan penduduk dan dampaknya bagi lingkungan. Urutan langkah-langkah pendekatan model problem based learning yang dilakukan bu Ratna adalah …
a. 1, 5, 3, 4, dan 2
b. 1, 5, 2, 3, dan 4
c. 1, 5, 3, 2, dan 4
d. 1, 5, 2, 4, dan 3
e. 1, 2, 4, 3, dan 5
Jawaban: C
Pembahasan:
Urutan langkah-langkah pembelajaran Problem Based Learning yaitu:
a. Guru menunjukkan kepada peserta didik sebuah foto/gambar yang menunjukkan menumpuknya sampah di tepi jalan di tengah-tengah lingkungan padat penduduk seperti gambar diatas kemudian Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan gambar yang diamati. (Orientasi peserta didik pada masalah)
b. Guru membantu peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasikan pertanyaan/masalah yang akan dicari penyelesiaannya. (Mengorganisasi peserta didik dalam belajar )
c. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok mencari solusi terkait dengan masalah yang telah diidentifikasi. (Membimbing penyelidikan peserta didik secara mandiri maupun kelompok)
d. Peserta didik menyajikan hasil pengolahan data dalam bentuk presentasi kelompok. (Mengembangkan dan menyajikan hasil karya)
e. Peserta didik diminta mempresentasikan hasil penyelidikan dan diskusi di depan kelas; dilanjutkan dengan penyamaan persepsi. (Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah)
14. Penilaian harus mampu menyimpulkan apakah peserta didik telah mencapai kompetensi yang ditetapkan atau belum. Hal ini sejalan dengan prinsip penilaian ...
a. Keeping track
b. Checking up
c. Finding out
d. Summing up
e. Summing out
Jawaban: D
Pembahasan:
- Keeping track, yaitu harus mampu menelusuri dan melacak kemajuan siswa sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah ditetapkan.
- Checking up, yaitu harus mampu mengecek ketercapaian kemampuan peserta didik dalam proses pembelajaran.
- Finding out, yaitu penilaian harus mampu mencari dan menemukan serta mendeteksi kesalahan-kesalahan yang menyebabkan terjadi kelemahan dalam proses pembelajaran.
- Summing up, yaitu penilaian harus mampu menyimpulkan apakah peserta didik telah mencapai kompetensi yang ditetapkan atau belum.
15. Cara agar siswa menjadi pendengar aktif adalah …
a. Ceramah
b. Demonstrasi
c. Presentasi
d. Diskusi
e. Debat
Jawaban: D
Pembahasan:
Mendengar aktif adalah ketika pendengar terlibat penuh dan bereaksi terhadap ide-ide yang disampaikan oleh pembicara. Dalam mendengarkan pasif, pendengar tidak bereaksi terhadap ide-ide pembicara tetapi hanya mendengarkan. Analisis jawaban:
Ceramah (pendengar pasif)
Demonstrasi (keterampilan prosedur)
Presentasi (keterampilan berbicara dan menyajikan hasil)
Diskusi (keterampilan berbicara dan mendengar aktif)
Debat (keterampilan mempertahankan pendapat)
16. Pembelajaran yang menggunakan modul untuk memperkuat respons siswa terhadap apa yang telah dipelajari merupakan pembelajaran yang menerapkan teori belajar behavioristik yang dikemukakan oleh ...
a. Skinner
b. Guthrie
c. Thorndike
d. Clarkhull
e. Pavlov
Jawaban: A
Pembahasan:
Pembelajaran yang menggunakan modul untuk memperkuat respons siswa terhadap apa yang telah dipelajari merupakan pembelajaran yang menerapkan teori belajar behavioristik yang dikemukakan oleh Skinner.
17. Seorang guru merancang evaluasi dengan mendasarkan pada indikator dan tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan di RPP. Evaluasi tersebut dimaksudkan untuk menentukan hasil dan kemajuan belajar siswa, maka jenis evalausi yang tepat dipilih oleh guru adalah ...
a. Evaluasi formatif
b. Evaluasi sumatif
c. Evaluasi selektif
d. Evaluasi diagnostik
e. Evaluasi penempatan
Jawaban: B
Pembahasan:
Jenis evaluasi berdasarkan tujuan:
- Evaluasi diagnostik adalah evaluasi yang ditujukan untuk menelaah kelemahankelemahan siswa beserta faktor-faktor penyebabnya.
- Evaluasi selektif adalah evaluasi yang digunakan untuk memilih siswa yang paling tepat sesuai dengan kriteria program kegiatan tertentu.
- Evaluasi penempatan adalah evaluasi yang digunakan untuk menempatkan siswa dalam program pendidikan tertentu yang sesuai dengan karakteristik siswa.
- Evaluasi formatif adalah evaluasi yang dilaksanakan untuk memperbaiki dan meningkatan proses belajar dan mengajar.
- Evaluasi sumatif adalah evaluasi yang dilakukan untuk menentukan hasil dan kemajuan belajar siswa.
18. Dalam mengawali pelajarannya, Pak Ali merumuskan pertanyaan, mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi / menganalisis / mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Langkah yang dilakukan Pak Ali itu merupakan bagian dari model pembelajaran …
a. Portofolio
b. Saintifik
c. Penemuan
d. Autentik
e. Kontekstual
Jawaban: B
Pembahasan:
Lima langkah dalam pendekatan saintifik tersebut adalah (1) mengamati (observing), (2) menanya (questioning), (3) mengumpulkan informasi/mencoba (experimenting), (4) menalar atau mengasosiasi (associating), dan (5) mengkomunikasikan (communicating).
19. Bu Linda adalah seorang guru seni, Hari ini dia ingin menilai kemampuan siswa dalam membuat lukisan, selain hasil lukisan siswa yang di nilai, teknik dalam menggambar, cara menggunakan alat dan perlengkapan dan juga sikap siswa dalam menghargai karya temannya juga menjadi acuan dalam penilaian. Dalam hal ini bu linda telah menerapkan prinsip ...
a. Sahih
b. Obyektif
c. Menyeluruh
d. Sistematis
e. Beracuan kriteria
Jawaban: C
Pembahasan:
Prinsip Penilaian:
- Sahih, berarti penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur.
- Objektif, berarti penitaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai.
- Adil, berarti penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena berkebutunan khusus serta perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi. dan gender.
- Terpadu, berarti penilaian oleh pendidik merupakan salah satu komponen yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran.
- Menyeluruh dan berkesinambungan, berarti penilaian oleh pendidik mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai, untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik.
- Sistematis, berarti penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah baku.
- Beracuan kriteria, berarti penilaian didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan.
- Akuntabel, berarti penilaian dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur, maupun hasilnya.
20. Dalam situasi dan kondisi tertentu, penggunaan tes bentuk obyektif untuk mengukur hasil belajar ternyata lebih menguntungkan daripada tes bentuk uraian. Salah satu kelebihan tes obyektif dibanding tes bentuk uraian adalah …
a. Menjawab soal dengan ekspresi pikiran tanpa menebak
b. Lingkup materi yang diujikan luas
c. Mengembangkan daya nalar peserta tes
d. Mengukur kemampuan yang lebih kompleks
e. Proses koreksi hanya bisa dilakukan oleh si pembuat soal
Jawaban: B
Pembahasan:
Kelebihan tes bentuk obyektif:
1. Lingkup materi yang diujikan luas sehingga dapat mewakili materi yang sudah diajarkan (representatif)
2. Tingkat validitas isi relatif tinggi
3. Proses koreksi dan penyekoran mudah dan obyektif;
4. Tidak memungkinkan peserta tes untuk mengemukakan hal-hal yang tidak berkaitan dengan pertanyaan
5. Informasi hasil tes dapat lebih cepat
6. Tingkat reliabilitas tinggi
7. Memungkinkan penyelenggaraan tes bersama pada wilayah yang luas.
1) Pemberian rangsangan (stimulation)
2) Orientasi peserta didik pada masalah
3) Pengolahan data (data processing)
4) Pembuktian (verification)
5) Pertanyaan mendasar
6) Pernyataan/identifikasi masalah (problem statement)
7) Pengumpulan data (data collection)
8) Menarik simpulan/ generalisasi (generalization)
Urutan langkah discovery learning adalah ...
a. 1-6-7-3-4-8
b. 2-6-7-3-4-8
c. 5-6-7-3-4-8
d. 5-6-7-4-3-8
e. 1-6-7-4-3-8
Jawaban: A
Pembahasan:
Urutan langkah discovery learning adalah 1-6-7-3-4-8.
2. Bentuk kegiatan pembelajaran yang dapat dilakukan guru pada materi sejarah agar peserta didik mendapatkan pengalaman belajar bermakna menurut Edgar Dale adalah ...
a. Meminta peserta didik menonton televisi tentang tempat tempat sejarah
b. Mengajak peserta didik untuk menonton pameran museum
c. Meminta peserta didik membaca buku di perpustakaan untuk menggali materi sejarah yang di ajaran
d. Mengajak peserta didik melakukan karya wisata ke tempat tempat bersejarah
e. Menggunakan media gambar yang menarik tentang tempat tempat bersejarah dan peninggalannya
Jawaban: D
Pembahasan:
Menurut Edgar Dale, agar peserta didik mendapatkan pengalaman belajar bermakna maka harus melakukan sesuatu hal yang nyata, contohnya yaitu mengajak peserta didik melakukan karya wisata ke tempat tempat bersejarah.
3. Siswa ketika ditanya berapa hasil 10 + 30 ternyata tidak bisa, namun ketika diminta untuk menjumlahkan 10 lidi dan 30 lidi ternyata mereka bisa menjawab 40 lidi. Menurut Piaget tahap perkembangan siswa tersebut adalah ...
a. Sensorimotorik
b. Operasional konkret
c. Operasional formal
d. Praoperasional
e. Prakonvensional
Jawaban: B
Pembahasan:
Piaget membagi tahap-tahap perkembangan kognitif menjadi empat, yaitu:
a. Tahap sensorimotorik (umur 0-2 tahun)
Ciri pokok perkembangan berdasarkan tindakan, dan dilakukan selangkah demi selangkah. Pada tahap ini, bayi menyusun pemahaman dunia dengan mengordinasikan pengalaman indera (sensory) mereka (seperti melihat dan mendengar) dengan gerakan (otot) mereka (menggapai, menyentuh)-oleh karena itu disebut sebagai
b. Tahap praoperasional (umur 2-7/8 tahun)
Ciri pokok perkembangan pada tahap ini adalah penggunanaan simbol atau tanda bahasa, dan mulai berkembangnya konsep-konsep intuitif. Pemikiran pra-operasional di bagi menjadi 2 subtahap: fungsi simbolis dan pemikiran. Contoh menulis huruf, mencoret coret.
c. Tahap Operasional Konkret (usia 7 – 11)
Pemikiran operasional konkret mencakup penggunaan operasi. Penalaran logika matematika menggantikan penalaran intuitif, tetapi hanya dalam situasi konkret. Misalnya, siswa belajar berhitung dengan benda benda kongkret misal kaki kambing, dll
d Tahap operasional formal (umur 11/12-18 tahun)
Pada tahap ini, individu sudah mulai memikirkan pengalaman di luar pengalaman konkret, dan memikirkannya secara lebih abstrak, idealis, dan logis. Pemikir operasional formal dapat memecahkan persoalan ini walau problem ini hanya disajikan secara verbal tanpa benda konkret.
4. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Perbuatan yang merugikan orang lain
2) Memerlukan bantuan orang lain untuk mengatasi masalahnya
3) Takut berkonsultasi dengan psikiater
Gangguan emosional pada anak dapat diketahui melalui perilakunya, antara lain …
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 3
d. 1, 2 dan 3
e. Semua salah
Jawaban: D
Pembahasan:
Gangguan emosional pada anak dapat diketahui melalui perilaku:
1) Perbuatan yang merugikan orang lain
2) Memerlukan bantuan orang lain untuk mengatasi masalahnya
3) Takut berkonsultasi dengan psikiater
5. Penilaian yang dilakukan pada setiap akhir satu satuan waktu yang di dalamnya terdapat lebih dari satu pokok bahasan, dan dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana peserta didik telah dapat berpindah dari satu unit ke unit berikutnya disebut dengan ...
a. Penilaian formatif
b. Penilaian sumatif
c. Penilaian diagnostik
d. Penilaian authentic
e. Penilaian kognitif
Jawaban: B
Pembahasan:
- Penilaian formatif: Penilaian hasil belajar yang bertujuan mengetahui sudah sejauh mana peserta didik “telah terbentuk” (sesuai dengan pengajaran yang telah ditentukan) setelah mereka mengikuti proses pembelajaran dalam jangka waktu tertentu, biasanya dalam satu pokok bahasan.
- Penilaian sumatif: Penilaian yang dilakukan pada setiap akhir satu satuan waktu yang di dalamnya terdapat lebih dari satu pokok bahasan, dan dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana peserta didik telah dapat berpindah dari satu unit ke unit berikutnya.
- Penilaian diagnostik: Penilaian yang bertujuan untuk mengetahui kelemahan-kelemahan siswa serta faktor-faktor penyebabnya.
6. Perhatikan pernyataan berikut!
1) Mengungkapkan daya ingat atau pemahaman testee terhadap materi pelajaran, juga untuk mengungkapkan kemampuan dalam memahami berbagai macam konsep berikut aplikasinya
2) Representatif mewakili materi, memungkinkan menjadi lebih obyektif dalam mengoreksi menjadi lebih mudah, pengoreksi dapat dibantu orang atau dengan jasa komputer dan butir-butir soal lebih mudah dianalisis.
3) Laksanakan scoring pada setiap jawaban testee dengan memperhatiakan kelengkapan jawaban, kelancaran dalam mengemukakan jawaban dan kebenaran jawaban serta kemampuan dalam mempertahankan pendapat atau jawaban
4) Memberikan penjelasan, komentar, penafsiran, dsb
Sesuai pernyataan hal yang tercakup dalam karakteristik subjektive test adalah ...
a. 1 dan 3
b. 2 dan 4
c. 1 dan 4
d. 1 dan 3
e. 1 dan 2
Jawaban: C
Pembahasan:
Tes subjektif merupakan sejenis tes kemajuan belajar yang memerlukan jawaban yang bersifat pembahasan atau uraian kata-kata. Sesuai pernyataan hal yang tercakup dalam karakteristik subjektive test adalah nomor 1 dan 4.
7. Sekelompok peserta didik yang mempunyai minat tertentu diberi tugas untuk memecahkan permasalahan, membaca di perpustakaan terkait dengan KD yang dipelajari pada jam pelajaran sekolah atau di luar jam pelajaran sekolah. Pemecahan masalah yang diberikan kepada peserta didik dapat diminta untuk menyelesaikan sebuah proyek atau penelitian ilmiah.
Pernyataan diatas adalah pengertian pembelajaran pengayaan ...
a. Belajar kelompok, belajar mandiri, belajar berbasis teman
b. Belajar kelompok, belajar berbasis teman
c. Belajar kelompok
d. Belajar mandiri, belajar kurikulum
e. Belajar mandiri
Jawaban: C
Pembahasan:
- Belajar kelompok, yaitu sekelompok peserta didik yang memiliki minat tertentu diberikan pembelajaran bersama di dalam maupun luar jam pelajaran
- Belajar mandiri, yaitu secara mandiri peserta didik belajar mengenai sesuatu yang diminati
- Pembelajaran berbasis tema, yaitu memadukan kurikulum di bawah tema besar sehingga peserta didik dapat mempelajari hubungan antara berbagai disiplin ilmu
- Pemadatan kurikulum adalah pemberian pembelajaran hanya untuk kompetensi/materi yang belum diketahui peserta didik. Dengan demikian tersedia waktu bagi peserta didik untuk memperoleh kompetensi/materi baru, atau bekerja dalam proyek secara mandiri sesuai dengan kapasitas maupun kapabilitas masing-masing
8. Proses pembelajaran di mana guru dan teman sebaya yang lebih banyak pengetahuannya membantu individu yang lebih sedikit pengetahuannya untuk menuntaskan suatu masalah melampaui tingkat kemampuannya adalah bagian dari penerapan teori pembelajaran ...
a. Bruner
b. Thorndike
c. Vigotsky
d. Bandura
e. Skinner
Jawaban: C
Pembahasan:
Bruner: belajar melalui penemuan (enaktif, ikonik, simbolik)
Thorndike: belajar melalui kesiapan, latihan dan pengulangan
Vigotsky: ZPD, scafolding/bantuan belajar, dan interaksi sosial(kooperatif)
Bandura: belajar melalui meniru modeling
Skinner: belajar dengan penguatan (reinforcement) dan ganjaran
Scaffolding merupakan pemberian sejumlah bantuan kepada siswa selama tahap-tahap awal
pembelajaran, kemudian mengurangi bantuan dan memberikan kesempatan untuk
mengambil alih tanggung jawab yang semakin besar setelah ia dapat melakukannya.
Bantuan tersebut dapat berupa petunjuk, dorongan, peringatan, menguraikan masalah ke
dalam langkah-langkah pemecahan, memberikan contoh, dan tindakan-tindakan lain yang
memungkinkan siswa itu belajar mandiri.
9. Dalam mendukung efektivitas pembelajaran menurut skinner tindakan yang tepat oleh guru adalah ...
a. Guru memberikan kondisi dimana peserta didik dapat mempelajari respon-respon baru dengan cara pengamatan terhadap perilaku contoh dar orang lain, misalnya guru atau orang tuanya
b. Guru mengkondisikan peserta didik melalui pembiasaan membaca sebelum pembelajaran
c. Guru menggunakan media benda alam disekitar agar peserta didik lebih mudah memahaminya
d. Guru selalu memberikan penguatan setiap peserta didik berhasil menjawab pertanyaan atau melakukan kegiatan belajar
e. Menyajikan pembelajaran dengan menghubungkan materi dengan materi yang ada sebelumnya agar peserta didik lebih mudah memahaminya
Jawaban: D
Pembahasan:
Menurut Skinner, proses Belajar membutuhkan penguatan dan ganjaran.
- Penguatan positif adalah penguatan berdasarkan prinsif bahwa frekuensi respons meningkat karena diikuti dengan stimulus yang mendukung (rewarding). Bentukbentuk penguatan positif adalah berupa hadiah (permen, kado, makanan, dll), perilaku (senyum, menganggukkan kepala untuk menyetujui, bertepuk tangan, mengacungkan jempol), atau penghargaan (nilai A, Juara 1 dsb).
- Penguatan negatif, adalah penguatan berdasarkan prinsif bahwa frekuensi respons meningkat karena diikuti dengan penghilangan stimulus yang merugikan (tidak menyenangkan). Bentuk-bentuk penguatan negatif antara lain: menunda/tidak memberi penghargaan, memberikan tugas tambahan atau menunjukkan perilaku tidak senang (menggeleng, kening berkerut, muka kecewa dll).
Implikasi pembelajaran Skiner:
1. Pentingnya pemberian hadiah untuk menguatkan perilaku
2. Hasil berlajar harus segera diberitahukan kepada siswa, jika salah dibetulkan dan jika benar diperkuat.
3. Dalam pendidikan mengutamakan mengubah lingkungan untuk mengindari pelanggaran agar tidak menghukum.
10. Dalam merancang silabus, alokasi waktu perlu diperhatikan. Alokasi waktu adalah jumlah waktu yang dibutuhkan untuk ketercapaian suatu kompetensi dasar tertentu. Untuk menentukan alokasi waktu tiap kompetensi dasar, hal yang tidak perlu diperhatikan adalah ...
a. Minggu efektif tiap semester
b. Alokasi waktu mata pelajaran
c. Pemilihan metode pembelajaran
d. Jumlah standar kompetensi-kompetensi dasar per semester
e. Tingkat kerumitan dan keluasan materi
Jawaban: C
Pembahasan:
Alokasi waktu adalah jumlah waktu yang dibutuhkan untuk ketercapaian suatu kompetensi dasar tertentu, dengan memperhatikan:
a) Minggu efektif per semester;
b) Alokasi waktu mata pelajaran;
c) Jumlah standar kompetensi-kompetensi dasar per semester;
d) Membagi alokasi waktu per jumlah SK-KD dengan memperhatikan tingkat kerumitan dan keluasan materi.
11. Seorang guru yang pembina marching band melakukakan seleksi mayoret. Di masa seleksi itu, guru mendapatkan pesan dari salah satu wali murid kaya bahwa jika putrinya dipilih menjadi mayoret maka sang wali murid akan mensponsori kegiatan marching band saat mengikuti kejuaraan. Tanggapan guru …
a. Menurut permintaan wali murid tersebut mengingat sumber pendanaan marching band yang terbatas
b. Menolak dengan santun permintaan wali murid tersebut karena semua peserta didik memiliki hak yang sama untuk menjadi mayoret
c. Menuruti permintaan wali murid tersebut agar mendapatkan dana untuk membantu kegiatan marching band
d. Menolak dengan santun permintaab wali murid tersebut untuk mencegah protes dari peserta didik dan wali murid yang lain
e. Menolak dengan santun permintaan wali murid tersebut karena sebagai pembina harus memilih mayoret terbaik untuk mendukung prestasi dalam perlombaan
Jawaban: E
Pembahasan:
Tanggapan guru yang tepat adalah menolak dengan santun permintaan wali murid tersebut karena sebagai pembina harus memilih mayoret terbaik untuk mendukung prestasi dalam perlombaan.
12. Silabus bermanfaat sebagai pedoman dalam mengembangkan pembelajaran seperti pembuatan rencana pembelajaran, pengelolaan kegiatan pembelajaran dan pengembangan sistem penilaian. Silabus merupakan sumber pokok dalam penyusunan rencana pembelajaran. Dalam pengembangan silabus perlu dipertimbangakan beberapa prinsip. Terdapat beberapa prinsip yang harus dijadikan dasar dalam pengembangan silabus, diantaranya ialah: ilmiah, relevan, sistematis, konsisten, aktual, memadai, fleksibel, dan menyeluruh. Prinsip ilmiah dalam pengembangan silabus maksudnya ...
a. Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spiritual peserta didik
b. Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara KD, indikator, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, serta teknik dan instrumen penilaian
c. Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi
d. Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan
e. Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar
Jawaban: D
Pembahasan:
Dalam pengembangan silabus perlu dipertimbangakan beberapa prinsip. Prinsip tersebut merupakan kaidah yang akan menjiwai proses pembelajaran. Terdapat beberapa prinsip yang harus dijadikan dasar dalam pengembangan silabus, di antaranya ialah:
1. Ilmiah
Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
2. Relevan
Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spiritual peserta didik.
3. Sistematis
Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi.
4. Konsisten
Adanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian.
5. Memadai
Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.
6. Aktual dan Kontekstual
Cakupan indikator, materi pokok/ pembelajaran, kegiatan pembelajaran, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutakhir dalam kehidupan nyata, dan peristiwa yang terjadi.
7. Fleksibel
Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasi keragaman peserta didik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat.
8. Menyeluruh
Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor).
13. Perhatikan kegiatan pembelajaran berikut!
1) Guru menunjukkan kepada peserta didik sebuah foto/gambar yang menunjukkan menumpuknya sampah di tepi jalan di tengah-tengah lingkungan padat penduduk seperti gambar diatas kemudian Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan gambar yang diamati.
2) Peserta didik menyajikan hasil pengolahan data dalam bentuk presentasi kelompok.
3) Peserta didik berdiskusi dalam kelompok mencari solusi terkait dengan masalah yang telah diidentifikasi.
4) Peserta didik diminta mempresentasikan hasil penyelidikan dan diskusi di depan kelas; dilanjutkan dengan penyamaan persepsi.
5) Guru membantu peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasikan pertanyaan/masalah yang akan dicari penyelesiaannya.
Bu Ratna akan melakukan pembelajaran KD 4.3 Menyajikan hasil penelusuran informasi tentang perkembangan penduduk dan dampaknya bagi lingkungan. Urutan langkah-langkah pendekatan model problem based learning yang dilakukan bu Ratna adalah …
a. 1, 5, 3, 4, dan 2
b. 1, 5, 2, 3, dan 4
c. 1, 5, 3, 2, dan 4
d. 1, 5, 2, 4, dan 3
e. 1, 2, 4, 3, dan 5
Jawaban: C
Pembahasan:
Urutan langkah-langkah pembelajaran Problem Based Learning yaitu:
a. Guru menunjukkan kepada peserta didik sebuah foto/gambar yang menunjukkan menumpuknya sampah di tepi jalan di tengah-tengah lingkungan padat penduduk seperti gambar diatas kemudian Peserta didik diberikan kesempatan untuk menetapkan permasalahan dalam bentuk pertanyaan yang berhubungan dengan gambar yang diamati. (Orientasi peserta didik pada masalah)
b. Guru membantu peserta didik mendefinisikan dan mengorganisasikan pertanyaan/masalah yang akan dicari penyelesiaannya. (Mengorganisasi peserta didik dalam belajar )
c. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok mencari solusi terkait dengan masalah yang telah diidentifikasi. (Membimbing penyelidikan peserta didik secara mandiri maupun kelompok)
d. Peserta didik menyajikan hasil pengolahan data dalam bentuk presentasi kelompok. (Mengembangkan dan menyajikan hasil karya)
e. Peserta didik diminta mempresentasikan hasil penyelidikan dan diskusi di depan kelas; dilanjutkan dengan penyamaan persepsi. (Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah)
14. Penilaian harus mampu menyimpulkan apakah peserta didik telah mencapai kompetensi yang ditetapkan atau belum. Hal ini sejalan dengan prinsip penilaian ...
a. Keeping track
b. Checking up
c. Finding out
d. Summing up
e. Summing out
Jawaban: D
Pembahasan:
- Keeping track, yaitu harus mampu menelusuri dan melacak kemajuan siswa sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah ditetapkan.
- Checking up, yaitu harus mampu mengecek ketercapaian kemampuan peserta didik dalam proses pembelajaran.
- Finding out, yaitu penilaian harus mampu mencari dan menemukan serta mendeteksi kesalahan-kesalahan yang menyebabkan terjadi kelemahan dalam proses pembelajaran.
- Summing up, yaitu penilaian harus mampu menyimpulkan apakah peserta didik telah mencapai kompetensi yang ditetapkan atau belum.
15. Cara agar siswa menjadi pendengar aktif adalah …
a. Ceramah
b. Demonstrasi
c. Presentasi
d. Diskusi
e. Debat
Jawaban: D
Pembahasan:
Mendengar aktif adalah ketika pendengar terlibat penuh dan bereaksi terhadap ide-ide yang disampaikan oleh pembicara. Dalam mendengarkan pasif, pendengar tidak bereaksi terhadap ide-ide pembicara tetapi hanya mendengarkan. Analisis jawaban:
Ceramah (pendengar pasif)
Demonstrasi (keterampilan prosedur)
Presentasi (keterampilan berbicara dan menyajikan hasil)
Diskusi (keterampilan berbicara dan mendengar aktif)
Debat (keterampilan mempertahankan pendapat)
16. Pembelajaran yang menggunakan modul untuk memperkuat respons siswa terhadap apa yang telah dipelajari merupakan pembelajaran yang menerapkan teori belajar behavioristik yang dikemukakan oleh ...
a. Skinner
b. Guthrie
c. Thorndike
d. Clarkhull
e. Pavlov
Jawaban: A
Pembahasan:
Pembelajaran yang menggunakan modul untuk memperkuat respons siswa terhadap apa yang telah dipelajari merupakan pembelajaran yang menerapkan teori belajar behavioristik yang dikemukakan oleh Skinner.
17. Seorang guru merancang evaluasi dengan mendasarkan pada indikator dan tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan di RPP. Evaluasi tersebut dimaksudkan untuk menentukan hasil dan kemajuan belajar siswa, maka jenis evalausi yang tepat dipilih oleh guru adalah ...
a. Evaluasi formatif
b. Evaluasi sumatif
c. Evaluasi selektif
d. Evaluasi diagnostik
e. Evaluasi penempatan
Jawaban: B
Pembahasan:
Jenis evaluasi berdasarkan tujuan:
- Evaluasi diagnostik adalah evaluasi yang ditujukan untuk menelaah kelemahankelemahan siswa beserta faktor-faktor penyebabnya.
- Evaluasi selektif adalah evaluasi yang digunakan untuk memilih siswa yang paling tepat sesuai dengan kriteria program kegiatan tertentu.
- Evaluasi penempatan adalah evaluasi yang digunakan untuk menempatkan siswa dalam program pendidikan tertentu yang sesuai dengan karakteristik siswa.
- Evaluasi formatif adalah evaluasi yang dilaksanakan untuk memperbaiki dan meningkatan proses belajar dan mengajar.
- Evaluasi sumatif adalah evaluasi yang dilakukan untuk menentukan hasil dan kemajuan belajar siswa.
18. Dalam mengawali pelajarannya, Pak Ali merumuskan pertanyaan, mengumpulkan data (informasi) dengan berbagai teknik, mengasosiasi / menganalisis / mengolah data (informasi) dan menarik kesimpulan serta mengkomunikasikan hasil yang terdiri dari kesimpulan untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Langkah yang dilakukan Pak Ali itu merupakan bagian dari model pembelajaran …
a. Portofolio
b. Saintifik
c. Penemuan
d. Autentik
e. Kontekstual
Jawaban: B
Pembahasan:
Lima langkah dalam pendekatan saintifik tersebut adalah (1) mengamati (observing), (2) menanya (questioning), (3) mengumpulkan informasi/mencoba (experimenting), (4) menalar atau mengasosiasi (associating), dan (5) mengkomunikasikan (communicating).
19. Bu Linda adalah seorang guru seni, Hari ini dia ingin menilai kemampuan siswa dalam membuat lukisan, selain hasil lukisan siswa yang di nilai, teknik dalam menggambar, cara menggunakan alat dan perlengkapan dan juga sikap siswa dalam menghargai karya temannya juga menjadi acuan dalam penilaian. Dalam hal ini bu linda telah menerapkan prinsip ...
a. Sahih
b. Obyektif
c. Menyeluruh
d. Sistematis
e. Beracuan kriteria
Jawaban: C
Pembahasan:
Prinsip Penilaian:
- Sahih, berarti penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur.
- Objektif, berarti penitaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai.
- Adil, berarti penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena berkebutunan khusus serta perbedaan latar belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi. dan gender.
- Terpadu, berarti penilaian oleh pendidik merupakan salah satu komponen yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran.
- Menyeluruh dan berkesinambungan, berarti penilaian oleh pendidik mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai, untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik.
- Sistematis, berarti penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah baku.
- Beracuan kriteria, berarti penilaian didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan.
- Akuntabel, berarti penilaian dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur, maupun hasilnya.
20. Dalam situasi dan kondisi tertentu, penggunaan tes bentuk obyektif untuk mengukur hasil belajar ternyata lebih menguntungkan daripada tes bentuk uraian. Salah satu kelebihan tes obyektif dibanding tes bentuk uraian adalah …
a. Menjawab soal dengan ekspresi pikiran tanpa menebak
b. Lingkup materi yang diujikan luas
c. Mengembangkan daya nalar peserta tes
d. Mengukur kemampuan yang lebih kompleks
e. Proses koreksi hanya bisa dilakukan oleh si pembuat soal
Jawaban: B
Pembahasan:
Kelebihan tes bentuk obyektif:
1. Lingkup materi yang diujikan luas sehingga dapat mewakili materi yang sudah diajarkan (representatif)
2. Tingkat validitas isi relatif tinggi
3. Proses koreksi dan penyekoran mudah dan obyektif;
4. Tidak memungkinkan peserta tes untuk mengemukakan hal-hal yang tidak berkaitan dengan pertanyaan
5. Informasi hasil tes dapat lebih cepat
6. Tingkat reliabilitas tinggi
7. Memungkinkan penyelenggaraan tes bersama pada wilayah yang luas.