1. Salah satu sintaks problem based learning adalah mengorganisasikan peserta didik untuk belajar. Contoh aktivitas pembelajarannya adalah …
a. Siswa melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber untuk bahan diskusi)
b. Kelompok mengamati dan memahami masalah yang disampaikan guru atau yang diperoleh dari bahan bacaan
c. Siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah
d. Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan solusi pemecahan masalah
e. Setiap kelompok melakukan presentasi, kelompok yang lain memberikan apresiasi
Jawaban: C
Pembahasan:
Contoh aktivitas pembelajaran sintaks mengorganisasikan peserta didik untuk belajar pada model pembelajaran problem based learning adalah Siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah.
2. Ibu Cintya merencanakan tahap pembelajaran soal cerita matematika di SD dengan merujuk teori dari Bruner. Pertama kali ia menggunakan benda nyata, kemudian ia menggantikan benda nyata dengan bentuk gambar. Akhirnya ia sudah tidak menggunakan benda nyata dan gambar, tetapi sudah menggunakan ...
a. Simbol matematika
b. Hafalan
c. Contoh soal
d. Latihan
e. Soal cerita
Jawaban: A
Pembahasan:
Sesuai tahap belajar dari Bruner yaitu enaktif, ikonik, dan terakhir simbolik.
3. Pak Bayu adalah seorang guru yang sangat disukai oleh siswanya. Pak Bayu sering berbagi cerita-cerita motivasi untuk membangkitkan semangat belajar siswanya. Selain itu, Pak Bayu juga sering membebaskan siswanya untuk melakukan ekplorasi minat dan bakatnya di kelas, sehingga membuat siswa nya memiliki kesadaran akan mengaktualisasi dirinya. Pak Bayu di sini telah menerapkan teori belajar ...
a. Sibernetik
b. Kognitif
c. Behavioristik
d. Konstruktivisme
e. Humanistik
Jawaban: E
Pembahasan:
Dari soal tersebut diketahui bahwa Pak Bayu membebaskan siswanya untuk melakukan ekplorasi minat dan bakatnya di kelas. Hal tersebut sudah jelas bahwa teori belajar ini membebaskan anak untuk bereksplorasi sesuai minat dan bakat. Sehingga teori belajar yang sesuai adalah humanistik. (kata kunci : aktualisasi diri anak).
- Koginitivisme : perkembangan intelektual dari sederhana sampai kompleks
- Konstruktivisme : anak diarahkan mengembangkan pengetahuan atau konsep secara mandiri (atau dari pengetahuan seadanya menjadi lebih komprhensif)
- Sibernetik : siswa diarahkan untuk mendapatkan dan mengolah informasi yang ada dengan baik sehingga dapat membuat kesimpulan atau generalisir konsep dengan baik
4. Pak Saijo selalu membuat rubrik penilaian yang berisi kriteria penilaian kompetensi yang akan dinilai setiap kali penilaian. Hal yang dilakukan oleh pak Saijo sesuai dengan prinsip penilaian ...
a. Sistematis
b. Beracuan kriteria
c. Menyeluruh
d. Sistematis
e. Akuntabel
Jawaban: B
Pembahasan:
Pak Saijo telah melaksanakan prinsip penilaian yang beracuan kriteria. Hal itu dapat dilihat dari penilaian yang dilakukan pak Saijo telah didasarkan rubrik penilaian yang berisi kriteria penilaian kompetensi yang akan dinilai.
5. Seorang peserta didik mampu mendengarkan informasi yang disampaikan oleh guru tetapi pada saat ditanya ia tidak mengerti apa yang ia dengar. Peserta didik tersebut mengalami kesulitan/ gangguan belajar dalam hal …
a. Kesulitan akademis
b. Gangguan simbolik
c. Gangguan nonsimbolik
d. Attention disorder
e. Underachiever
Jawaban: B
Pembahasan:
Gangguan nonsimbolik yaitu ketidakmampuan anak untuk memahami isi pelajarai karena kesulitan mengulang kembali apa yang telah dipelajari.
6. Ketidakmampuan belajar membaca pada anak disebut …
a. Memory disorder
b. Slow learner
c. Diskalkulia
d. Disgrafia
e. Disleksia
Jawaban: E
Pembahasan:
Ketidakmampuan belajar membaca pada anak disebut disleksia.
7. Gangguan neurologis yang menghambat kemampuan mengharmonisasikan ingatan dengan penguasaan gerak otot secara otomatis saat menulis biasa disebut gangguan ...
a. Diskalkulia
b. Disleksia
c. Disgrafia
d. Auditory and visual processing disorder
d. Nonverbal learning disability
Jawaban: C
Pembahasan:
Gangguan neurologis yang menghambat kemampuan mengharmonisasikan ingatan dengan penguasaan gerak otot secara otomatis saat menulis biasa disebut gangguan disgrafia.
8. Aktivitas pembelajaran pada model Project Based Learning pada sintaks mendesain perencanaan produk adalah ...
a. Membahas kelayakan proyek yang telah dibuat dan membuat laporan produk/karya untuk dipaparkan kepada orang lain
b. Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, sumber yang dibutuhkan
c. Peserta didik melakukan pembuatan proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan masalah yang muncul selama penyelesaian proyek dengan guru
d. Peserta didik menyusun jadwal penyelesaian proyek dengan memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan
e. Peserta didik melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber untuk bahan diskusi)
Jawaban: B
Pembahasan:
Aktivitas pembelajaran pada model Project Based Learning pada sintaks mendesain perencanaan produk adalah peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, sumber yang dibutuhkan.
9. Langkah awal penelitian tindakan kelas oleh guru dimulai dengan melakukan ...
a. Perumusan masalah
b. Identifikasi masalah
c. Analisis masalah
d. Pembatasan masalah
e. Kesimpulan penelitian
Jawaban: B
Pembahasan:
Jawaban A salah, karena perumusan masalah merupakan langkah ke-4, dilakukan setelah analisis masalah.
Jawaban B benar, karena identifikasi masalah merupakan langkah awal dalam mengajukan/membuat pertanyaan penelitian.
Jawaban C salah, karena analisis masalah merupakan langkah ke-3 setelah pembatasan masalah.
Jawaban D salah, karena pembatasan masalah dilakukan setelah identifikasi masalah. Tujuan pembatasan ini adalah untuk memfokuskan metodologi pada tujuan penelitian.
Jawaban E salah, karena kesimpulan penelitian terletak di akhir penelitian.
10. Perhatikan pernyataan berikut!
1. Membuat simpulan dan tindak lanjut penelitian
2. Melakukan refleksi untuk membuat perencanaan tindak lanjut
3. Mengidentifikasi temuan penelitian
Hasil analisis penelitian tindakan kelas dapat dijadikan sebagai bahan untuk …
a. 1, 2, dan 3
b. 2, dan 3
c. 1 dan 2
d. 1 dan 3
e. Semua salah
Jawaban: B
Pembahasan:
Hasil analisis penelitian tindakan kelas dapat dijadikan sebagai bahan untuk melakukan refleksi untuk membuat perencanaan tindak lanjut dan mengidentifikasi temuan penelitian.
11. Pernyataan berikut yang bukan karakteristik dari penelitian tindakan kelas (PTK) adalah …
a. Masalah yang dipilih hendaknya masalah yang benar-benar merisaukan
b. Jika masalah belum tuntas, maka penelitian harus dilanjutkan pada siklus berikutnya
c. Mengutamakan pendekatan tindakan dan mengembangkan suatu model, baik sebagian maupun menyeluruh
d. Metode pengumpulan data tidak boleh mengganggu proses pembelajaran
e. Hasil PTK yang diperoleh di sekolah dapat digeneralisir untuk sekolah lain
Jawaban: E
Pembahasan:
PTK merupakan prosedur penelitian di kelas yang dirancang untuk menanggulangi masalah nyata yang dialami guru berkaitan dengan siswa di kelas itu. Ini berarti bahwa rancangan penelitian diterapkan sepenuhnya di kelas itu, termasuk pengumpulan data, analisis, penafsiran, pemaknaan, perolehan temuan, dan penerapan temuan. Semuanya dilakukan di kelas dan dirasakan oleh kelas itu.
12. Komponen inti dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah …
a. Kompetensi dasar, kegiatan pembelajaran, penilaian
b. Pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup
c. Tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian
d. Tujuan pembelajaran, media pembelajaran, dan penilaian
e. Indikator, kegiatan pembelajaran, dan penilaian
Jawaban: C
Pembahasan:
Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP, komponen inti RPP yang wajib dalam RPP ada 3 yaitu tujuan pembelajaran, langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assessment).
13. Penulisan RPP dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Hal tersebut merupakan prinsip …
a. Efisien
b. Efektif
c. Berdaya saing
d. Berorientasi pada murid
e. Berorientasi pada guru
Jawaban: B
Pembahasan:
Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP, penyusunan RPP dilakukan dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada murid. Efektif berarti penulisan RPP dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
14. Seorang guru menjumpai kelas yang motivasi dan prestasi belajar siswanya rendah, hal utama yang menyebabkan motivasi dan prestasi belajar rendah karena ...
a. Suasana kelas kurang kondusif karena tidak tersedia sarana belajar yang lengkap
b. Siswa pasif dalam belajar dan lebih senang bemain
c. Siswa cenderung lebih suka belajar dalam kelompok
d. Pembelajaran kurang menghargai perbedaan individu siswa
e. Siswa tidak mendapat bimbingan belajar dari orang tua
Jawaban: D
Pembahasan:
Faktor utama penyebab rendahnya motivasi dan prestasi belajar siswa adalah pembelajaran yang kurang menghargai perbedaan individu siswa. Perbedaan-perbedaan individu siswa antara lain meliputi perkembangan intelektual, kemampuan berbahasa, latar belakang pengalaman, gaya belajar, bakat dan minat, serta kepribadian.
15. Berikut ini termasuk kompetensi pedagogik guru, kecuali …
a. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual.
b. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.
c. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
d. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.
e. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik
Jawaban: B
Pembahasan:
Kompetensi pedagogik guru terdiri atas 8 kompetensi inti:
- Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual
- Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
- Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.
- Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.
- Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.
- Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.
- Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
- Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses serta hasil belajar.
16. Komponen berikut ini wajib ada dalam silabus, kecuali …
a. Tujuan pembelajaran
b. Identitas sekolah
c. Kompetensi dasar
d. Materi pokok
e. Penilaian
Jawaban: A
Pembahasan:
Silabus paling sedikit memuat:
- Identitas mata pelajaran;
- Identitas sekolah meliputi nama satuan pendidikan dan kelas;
- Kompetensi inti, merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran;
- Kompetensi dasar, merupakan kemampuan spesifik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran;
- Tema (khusus SD/MI/SDLB/Paket A);
- Materi pokok, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi;
- Pembelajaran, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik untuk mencapai kompetensi;
- Penilaian, merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar;
- Alokasi waktu sesuai dengan jumlah jam pelajaran dalam struktur kurikulum untuk satu semester atau satu tahun;
- Sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar atau sumber belajar lain yang relevan.
17. Seorang guru mengajak siswa melakukan kunjungan ke suatu lembaga, namun sesampai di lembaga tersebut belum ada petugas dan narasumber yang melayani. Untuk mengisi kekosongan waktu guru tersebut memulai pembelajaran dengan memilih menggunakan strategi pembelajaran ekspositori, pertimbangan guru memilih strategi tersebut yaitu ...
a. Ruang kelas yang terbatas
b. Sedikitnya jumlah guru
c. Waktu belajar cukup banyak
d. Sumber belajar hanya dimiliki pendidik
e. Tidak ada sumber belajar dan media pembelajaran
Jawaban: D
Pembahasan:
Strategi pembelajaran ekspositori menekankan pada proses penyampaian materi secara verbal dari seorang guru kepada sekelompok siswa dengan tujuan agar siswa dapat menguasai materi pembelajaran secara optimal.
18. Ismail siswa kelas II SD mampu mengurutkan benda dengan mudah berdasarkan ukuran panjang dari yang terpendek sampai dengan terpanjang, namun agak kesulitan menyusun dari yang terpanjang ke yang terpendek. Kemampuan Ismail mengurutkan panjang benda tersebut merupakan kemampuan berpikir pada tahap perkembangan kognitif ...
a. Operasional konkret
b. Pra-operasional
c. Pre-operasional
d. Operasional formal
e. Sensorimotor
Jawaban: A
Pembahasan:
Sesuai perkembangan kognitif dari Jean Piaget, kemampuan Ismail mengurutkan panjang benda tersebut merupakan kemampuan berpikir pada tahap perkembangan kognitif operasional konkret.
19. Peserta didik dalam suatu kelas gaya belajarnya beragam ada yang visual, auditori, dan kinestetik. Namun kegiatan pembelajaran selama ini masih banyak yang konvensional-klasikal. Agar dapat memenuhi ketiga gaya belajar tersebut, guru perlu …
a. Menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab.
b. Menggunakan media komik pembelajaran dan buku paket.
c. Menggunakan program audio dan modul.
d. Menggunakan media audio, video, dan percobaan.
e. Menggunakan modul dan powerpoint.
Jawaban: D
Pembahasan:
Agar dapat memenuhi ketiga gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik, guru perlu menggunakan media audio, video, dan percobaan.
20. Pada saat menyusun perencanaan pembelajaran pokok materi tentang mamalia, seorang guru merumuskan tujuan pembelajaran agar peserta didik dapat mendefinisikan hewan mamalia, mengelompokkan dan membedakan jenis-jenis mamalia. Adapun pilihan strategi pembelajaran untuk menjelaskan materi kepada siswa tersebut yaitu strategi pembelajaran deduktif. Tujuan dan strategi pembelajaran tersebut mencerminkan ragam pengetahuan yang jenisnya …
a. Fakta
b. Konsep
c. Prinsip
d. Keterampilan
e. Prosedur
Jawaban: B
Pembahasan:
Jenis materi terdiri dari fakta, konsep, prinsip, prosedur, dan keterampilan. Materi konsep apabila peserta didik diminta untuk mengemukakan definisi, membedakan dua hal, atau mengklasifikasikan.
a. Siswa melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber untuk bahan diskusi)
b. Kelompok mengamati dan memahami masalah yang disampaikan guru atau yang diperoleh dari bahan bacaan
c. Siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah
d. Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan solusi pemecahan masalah
e. Setiap kelompok melakukan presentasi, kelompok yang lain memberikan apresiasi
Jawaban: C
Pembahasan:
Contoh aktivitas pembelajaran sintaks mengorganisasikan peserta didik untuk belajar pada model pembelajaran problem based learning adalah Siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah.
2. Ibu Cintya merencanakan tahap pembelajaran soal cerita matematika di SD dengan merujuk teori dari Bruner. Pertama kali ia menggunakan benda nyata, kemudian ia menggantikan benda nyata dengan bentuk gambar. Akhirnya ia sudah tidak menggunakan benda nyata dan gambar, tetapi sudah menggunakan ...
a. Simbol matematika
b. Hafalan
c. Contoh soal
d. Latihan
e. Soal cerita
Jawaban: A
Pembahasan:
Sesuai tahap belajar dari Bruner yaitu enaktif, ikonik, dan terakhir simbolik.
3. Pak Bayu adalah seorang guru yang sangat disukai oleh siswanya. Pak Bayu sering berbagi cerita-cerita motivasi untuk membangkitkan semangat belajar siswanya. Selain itu, Pak Bayu juga sering membebaskan siswanya untuk melakukan ekplorasi minat dan bakatnya di kelas, sehingga membuat siswa nya memiliki kesadaran akan mengaktualisasi dirinya. Pak Bayu di sini telah menerapkan teori belajar ...
a. Sibernetik
b. Kognitif
c. Behavioristik
d. Konstruktivisme
e. Humanistik
Jawaban: E
Pembahasan:
Dari soal tersebut diketahui bahwa Pak Bayu membebaskan siswanya untuk melakukan ekplorasi minat dan bakatnya di kelas. Hal tersebut sudah jelas bahwa teori belajar ini membebaskan anak untuk bereksplorasi sesuai minat dan bakat. Sehingga teori belajar yang sesuai adalah humanistik. (kata kunci : aktualisasi diri anak).
- Koginitivisme : perkembangan intelektual dari sederhana sampai kompleks
- Konstruktivisme : anak diarahkan mengembangkan pengetahuan atau konsep secara mandiri (atau dari pengetahuan seadanya menjadi lebih komprhensif)
- Sibernetik : siswa diarahkan untuk mendapatkan dan mengolah informasi yang ada dengan baik sehingga dapat membuat kesimpulan atau generalisir konsep dengan baik
4. Pak Saijo selalu membuat rubrik penilaian yang berisi kriteria penilaian kompetensi yang akan dinilai setiap kali penilaian. Hal yang dilakukan oleh pak Saijo sesuai dengan prinsip penilaian ...
a. Sistematis
b. Beracuan kriteria
c. Menyeluruh
d. Sistematis
e. Akuntabel
Jawaban: B
Pembahasan:
Pak Saijo telah melaksanakan prinsip penilaian yang beracuan kriteria. Hal itu dapat dilihat dari penilaian yang dilakukan pak Saijo telah didasarkan rubrik penilaian yang berisi kriteria penilaian kompetensi yang akan dinilai.
5. Seorang peserta didik mampu mendengarkan informasi yang disampaikan oleh guru tetapi pada saat ditanya ia tidak mengerti apa yang ia dengar. Peserta didik tersebut mengalami kesulitan/ gangguan belajar dalam hal …
a. Kesulitan akademis
b. Gangguan simbolik
c. Gangguan nonsimbolik
d. Attention disorder
e. Underachiever
Jawaban: B
Pembahasan:
Gangguan nonsimbolik yaitu ketidakmampuan anak untuk memahami isi pelajarai karena kesulitan mengulang kembali apa yang telah dipelajari.
6. Ketidakmampuan belajar membaca pada anak disebut …
a. Memory disorder
b. Slow learner
c. Diskalkulia
d. Disgrafia
e. Disleksia
Jawaban: E
Pembahasan:
Ketidakmampuan belajar membaca pada anak disebut disleksia.
7. Gangguan neurologis yang menghambat kemampuan mengharmonisasikan ingatan dengan penguasaan gerak otot secara otomatis saat menulis biasa disebut gangguan ...
a. Diskalkulia
b. Disleksia
c. Disgrafia
d. Auditory and visual processing disorder
d. Nonverbal learning disability
Jawaban: C
Pembahasan:
Gangguan neurologis yang menghambat kemampuan mengharmonisasikan ingatan dengan penguasaan gerak otot secara otomatis saat menulis biasa disebut gangguan disgrafia.
8. Aktivitas pembelajaran pada model Project Based Learning pada sintaks mendesain perencanaan produk adalah ...
a. Membahas kelayakan proyek yang telah dibuat dan membuat laporan produk/karya untuk dipaparkan kepada orang lain
b. Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, sumber yang dibutuhkan
c. Peserta didik melakukan pembuatan proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan masalah yang muncul selama penyelesaian proyek dengan guru
d. Peserta didik menyusun jadwal penyelesaian proyek dengan memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan
e. Peserta didik melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber untuk bahan diskusi)
Jawaban: B
Pembahasan:
Aktivitas pembelajaran pada model Project Based Learning pada sintaks mendesain perencanaan produk adalah peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, sumber yang dibutuhkan.
9. Langkah awal penelitian tindakan kelas oleh guru dimulai dengan melakukan ...
a. Perumusan masalah
b. Identifikasi masalah
c. Analisis masalah
d. Pembatasan masalah
e. Kesimpulan penelitian
Jawaban: B
Pembahasan:
Jawaban A salah, karena perumusan masalah merupakan langkah ke-4, dilakukan setelah analisis masalah.
Jawaban B benar, karena identifikasi masalah merupakan langkah awal dalam mengajukan/membuat pertanyaan penelitian.
Jawaban C salah, karena analisis masalah merupakan langkah ke-3 setelah pembatasan masalah.
Jawaban D salah, karena pembatasan masalah dilakukan setelah identifikasi masalah. Tujuan pembatasan ini adalah untuk memfokuskan metodologi pada tujuan penelitian.
Jawaban E salah, karena kesimpulan penelitian terletak di akhir penelitian.
10. Perhatikan pernyataan berikut!
1. Membuat simpulan dan tindak lanjut penelitian
2. Melakukan refleksi untuk membuat perencanaan tindak lanjut
3. Mengidentifikasi temuan penelitian
Hasil analisis penelitian tindakan kelas dapat dijadikan sebagai bahan untuk …
a. 1, 2, dan 3
b. 2, dan 3
c. 1 dan 2
d. 1 dan 3
e. Semua salah
Jawaban: B
Pembahasan:
Hasil analisis penelitian tindakan kelas dapat dijadikan sebagai bahan untuk melakukan refleksi untuk membuat perencanaan tindak lanjut dan mengidentifikasi temuan penelitian.
11. Pernyataan berikut yang bukan karakteristik dari penelitian tindakan kelas (PTK) adalah …
a. Masalah yang dipilih hendaknya masalah yang benar-benar merisaukan
b. Jika masalah belum tuntas, maka penelitian harus dilanjutkan pada siklus berikutnya
c. Mengutamakan pendekatan tindakan dan mengembangkan suatu model, baik sebagian maupun menyeluruh
d. Metode pengumpulan data tidak boleh mengganggu proses pembelajaran
e. Hasil PTK yang diperoleh di sekolah dapat digeneralisir untuk sekolah lain
Jawaban: E
Pembahasan:
PTK merupakan prosedur penelitian di kelas yang dirancang untuk menanggulangi masalah nyata yang dialami guru berkaitan dengan siswa di kelas itu. Ini berarti bahwa rancangan penelitian diterapkan sepenuhnya di kelas itu, termasuk pengumpulan data, analisis, penafsiran, pemaknaan, perolehan temuan, dan penerapan temuan. Semuanya dilakukan di kelas dan dirasakan oleh kelas itu.
12. Komponen inti dalam rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah …
a. Kompetensi dasar, kegiatan pembelajaran, penilaian
b. Pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup
c. Tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan penilaian
d. Tujuan pembelajaran, media pembelajaran, dan penilaian
e. Indikator, kegiatan pembelajaran, dan penilaian
Jawaban: C
Pembahasan:
Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP, komponen inti RPP yang wajib dalam RPP ada 3 yaitu tujuan pembelajaran, langkah-langkah (kegiatan) pembelajaran, dan penilaian pembelajaran (assessment).
13. Penulisan RPP dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Hal tersebut merupakan prinsip …
a. Efisien
b. Efektif
c. Berdaya saing
d. Berorientasi pada murid
e. Berorientasi pada guru
Jawaban: B
Pembahasan:
Berdasarkan Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP, penyusunan RPP dilakukan dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada murid. Efektif berarti penulisan RPP dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
14. Seorang guru menjumpai kelas yang motivasi dan prestasi belajar siswanya rendah, hal utama yang menyebabkan motivasi dan prestasi belajar rendah karena ...
a. Suasana kelas kurang kondusif karena tidak tersedia sarana belajar yang lengkap
b. Siswa pasif dalam belajar dan lebih senang bemain
c. Siswa cenderung lebih suka belajar dalam kelompok
d. Pembelajaran kurang menghargai perbedaan individu siswa
e. Siswa tidak mendapat bimbingan belajar dari orang tua
Jawaban: D
Pembahasan:
Faktor utama penyebab rendahnya motivasi dan prestasi belajar siswa adalah pembelajaran yang kurang menghargai perbedaan individu siswa. Perbedaan-perbedaan individu siswa antara lain meliputi perkembangan intelektual, kemampuan berbahasa, latar belakang pengalaman, gaya belajar, bakat dan minat, serta kepribadian.
15. Berikut ini termasuk kompetensi pedagogik guru, kecuali …
a. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual.
b. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.
c. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
d. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.
e. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik
Jawaban: B
Pembahasan:
Kompetensi pedagogik guru terdiri atas 8 kompetensi inti:
- Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual
- Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
- Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu.
- Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.
- Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.
- Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.
- Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
- Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses serta hasil belajar.
16. Komponen berikut ini wajib ada dalam silabus, kecuali …
a. Tujuan pembelajaran
b. Identitas sekolah
c. Kompetensi dasar
d. Materi pokok
e. Penilaian
Jawaban: A
Pembahasan:
Silabus paling sedikit memuat:
- Identitas mata pelajaran;
- Identitas sekolah meliputi nama satuan pendidikan dan kelas;
- Kompetensi inti, merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran;
- Kompetensi dasar, merupakan kemampuan spesifik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran;
- Tema (khusus SD/MI/SDLB/Paket A);
- Materi pokok, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi;
- Pembelajaran, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik untuk mencapai kompetensi;
- Penilaian, merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar;
- Alokasi waktu sesuai dengan jumlah jam pelajaran dalam struktur kurikulum untuk satu semester atau satu tahun;
- Sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar atau sumber belajar lain yang relevan.
17. Seorang guru mengajak siswa melakukan kunjungan ke suatu lembaga, namun sesampai di lembaga tersebut belum ada petugas dan narasumber yang melayani. Untuk mengisi kekosongan waktu guru tersebut memulai pembelajaran dengan memilih menggunakan strategi pembelajaran ekspositori, pertimbangan guru memilih strategi tersebut yaitu ...
a. Ruang kelas yang terbatas
b. Sedikitnya jumlah guru
c. Waktu belajar cukup banyak
d. Sumber belajar hanya dimiliki pendidik
e. Tidak ada sumber belajar dan media pembelajaran
Jawaban: D
Pembahasan:
Strategi pembelajaran ekspositori menekankan pada proses penyampaian materi secara verbal dari seorang guru kepada sekelompok siswa dengan tujuan agar siswa dapat menguasai materi pembelajaran secara optimal.
18. Ismail siswa kelas II SD mampu mengurutkan benda dengan mudah berdasarkan ukuran panjang dari yang terpendek sampai dengan terpanjang, namun agak kesulitan menyusun dari yang terpanjang ke yang terpendek. Kemampuan Ismail mengurutkan panjang benda tersebut merupakan kemampuan berpikir pada tahap perkembangan kognitif ...
a. Operasional konkret
b. Pra-operasional
c. Pre-operasional
d. Operasional formal
e. Sensorimotor
Jawaban: A
Pembahasan:
Sesuai perkembangan kognitif dari Jean Piaget, kemampuan Ismail mengurutkan panjang benda tersebut merupakan kemampuan berpikir pada tahap perkembangan kognitif operasional konkret.
19. Peserta didik dalam suatu kelas gaya belajarnya beragam ada yang visual, auditori, dan kinestetik. Namun kegiatan pembelajaran selama ini masih banyak yang konvensional-klasikal. Agar dapat memenuhi ketiga gaya belajar tersebut, guru perlu …
a. Menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab.
b. Menggunakan media komik pembelajaran dan buku paket.
c. Menggunakan program audio dan modul.
d. Menggunakan media audio, video, dan percobaan.
e. Menggunakan modul dan powerpoint.
Jawaban: D
Pembahasan:
Agar dapat memenuhi ketiga gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik, guru perlu menggunakan media audio, video, dan percobaan.
20. Pada saat menyusun perencanaan pembelajaran pokok materi tentang mamalia, seorang guru merumuskan tujuan pembelajaran agar peserta didik dapat mendefinisikan hewan mamalia, mengelompokkan dan membedakan jenis-jenis mamalia. Adapun pilihan strategi pembelajaran untuk menjelaskan materi kepada siswa tersebut yaitu strategi pembelajaran deduktif. Tujuan dan strategi pembelajaran tersebut mencerminkan ragam pengetahuan yang jenisnya …
a. Fakta
b. Konsep
c. Prinsip
d. Keterampilan
e. Prosedur
Jawaban: B
Pembahasan:
Jenis materi terdiri dari fakta, konsep, prinsip, prosedur, dan keterampilan. Materi konsep apabila peserta didik diminta untuk mengemukakan definisi, membedakan dua hal, atau mengklasifikasikan.