Pembahasan Try Out Pretest PPG Mapel Pedagogik #04 - Bimbel Ladida

1. Kegiatan pembelajaran yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan peserta didik yang diawali dengan pemberian rangsangan, mengajak peserta didik dalam mengidentifikasi masalah, melakukan pengumpulan data dan mengolah data sehingga mampu memberikan pembuktian dan menarik simpulan. Model yang tepat digunakan untuk kegiatan pembelajaran diatas adalah ...
a. Inquiry learning
b. Problem based learning
c. Discovery learning
d. Project based learning
e. Contextual leaarning
Jawaban: C
Pembahasan:
Kegiatan pembelajaran yang diawali dengan pemberian rangsangan, mengajak peserta didik dalam mengidentifikasi masalah, melakukan pengumpulan data dan mengolah data sehingga mampu memberikan pembuktian dan menarik simpulan adalah model pembelajaran discovery learning.

2. Sewaktu mengajar kelas V SD Pak Budi merencanakan pembelajaran matematika dengan menggunakan benda nyata, karena ia menyakini bahwa anak seusia kelas V SD termasuk tahap operasional konkret. Hal itu sesuai dengan pengembangan kognitif yang dikenalkan oleh ahli pendidikan bernama ...
a. Bruner
b. David Ausubel
c. Piaget
d. Maslow
e. Gagne
Jawaban: C
Pembahasan:
Karakteristik anak kelas V SD yang termasuk ke dalam tahap operasional konkret dikemukakan oleh Jean Piaget.

3. Contoh penerapan teori behavioristik yang dapat dilakukan oleh guru dalam praktik pembelajaran adalah ...
a. Membimbing peserta didik dalam memperoleh pengetahuan baru agar dapat menambah kemampuan peserta didik
b. Memahami tahap perkembangan peserta didik dan menggunakan metode pembelajaran sesuai dengan tahap tersebut
c. Memberikan kegiatan yang merangsang keingintahuan peserta didik dan membantu mereka mengekspresikan gagasannya
d. Memberikan penjelasan tentang pengetahuan baru dengan berbagai metode dan strategi belajar yang menarik
e. Memberikan stimulus kepada peserta didik berupa penataan lingkungan belajar
Jawaban: E
Pembahasan:
Contoh penerapan teori behavioristik yang dapat dilakukan oleh guru dalam praktik pembelajaran adalah memberikan stimulus kepada peserta didik berupa penataan lingkungan belajar.

4. Seorang guru kelas 5 SD akan mengajar materi matematika dengan Kompetensi Dasar (KD) jaring-jaring bangun ruang (balok). Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan sebagai berikut:
1) Guru tersebut menyuruh peserta didiknya membawa kardus bekas.
2) Guru tersebut menginstruksikan kepada peserta didiknya untuk membuka kardus itu sesuai pola yang ada.
3) Setelah itu peserta didik diminta untuk menggambar pola kardus yang dibawanya.
4) Peserta didik diharapkan bisa mengembangkan pola tersebut menjadi pola yang lain, namun tetap berorientasi pada pola kardus yang dibawa.
Berdasarkan ilustrasi diatas, pembelajaran yang dilakukan oleh guru tersebut sesuai dengan teori pembelajaran …
a. Bruner
b. B.F. Skinner
c. Ivan Pavlov
d. Jean Piaget
e. Gagne
Jawaban: A
Pembahasan:
Dari langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan guru pada soal tersebut, kita dapat mengetahui bahwa teori pembelajaran yang dilakukan adalah kognitif, karena siswa diarahkan cakupan pegaturan stimulus yang dterima dan menyesuaikan kognitif yang dimiliki. Jadi bukan behavioristik yang menginginkan terjadinya repson dari stimulus melalui penguatan atau pengulangan dan adanya perubahan tingkah laku.
Berikut tokoh-tokoh teori pembelajaran kognitif:
- Jean Piaget, kata kunci: memori lebih lama dan membekas pada siswa; guru memfasilitasi terjadinya ketidakseimbangan; (proses : asimilasi, akomodasi, ekualibrasi)
- Bruner: perkembangan intelektual anak, upaya membebaskan siswa untuk belajar sendiri (dengan cara menemukan); penerapan kurikulum spiral (dari sederhana sampai kompleks) cocok untuk pembelajaran matematika dari simpel sampai komples; (proses: enaktif, ikonik, simbolik)
- Ausubel: pembelajaran bermakna
- Gestalt: pembelajaran untuk menambah cakrawala pandangan siswa (insightful)

5. Setelah selesai melakukan pembagian rapor semester genap, bu Nanik didatangi oleh salah satu wali muridnya sambil marah dan menggerutu karena anaknya mendapat nilai jelek. Menurut wali murid tersebut, anaknya merupakan siswa yang pandai. Bu Nanik kemudian menjelaskan teknik, prosedur, dan pengolahan nilai rapor dari penilaian harian, PTS, PAS, serta nilai sikap dengan buku catatan penilaian yang lengkap. Akhirnya wali murid tersebut dapat mengerti bahwa nilai anaknya memang sesuai dengan fakta. Bu Nanik telah melaksanakan prinsip penilaian ...
a. Adil
b. Obyektif
c. Menyeluruh
d. Sistematis
e. Akuntabel
Jawaban: E
Pembahasan:
Penilaian yang telah dilaksanakan oleh bu Nanik sesuai dengan prinsip penilaian akuntabel. Hal tersebut dapat terlihat dari nilai rapor yang dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik, prosedur, maupun hasilnya.

6. Andi yang berusaha 8 tahun memperlihatkan gejala tidak dapat konsentrasi, kurang tidur, selera makannya kurang, berbuat yang tidak baik di sekolah, dan selalu merasa bersalah. Kondisi Andi dikategorikan menderita ...
a. Masalah emosional
b. Gangguan kecemasan
c. Memory disorder
d. Depresi masa kanak-kanak
e. Attention disorder
Jawaban: D
Pembahasan:
Gejala tidak dapat konsentrasi, kurang tidur, selera makannya kurang, berbuat yang tidak baik di sekolah, dan selalu merasa bersalah adalah gejala depresi.

7. Prestasi Amir pada sebagian besar bidang studi di bawah KKM. Berdasarkan hasil analisis, Amir memiliki potensi mental intelektualnya di atas rata-rata. Amir diduga memiliki kesulitan belajar dan termasuk anak yang ...
a. Prestasi belajarnya tidak sesuai dengan potensinya
b. Prestasinya rendah karena sikap kebiasaan belajarnya negatif
c. Peserta didik tersebut termasuk anak yang lambat belajar
d. Prestasi belajarnya sesuai dengan tingkat kecerdasannya
e. Peserta didik tersebut termasuk anak hiperaktif
Jawaban: A
Pembahasan:
Underachiever adalah siswa yang sesungguhnya memiliki tingkat potensi intelektual di atas normal, tetapi prestasi belajarnya tergolong rendah.

8. Penilaian harus mampu mengecek ketercapaian kemampuan peserta didik dalam proses pembelajaran. Hal ini sesuai dengan prinsip penilaian ...
a. Keeping track
b. Summing up
c. Finding out
d. Checking up
e. Checking out
Jawaban: D
Pembahasan:
Prinsip penilaian:
- Keeping track, yaitu harus mampu menelusuri dan melacak kemajuan siswa sesuai dengan rencana pembelajaran yang telah ditetapkan.
- Checking up, yaitu harus mampu mengecek ketercapaian kemampuan peserta didik dalam proses pembelajaran.
- Finding out, yaitu penilaian harus mampu mencari dan menemukan serta mendeteksi kesalahan-kesalahan yang menyebabkan terjadi kelemahan dalam proses pembelajaran.
- Summing up, yaitu penilaian harus mampu menyimpulkan apakah peserta didik telah mencapai kompetensi yang ditetapkan atau belum.

9. Pada tahap perkembangan peserta didik di mana ia telah memiliki moralitas yang benar-benar diinternalisasikan dan tidak didasarkan pada standar-standar orang lain. Dia mengenal tindakan moral alternatif, menjajaki pilihan-pilihan, dan kemudian memutuskan berdasarkan suatu kode moral pribadi. Hal ini merupakan contoh perilaku moral-spritual pada tahapan ...
a. Penalaran pascakonvensional
b. Penalaran konvensional
c. Penalaran prakonvensional
d. Penalaran interkonvensional
e. Penalaran analitis
Jawaban: A
Pembahasan:
Perlu diingat mengenai perkembangan moral menurut teori Lawrence Kohlberg yang dibagi menjadi 3 tahap, yakni:
- Pra-konvensional: anak memperlihatkan internalisasi nilai-nilai moral-penalaran moral dikendalikan oleh imbalan (hadiah) dan hukuman eksternal
- Konvensional: anak sudah menaati moral didasarkan pada standar-standar (internal) tertentu, tetapi mereka belum menaati standar-standar orang lain (eksternal), seperti orangtua atau aturan-aturan masyarakat
- Pasca-konvensional: moralitas benar-benar diinternalisasikan dan tidak didasarkan pada standar-standar orang lain

10. Peserta didik diminta untuk membuat dugaaan pada populasi hewan langka yang semakin sedikit hal ini termasuk kegiatan untuk mengembangkan kecerdasan …
a. Visual spasial
b. Verbal linguistic
c. Naturalis
d. Logis matematis
e. Kinestetis
Jawaban: D
Pembahasan:
Kecerdasan logika-matematika anak mungkin adalah yang paling mudah terlihat. Pintar berhitung dan matematika adalah ciri khas dari jenis kecerdasan anak ini. Namun, tidak hanya pandai berhitung, anak dengan kecerdasan logika-matematika umumnya tidak hanya senang berpikir mengenai konsep abstrak berupa angka, tetapi juga mengenai pola atau hubungan tertentu. Kecerdasan logika-matematika juga membantu anak untuk memiliki kemampuan memecahkan masalah yang kompleks dengan baik.

11. Perkembangan kognitif peserta didik Sekolah Dasar berada pada taraf operasional kongkret, sehingga mereka merasa kurang memahami materi pelajaran yang disampaikan gurunya secara verbal saja. Proses pembelajaran tersebut akan efektif jika disertai dengan menggunakan …
a. Media grafis
b. Media cetak
c. Media poster
d. Media gambar
e. Media benda nyata
Jawaban: E
Pembahasan:
Penggunaan benda nyata merupakan sarana merangsang perkembangan proses kognitif pada taraf operasional konkrit. Misal siswa SD tidak akan cepat faham jika langsung berbicara tentang 2 x 3 = 6. Namun jika menggunakan benda nyata misal ada tiga orang masing-masing memegang dua pensil, maka jumlah pensil semuanya ada enam buah.

12. Salah satu proses kognitif adalah “menganalisis” yang maknanya adalah ...
a. Menempatkan unsur-unsur secara bersama-sama untuk membentuk keseluruhan secara koheren atau fungsional
b. Membangun arti dari proses pembelajaran, termasuk komunikasi lisan, tertulis dan gambar
c. Melakukan atau menggunakan prosedur di dalam situasi yang tidak biasa
d. Memecah materi ke dalam bagian-bagian dan menentukan bagaimana bagian-bagian itu terhubungkan antar bagian
e. Membentuk suatu pengetahuan baru yang berbeda dari pengetahuan sebelumnya
Jawaban: D
Pembahasan:
Menganalisis adalah memecah materi ke dalam bagian-bagian dan menentukan bagaimana bagian-bagian itu terhubungkan antar bagian.

13. Salah satu sintaks problem based learning adalah mengorganisasikan peserta didik untuk belajar. Contoh aktivitas pembelajarannya adalah ...
a. Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan solusi pemecahan masalah
b. Siswa melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber untuk bahan diskusi)
c. Siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah
d. Kelompok mengamati dan memahami masalah yang disampaikan guru atau yang diperoleh dari bahan bacaan
e. Guru menerangkan tentang suatu materi yang benar-benar asing bagi siswa
Jawaban: C
Pembahasan:
Salah satu sintaks problem based learning adalah mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, contoh aktivitasnya adalah siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah.

14. Apa yang sebaiknya dilakukan guru jika peserta didik sudah diremidial namun tetap tidak bisa tuntas KKM …
a. Selesai pembelajaran memberikan angket ke siswa
b. Melakukan observasi kelas
c. Melakukan wawancara dan bertanya ke siswa apa yang menjadi kesulitannya
d. Melanjutkan pembelajaran berikutnya
e. Melakukan remidial kembali
Jawaban C
Pembahasan:
Peran guru saat peserta didik tetap gagal meskipun telah dilakukan remidial adalah menggali informasi penyebab kesulita siswa lebih mendalam. Cara paling baik adalah wawancara secara langsung.

15. Kegiatan pembelajaran yang merupakan implikasi dari teori belajar Ausubel adalah ...
a. Pemberian kegiatan apersepsi materi dengan menghubungkan materi ajar dengan materi sebelumnya
b. Kegiatan refleksi pembelajaran umpan balik
c. Memanfaatkan hasil belajar untuk meningkatkan motivasi belajar
d. Belajar sesuai dengan perkembangan kognitif peserta didik
e. Memaklumi akan adanya perbedaan invidual dalam hal kemajuan perkembangan
Jawaban: A
Pembahasan:
- Teori belajar Ausubel adalah teori belajar mengajar yang dapat mengakibatkan seseorang bisa belajar bermakna. Mengaitkan pembelajaran materi sebelumnya dengan materi baru. Sehingga dengan belajar bermakna informasi (pengetahuan) yang diperoleh mempunyai daya tahan yang lebih lama.
- Teori pembelajaran Gagne adalah bentuk rangkaian langkah belajar yang mengategorikan situasi belajar berdasarkan peristiwa belajar, kemampuan belajar, dan hasil belajar. belajar membutuhkan suatu proses yang berkaitan dengan perkembangan dan pertumbuhan tingkah laku anak. Hasil dari belajar dapat mempengaruhi tingkat kognitif serta mengubah tingkah laku anak.
- Menurut Piaget, perkembangan kognitif sebagian besar bergantung kepada seberapa jauh anak aktif memanipulasi dan aktif berinteraksi dengan lingkungannya, yaitu bagaimana anak secara aktif mengkontruksi pengetahuannya.

16. Perhatikan pernyataan berikut!
1. Perilaku mengajar guru dalam melaksanakan tindakan perbaikan
2. Suasana dan perilaku belajar siswa selama berlangsung tindakan perbaikan
3. Intensitas catatan penelitian yang dibuat atau ditulis pengamat
Observasi yang dilakukan oleh pengamat luar (teman sejawat) dalam PTK difokuskan pada …
a. 1, 2, dan 3
b. 1 dan 2
c. 1 dan 3
d. 2 dan 3
e. 3
Jawaban: B
Pembahasan:
Observasi yang dilakukan oleh pengamat luar (teman sejawat) dalam PTK difokuskan pada perilaku mengajar guru dalam melaksanakan tindakan perbaikan dan suasana dan perilaku belajar siswa selama berlangsung tindakan perbaikan.

17. Diseminasi laporan PTK dilakukan bertujuan untuk ...
a. Proses sosialisasi laporan ilmiah
b. Penyebarluasan hasil penelitian
c. Publikasi temuan ilmiah
d. Dimanfaatkan orang banyak terutama guru
e. Suatu hal wajib setelah menyusun PTK
Jawaban: D
Pembahasan:
Diseminasi diartikan secara sederhana sebagai menyebarluaskan. Penelitian tindakan kelas yang telah dilakukan oleh seorang guru sangat perlu untuk didiseminasikan. Tujuan utamanya adalah agar penelitian yang telah dilakukan itu dapat diketahui dan dimanfaatkan oleh orang banyak. Pengalaman guru dalam memperbaiki pembelajaran akan dapat dijadikan pelajaran atau pengalaman bagi guru lain dalam menghadapi masalah pembelajaran yang sama.

18. Seorang guru akan mengajarkan kompetensi dasar 3.7 “Mengidentifikasi informasi dari teks laporan hasil observasi berupa buku pengetahuan yang dibaca atau diperdengarkan”. Indikator yang paling sesuai dengan kompetensi dasar tersebut adalah ...
a. Menentukan struktur organisasi teks laporan hasil observasi
b. Menentukan ciri bahasa teks laporan hasil observasi
c. Menjelaskan struktur organisasi teks laporan hasil observasi
d. Menjelaskan ciri bahasa teks laporan hasil observasi
e. Menyebutkan ciri, tujuan, dan isi teks laporan hasil observasi
Jawaban: E
Pembahasan
Indikator merupakan penanda pencapaian KD yang ditandai oleh perubahan perilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Indikator dikembangkan sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur dan/atau dapat diobservasi. Perumusan indikator menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur (menggunakan tabel kata kerja operasional Bloom). Untuk KD mengidentifikasi informasi, kata kerja operasional yang tepat adalah menyebutkan ciri, tujuan, dan isi. Kata menentukan dan menemukan juga dapat menjadi indikator untuk KD mengidentifikasi, hanya pilihan materi pada jawaban tidak tepat. Informasi berisi ciri, tujuan, dan isi.

19. Seorang guru akan mengajarkan kompetensi dasar 4.16 “Memerankan isi fabel/legenda daerah setempat yang dibaca dan didengar”. Materi yang paling tepat sesuai kompetensi dasar tersebut adalah ...
a. Pengetahuan faktual
b. Pengetahuan metakognitif
c. Pengetahuan prosedural
d. Pengetahuan konseptual
e. Keterampilan
Jawaban: C
Pembahasan:
-Penyusunan materi pembelajaran memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan. Cakupan materi berupa pengetahuan faktual, metakognitif, prosedural, dan konseptual.
- Faktual berisi contoh terkait dengan materi.
- Metakognitif berisi konsep yang berkaitan dengan contoh di kehidupan sehari-hari.
- Konseptual berisi konsep-konsep terkait dengan materi.
- Prosedural berisi tahapan yang terkait dengan materi.
Oleh karena itu, jika ada KD memerankan, materi yang diajarkan terkait dengan prosedural yaitu merancang tokoh fabel, latar, dialog; menentukan urutan cerita; merancang pemeranan fabel; melakukan pemeranan.

20. Pak Hendry mengajar di SMP Insan Cendikia kelas VII. Setelah mengadakan evaluasi pembelajaran ternyata hasilnya tidak sesuai harapan. Dari 30 siswa, 10 siswa mendapatkan nilai 75, dam 20 siswa mendapatkan nilai 60, sedangkan KKM yang ditetapkan adalah 65. Kegiatan remedial yang dapat dilakukan oleh guru untuk 20 siswanya adalah ...
a. Memberi tugas pengganti nilai ujian kepada 20 siswa yang belum memenuhi KKM.
b. Menjelaskan kembali materi tersebut lalu siswa yang belum tuntas dites lagi
c. Melanjutkan materi pada KD selanjutnya karena materi sebelumnya telah diajarkan
d. Memberi latihan soal untuk dikerjakan oleh semua siswa
e. Mengulangi tes kembali oleh semua siswa
Jawaban: B
Pembahasan:
Bentuk perlakuan pembelajaran remedial dilakukan berdasarkan keterserapan KD:
1. Bila ketuntasan kurang dari 50% artinya yang mengikuti pembelajaran remedial lebih dari 50% maka remedial dilakukan dengan memberikan pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda.
2. Jika yang mengikui pembelajaran remedial pada KD tersebut kurang dari 20%, maka perlakuan yang diberikan bimbingan secara khusus, misalnya dengan tutor sebaya.
3. Jika yang mengikuti remedial berada pada rentang 20% - 50% maka perlakuan diberikan dengan penugasan secara berkelompok.